Thursday, July 9, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB

Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB

Indonesia Tarik Helikopter Bolkow Dari Tugas Dinas PBB – HobbyMiliter.com – Indonesia akhirnya memutuskan menarik unit helikopter NBO-105 Bolkow dari tugas dinas nya di pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Penarikan unit helikopter tersebut dari misi perdamaian itu kuat dugaan didasari karena kekhawatiran bahwa helikopter tersebut tidak memadai untuk melaksanakan misi – misi dari pasukan penjaga perdamaian tersebut di masa yang akan datang. Saat ini, TNI Angkatan Laut juga dikabarkan telah menghentikan penugasan atas helikopter NBO-105 Bolkow tersebut dari misi United Nations Interim Force In Lebanon atau UNIFIL.

BACA JUGA :  Korea Selatan Tambah Pesanan Rudal Jelajah KEPD 350K Taurus

Sejumlah masalah teknis diduga mendasari keputusan penarikan unit helikopter NBO-105 dari tugas misi pasukan penjaga perdamaian UNIFIL. Ini termasuk dengan isu ketidak mampuan dari helikopter tersebut untuk memproduksi Recognised Maritime Picture atau foto hasil misi intai maritim yang dapat dikenali oleh kapal – kapal dari negara – negara lain dan juga isu mengenai daya tahan dari unit helikopter tersebut ketika sedang menjalani misi patroli bersama negara – negara lain nya yang juga ikut ambil bagian dalam misi unit Maritime Task Force atau Satuan Tugas Maritim pasukan penjaga perdamaian UNIFIL tersebut.

BACA JUGA :  Korps Marinir RI Gelar Pelatihan Alkom DDF Generasi Terbaru

Indonesia sendiri telah sejak tahun 2009 ikut ambil bagian dalam Satuan Tugas Maritim unit pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Secara rutin, TNI Angkatan Laut mengirimkan kapal perang jenis Korvet kelas SIGMA Diponegoro dan atau Light Frigate kelas Bung Tomo dalam misi Maritime Task Force atau MTF UNIFIL. Dalam setiap penugasan selalu dibawa satu unit helikopter NBO-105 Bolkow yang merupakan inventaris dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut atau Puspenerbal.

Dalam tugasnya dilapangan, helikopter ini dapat berfungsi sebagai perpanjangan “mata” bagi kapal agar dapat mengetahui apa saja yang terjadi didepan mereka atau di sekeliling mereka secara visual. Selain itu unit helikopter juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengirimkan alat – alat dan personil dalam misi – misi latihan bersama antar kapal perang dari berbagai negara yang terlibat dalam misi MTF UNIFIL.

BACA JUGA :  Malaysia Akan Terima Unit Ke 4 Pesawat Angkut Airbus A400M

Indonesia sendiri tercatat mengoperasikan 6 unit helikopter NBO-105 Bolkow. Helikopter – helikopter ini ditempatkan sebagai bagian dari Skuadron Udara 400/Anti Kapal Selam yang bermarkas di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa

Eurosam SAMP/T MAMBA, Rudal Anti Pesawat Eropa - HobbyMiliter.com. Dinamisnya pertempuran udara membuat payung udara yang mumpuni tidak bisa hanya mengandalkan eksistensi pesawat tempur...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua