Friday, April 9, 2021
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan...

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator – HobbyMiliter.com – Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut dikabarkan hendak melepas meriam utama yang dimiliki oleh KRI Slamet Riyadi 352, sebuah kapal perang jenis Frigate dari kelas Ahmad Yani, yang awalnya merupakan kapal perang kelas Van Speijk buatan Belanda.

Pelepasan sistem senjata meriam utama Oto Melara kaliber 76 milimeter ini dikabarkan dilakukan untuk meperlengkapi bangunan simulator penembakan senjata atau gunnery simulator yang akan dibangun oleh pihak TNI Angkatan Laut di kawasan Paiton, Jawa Timur.

BACA JUGA :  Robot Tempur Rusia Akan Diimplementasikan Pada 2025

Menurut media informasi militer, pertahanan dan keamanan internasional Jane’s, pihak TNI Angkatan Laut dan pihak industri pertahanan strategis dalam negeri Indonesia dikabarkan telah mengkonfirmasi adanya kabar mengenai rencana pencopotan sistem senjata meriam utama kaliber 76 milimeter tersebut dari kapal perang jenis Frigate kelas Ahmad Yani.

Rencananya, meriam tersebut akan ditempatkan sebagai simulator penembakan yang dibangun diatas lahan lapangan tembak senjata kaliber kecil milik Korps Marinir (Kormar) TNI AL yang terletak di wilayah Paiton, Jawa Timur.

Pembangunan Simulator Meriam 76 Milimeter ini diharapkan akan meningkatkan tingkat efisiensi latihan serta meningkatkan kemampuan personel TNI AL yang nantinya akan mengawaki sistem senjata tersebut.

BACA JUGA :  Operasi Haik, Campur Tangan CIA Dalam Pemberontakan PRRI dan Permesta

Simulator sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter tersebut akan dibangun dengan bentuk bangunan menyerupai anjungan dan diperlengkapi dengan sistem kendali senjata sama seperti layaknya yang dipasang di kapal perang TNI AL yang menggunakan sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter ini.

Simulator tersebut akan dibangun menghadap ke laut, dan kedepannya akan dikelola oleh salah satu perusahaan industri pertahanan strategis dalam negeri Indonesia, PT. Len Industri dalam kerangka kontrak komersial. Sebelumnya, lahan lapangan tembak yang merupakan milik dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut tersebut hanya digunakan untuk pelatihan atau uji penembakan senjata kaliber kecil dari mulai kaliber 12,7 milimeter, 20 milimeter, 37 milimeter, hingga 40 milimeter.

BACA JUGA :  Australia Namai Desain Kapal Patroli Baru Dengan Nama Arafura Class

Memang diakui, sampai saat ini Indonesia belum memiliki simulator untuk sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter tersebut. Dengan hadirnya simulator ini, akan meningkatkan efisiensi latihan personel TNI Angkatan Laut, sekaligus juga menghemat biaya latihan karena awak kapal tidak perlu diterjunkan dalam pelayaran untuk pelatihan penggunaan sistem senjata tersebut.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Rudal Tomahawk Generasi Kelima, Apa Istimewanya?

HobbyMiliter.com - Pada tanggal 30 November 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy,red) dikabarkan telah berhasil melaksanakan ujicoba peluncuran rudal jelajah Tomahawk varian terbaru...

Purwarupa MPF Medium Tank AS Masuki Tahap Ujicoba Pasukan

HobbyMiliter.com – Purwarupa kendaraan tempur medium tank MPF atau Mobile Protected Firepower dari dua pabrikan kendaraan tempur yang sedang bersaing untuk memenangkan kontrak pengadaan...

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua