Friday, September 18, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB

Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB

Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB – HobbyMiliter.com – Indonesia akhirnya memutuskan menarik unit helikopter NBO-105 Bolkow dari tugas dinas nya di pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Penarikan unit helikopter tersebut dari misi perdamaian itu kuat dugaan didasari karena kekhawatiran bahwa helikopter tersebut tidak memadai untuk melaksanakan misi – misi dari pasukan penjaga perdamaian tersebut di masa yang akan datang. Saat ini, TNI Angkatan Laut juga dikabarkan telah menghentikan penugasan atas helikopter NBO-105 Bolkow tersebut dari misi United Nations Interim Force In Lebanon atau UNIFIL.

BACA JUGA :  Bunuh Pasukan Pemerintah Suriah, AS: “Serangan Kami Tidak Disengaja”

Sejumlah masalah teknis diduga mendasari keputusan penarikan unit helikopter NBO-105 dari tugas misi pasukan penjaga perdamaian UNIFIL. Ini termasuk dengan isu ketidak mampuan dari helikopter tersebut untuk memproduksi Recognised Maritime Picture atau foto hasil misi intai maritim yang dapat dikenali oleh kapal – kapal dari negara – negara lain dan juga isu mengenai daya tahan dari unit helikopter tersebut ketika sedang menjalani misi patroli bersama negara – negara lain nya yang juga ikut ambil bagian dalam misi unit Maritime Task Force atau Satuan Tugas Maritim pasukan penjaga perdamaian UNIFIL tersebut.

BACA JUGA :  Jejak Kiprah Uzi SMG di Indonesia

Indonesia sendiri telah sejak tahun 2009 ikut ambil bagian dalam Satuan Tugas Maritim unit pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Secara rutin, TNI Angkatan Laut mengirimkan kapal perang jenis Korvet kelas SIGMA Diponegoro dan atau Light Frigate kelas Bung Tomo dalam misi Maritime Task Force atau MTF UNIFIL. Dalam setiap penugasan selalu dibawa satu unit helikopter NBO-105 Bolkow yang merupakan inventaris dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut atau Puspenerbal.

Dalam tugasnya dilapangan, helikopter ini dapat berfungsi sebagai perpanjangan “mata” bagi kapal agar dapat mengetahui apa saja yang terjadi didepan mereka atau di sekeliling mereka secara visual. Selain itu unit helikopter juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengirimkan alat – alat dan personil dalam misi – misi latihan bersama antar kapal perang dari berbagai negara yang terlibat dalam misi MTF UNIFIL.

BACA JUGA :  India dan Rusia Akan Teken Kontrak Pembelian Rudal SAM S-400 Triumf

Indonesia sendiri tercatat mengoperasikan 6 unit helikopter NBO-105 Bolkow. Helikopter – helikopter ini ditempatkan sebagai bagian dari Skuadron Udara 400/Anti Kapal Selam yang bermarkas di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua