Wednesday, January 19, 2022
HomeBerita MiliterBerita Militer IndonesiaTNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan...

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator

TNI AL Rencanakan Lepas Meriam Utama KRI Slamet Riyadi 352 Untuk Dijadikan Simulator – HobbyMiliter.com – Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut dikabarkan hendak melepas meriam utama yang dimiliki oleh KRI Slamet Riyadi 352, sebuah kapal perang jenis Frigate dari kelas Ahmad Yani, yang awalnya merupakan kapal perang kelas Van Speijk buatan Belanda.

Pelepasan sistem senjata meriam utama Oto Melara kaliber 76 milimeter ini dikabarkan dilakukan untuk meperlengkapi bangunan simulator penembakan senjata atau gunnery simulator yang akan dibangun oleh pihak TNI Angkatan Laut di kawasan Paiton, Jawa Timur.

BACA JUGA :  MiG-21, Pesawat Jet Tempur Sepanjang Masa

Menurut media informasi militer, pertahanan dan keamanan internasional Jane’s, pihak TNI Angkatan Laut dan pihak industri pertahanan strategis dalam negeri Indonesia dikabarkan telah mengkonfirmasi adanya kabar mengenai rencana pencopotan sistem senjata meriam utama kaliber 76 milimeter tersebut dari kapal perang jenis Frigate kelas Ahmad Yani.

Rencananya, meriam tersebut akan ditempatkan sebagai simulator penembakan yang dibangun diatas lahan lapangan tembak senjata kaliber kecil milik Korps Marinir (Kormar) TNI AL yang terletak di wilayah Paiton, Jawa Timur.

Pembangunan Simulator Meriam 76 Milimeter ini diharapkan akan meningkatkan tingkat efisiensi latihan serta meningkatkan kemampuan personel TNI AL yang nantinya akan mengawaki sistem senjata tersebut.

BACA JUGA :  Israel Uji Coba Sistem Hanud Rudal David Sling Hasil Pengembangan Terbaru

Simulator sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter tersebut akan dibangun dengan bentuk bangunan menyerupai anjungan dan diperlengkapi dengan sistem kendali senjata sama seperti layaknya yang dipasang di kapal perang TNI AL yang menggunakan sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter ini.

Simulator tersebut akan dibangun menghadap ke laut, dan kedepannya akan dikelola oleh salah satu perusahaan industri pertahanan strategis dalam negeri Indonesia, PT. Len Industri dalam kerangka kontrak komersial. Sebelumnya, lahan lapangan tembak yang merupakan milik dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut tersebut hanya digunakan untuk pelatihan atau uji penembakan senjata kaliber kecil dari mulai kaliber 12,7 milimeter, 20 milimeter, 37 milimeter, hingga 40 milimeter.

BACA JUGA :  NATO Akan Tempatkan Pesawat E-3 AWACS di Timur Tengah Oktober Mendatang

Memang diakui, sampai saat ini Indonesia belum memiliki simulator untuk sistem senjata meriam kaliber 76 milimeter tersebut. Dengan hadirnya simulator ini, akan meningkatkan efisiensi latihan personel TNI Angkatan Laut, sekaligus juga menghemat biaya latihan karena awak kapal tidak perlu diterjunkan dalam pelayaran untuk pelatihan penggunaan sistem senjata tersebut.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Dansatgas Yonif Linud 503 Mayangkara Letkol Inf Freddino Janen Silalahi menghadiri kegiatan penghijauan atau penanaman 1000 pohon bersama dengan rombongan Bapak Bupati TTU, Komandan Pos Oepoli Sungai Lettu Inf Wahyu, Komandan Pos Manusasi Lettu Inf Dimas, Komandan pos Oepoli Pantai Lettu Inf Swuari, Komandan Pos Aplal Sertu Sopan Sopyan, Ketua Komisi BTTU Drs

Penanaman 1000 pohon Yonif Linud 503 Mayangkara

0
HobbyMiliter.com - Dansatgas Yonif Linud 503 Mayangkara Letkol Inf Freddino Janen Silalahi menghadiri kegiatan penghijauan atau penanaman 1000 pohon bersama dengan rombongan Bapak Bupati...
Atraksi Barongsai, Yongmodoo dan Reog Yonif 413 Kostrad.

Barongsai Yonif 413 Kostrad

Recent Comments