Rusia Resmikan Operasional Kapal LST Kelas Ivan Gren
Rusia Resmikan Operasional Kapal LST Kelas Ivan Gren.Sumber : jane's

HobbyMiliter.com – Rusia Resmikan Operasional Kapal LST Kelas Ivan Gren. Angkatan Laut Rusia dikabarkan telah meresmikan operasional kapal perang berjenis Landing Ship Tank atau disingkat LST dari kelas Ivan Gren pada tanggal 20 Juni 2018 lalu. Kapal yang termasuk dalam jenis kapal pendarat pasukan amfibi ini akhirnya resmi masuk dalam jajaran layanan dinas aktif Armada Utara Angkatan Laut Rusia. Kapal pendarat pasukan amfibi berukuran besar ini akan berdinas di Armada Laut Utara Rusia, setelah diresmikan operasionalnya di Pangkalan Angkatan Laut Baltiysk, yang terletak di wilayah Kaliningrad Oblast, Rusia.

Peresmian kapal perang RFS Ivan Gren sebagai kapal utama atau kapal pimpinan (lead ship) dari kelas Ivan Gren merupakan suatu pencapaian tersendiri bagi Rusia secara umum dan Angkatan Laut Rusia secara khusus. Ini karena kapal perang ini telah dikerjakan dalam waktu yang cukup lama, hampir 14 tahun pengerjaan terhitung sejak dimulainya pembangunan badan kapal pada tahun 2004 silam. Pengerjaan kapal perang ini dilangsungkan di galangan kapal Yantar Shipyard yang juga terletak di wilayah Kaliningrad, Rusia. Rencananya, sebanyak dua unit kapal akan dibangun di galangan kapal tersebut. RFS Ivan Gren merupakan unit pertama dari dua unit tersebut.

Baca juga :   Afrika Selatan Pesan Kapal Patroli Buatan DAMEN

Kapal perang RFS Ivan Gren yang merupakan lead ship dari kelas Ivan Gren bukannya tidak menemui kendala dalam pembangunannya. Permasalahan pendanaan serta kendala teknis yang terjadi membuat kapal ini harus menghabiskan waktu belasan tahun berada di dry dock dan melakukan serangkaian uji coba pelayaran sebelum akhirnya dapat benar – benar bertugas dalam jajaran Angkatan Laut Rusia.

Kapal perang RFS Ivan Gren memiliki bobot benaman (displacement) 6.600 ton. Kapal pendarat pasukan amfibi ini memiliki dimensi panjang total 120 meter, lebar 16,5 meter, serta draft 3,8 meter. Kecepatan maksimal kapal ini yakni 18 knot, dan dalam kecepatan jelajah 16 knot, ia sanggup berlayar hingga 3.500 nautikal mil jauhnya. Kapal ini dapat bertahan di laut tanpa pembekalan ulang hingga 30 hari. Untuk soal kapasitas, kapal pendarat pasukan amfibi ini dapat mengangkut tidak kurang dari 13 unit tank tempur utama atau Main Battle Tank serta 300 orang pasukan infanteri. Selain itu, ia juga dapat membawa serta 2 unit helikopter Kamov Ka27 dan atau Ka29 yang dapat digunakan untuk misi peperangan Anti Kapal Selam (AKS) dan misi – misi utilitas lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here