Sejatinya, pada bagian buritan kapal (belakang kapal,red) ditempatkan juga sebuah meriam kaliber 76 milimeter. Namun karena adanya modifikasi berupa penambahan landasan helikopter dan pemasangan hangar pada tahun 1998, maka meriam tersebut terpaksa harus dilepas guna memenuhi kebutuhan operasional helikopter dari atas geladak kapal tersebut.
KRI Multatuli 561, Kapal Legendaris TNI AL
Baca Juga
2016, Robot Tempur Bergabung Dalam Militer Rusia
Hobbymiliter.com - Rusia akan meluncurkan beragam awak robot inovatif untuk mengoptimalkan kinerja angkatan bersenjatanya pada tahun 2016 ini.
"Sistem robot lanjutan generasi terbaru ini yang dirancang...