Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

8
7435
Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet
Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet – HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi Papua & Papua Barat), Pemerintah Indonesia melakukan penguatan Angkatan Laut dengan mengadakan pembelian pembelian kapal perang dari Italia, Jerman Barat, Amerika Serikat dan Uni Soviet, dengan pembelian terbesar berasal dari Uni Soviet. Walaupun sebagian merupakan kapal bekas pakai.

Salah satu kapal perang yang pembeliannya dilakukan dalam rangka operasi Trikora ini adalah KRI Irian, atau yang menurut penamaan saat itu RI Irian. Kapal perang RI Irian yang mempunyai nomer lambung 201 ini merupakan kapal kombatan terbesar milik Angkatan Laut Republik Indonesia waktu itu. Kapal ini dibeli untuk menghadapi Angkatan Laut Belanda yang mempertahankan wilayah perairan Irian Jaya dalam rangka operasi Trikora. Hanya saja, pada akhirnya kapal ini baru datang ke Indonesia setelah operasi Trikora selesai dan perjanjian damai sudah disepakati ke dua belah pihak.

BACA JUGA :  Atase Pertahanan Perancis Kunjungi Markas Komando Armada Timur TNI AL, Tingkatkan Kerjasama Indonesia – Perancis
Kanon anti serangan udara dan fire directornya di RI Irian
Kanon anti serangan udara dan fire directornya di RI Irian. 1970.

Kapal KRI Irian ini merupakan kapal dari jenis penjelajah ringan atau light cruiser. Kapal ini merupakan kapal bekas pakai Angkatan Laut Uni Soviet dari kelas Sverdlov dengan nama asli sewaktu di Angkatan Laut Uni Soviet xx. Pada saat dijual ke Indonesia, sebenarnya, kapal ini sudah bukan lagi menjadi kapal kombatan utama Uni Soviet karena kapal kapal Uni Soviet sudah mulai bergeser menggunakan rudal sebagai senjata pemukul utama, dibandingkan dengan RI Irian yang masih menggunakan meriam sebagai senjata pemukul utama. Keefektifan rudal sebagai senjata pemukul utama semakin teruji terutama semenjak kapal destroyer INS Eliat milik Angkatan Laut Israel ditenggelamkan rudal Mesir di tahun 1967.

BACA JUGA :  Keberangkatan 9 KRI Komando Armada RI Kawasan Barat dalam Latihan Gabungan TNI 2013

Pengadaan kapal RI Irian adalah hasil dari modernisasi persenjataan Angkatan Bersenjata Indonesia. Khusus untuk matra laut, modernisasi meliputi pembelian kapal korvet dan fregat baru dari Italia, kapal MTB dari Jerman, kapal patroli dan LST dari Amerika Serikat serta berbagai kapal kombatan dari Uni Soviet. Pembelian dari Uni Soviet dilakukan dalam jumlah besar menggunakan fasilitas utang dari pemerintah Uni Soviet. [Bersambung ke halaman berikut]

8 COMMENTS

  1. bung karno bersama presiden uni soviet: nikita kruschev”

    Persahabatan Presiden Soekarno dan pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev mungkin lebih didasari latar belakang politik. Periode 1960an, Soekarno memaki-maki Amerika Serikat yang dianggap mendikte Indonesia. Bantuan dari AS dinilai tidak tulus karena AS banyak maunya.
    Maka saat Uni Soviet dan negara-negara Blok Timur menawarkan bantuan, Soekarno langsung menyambutnya.
    Walau berlatar belakang politik, hubungan keduanya cukup akrab. Soekarno menggambarkan saat itu Kruschev begitu menghargainya.
    Di suatu hari yang sangat dingin di Rusia, Kruschev menjemput Soekarno. Tanpa banyak bicara dia mengajak Soekarno dan memberikan pinjaman tanpa bunga untuk Indonesia. Dari Soviet pula Indonesia mendapat aneka persenjataan canggih untuk operasi militer merebut Irian Barat.
    Mulai dari pesawat tempur, pesawat pembom, kapal selam, kapal patroli hingga rudal anti serangan udara. Indonesia sempat menjadi negara paling kuat di Asia tahun 1960an..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here