Wednesday, November 25, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende

KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende

HobbyMiliter.com – KRI Multatuli 561 Semarakkan Festival Pesona Kebangsaan Di Ende. Lama tidak terdengar kabarnya, KRI Multatuli 561, sebuah kapal perang jenis Submarine Tender yang juga dapat difungsikan sebagai kapal komando bagi operasi armada kapal perang TNI AL rupanya merapat di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran kapal perang tersebut dalam rangka menyemarakkan festival parade Pesona Kebangsaan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Ende.

Selain hadir untuk menyemarakkan festival parade Pesona Kebangsaan yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Ende, KRI Multatuli 561 juga sejatinya tengah dalam menjalankan misi patroli wilayah perbatasan di perairan Indonesia Timur dalam operasi Trisila 2017 yang merupakan operasi pengamanan wilayah laut yang berbatasan dengan perairan Filipina, Australia serta Timor Leste.

BACA JUGA :  Pemerintah Eksekusi 30 Kapal Pencuri Ikan

Secara khusus, kehadiran kapal perang jenis submarine tender tersebut di wilayah Kabupaten Ende merupakan permintaan pribadi dari Bupati Kabupaten Ende, Ir. Marcellinus YW. Petu yang direspon positif oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Maumere Kolonel Marinir Firman Johan. Acara parade festival Pesona Kebangsaan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 4 Juni 2017.

Kabar ini cukup mengejutkan bagi sebagian besar kalangan antusias militer nasional Indonesia. Mengapa? tentu karena KRI Multatuli 561 sudah jarang terlihat berlayar dalam misi operasi keamanan laut (kamla, red) ataupun mengadakan pelayaran muhibah ke daerah – daerah di Indonesia.

BACA JUGA :  Kehidupan di KRI Makassar 590

HobbyMiliter sendiri terakhir melihat kapal ini berlayar pada acara Naval Base Open Day 2016 yang diadakan di bulan Desember 2016 lalu. Bagi sebagian pihak, KRI Multatuli adalah salah satu kapal yang “istimewa” dalam jajaran armada TNI Angkatan Laut.

KRI Multatuli 561 merupakan kapal yang sangat jarang terdengar kabarnya pasca era 90’an. Hal pertama yang menjadikan kapal ini “istimewa” adalah bahwa kapal ini merupakan kapal perang tertua kedua dalam jajaran armada kapal TNI Angkatan Laut setelah KRI Dewaruci.

BACA JUGA :  Kanada Akan Cabut Sanksi Iran Demi Jual Pesawat

Kapal perang jenis submarine tender yang kemudian diubah menjadi kapal komando atau kapal markas ini dibangun pada tahun 1961. Selain faktor usia, kapal ini dikenal sebagai kapal yang “istimewa” karena kapal ini dibuat di galangan kapal Ishikawajima Harima, Tokyo – Jepang, menjadi unik karena baik sebelum hingga sesudah kapal ini dibeli dan beroperasi TNI AL tidak pernah lagi membeli kapal dari negeri Sakura tersebut.

KRI Multatuli 561 diawaki oleh 130 orang ABK dan dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Anung Sutanto. Kapal perang ini sanggup melaju hingga kecepatan maksimal 18,5 knot atau 34 km/jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua