Rusia Menolak Menjual Persenjataan Ke Pakistan, Embargo?
Rusia Menolak Menjual Persenjataan Ke Pakistan, Embargo?

Rusia Menolak Menjual Persenjataan Ke Pakistan, Embargo? – HobbyMiliter.com. Laporan intelijen terbaru mengatakan bahwa Pakistan sedang berusaha membangun hubungan militer yang lebih erat lagi dengan Rusia, terutama dengan cara melakukan pembelian persenjataan asal Rusia, demikian dilaporkan media India, ThePrint.

Hingga kini, kerjasama Pakistan dan Rusia masih terbatas pada soal soal anti terorisme. Sumber ThePrint mengatakan bahwa Rusia akan tetap menjaga hubungan dengan Pakistan sebatas di penanggulangan teror dan tidak akan menjual peralatan perang apapun kepada negara tetangga India ini. Hal ini berkaitan dengan adanya usaha dari Pakistan untuk melakukan pembelian sistem anti serangan udara ke Rusia, menyusul insiden ketegangan India Pakistan setelah serangan udara Balakot yang menyebabkan satu MiG-21 Bison India jatuh tertembak.

Baca juga :   Su-34 Fullback Fighter Bomber Rusia, Penembus Pertahanan Musuh

Seorang pejabat tinggi Pertahanan Rusia mengatakan bahwa “Pihak kami sudah menginformasikan kepada India dan meyakinkan pemerintah India bahwa Rusia tidak akan melakukan penjualan senjata apapun kepada Pakistan.” Tambahnya lagi “kerja sama kedua negara ini hanya terbatas pada peningkatan kemampuan anti-terorisme Pakistan.”

Sumber yang tidak bersedia disebut namanya tersebut mengatakan bahwa Rusia menghormati sejarah kerjasama Rusia dengan India. India merupakan salah satu pembeli loyal senjata senjata buatan Rusia dan Uni Soviet. India terkenal memadukan sistem buatan barat dan buatan Rusia dalam tubuh angkatan bersenjatanya.

Baca juga :   Menlu Turki: F-35 Turki Pertama Akan Dikirim Juni

Sedangkan Pakistan selama ini lebih bergantung pada sistem senjata buatan China untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjatanya. Walaupun Pakistan juga melakukan pembelian persenjataan ke Amerika Serikat dan Perancis serta beberapa negara lainnya.[Bersambung ke halaman berikut]

6 COMMENTS

  1. Pelajaran pahit buat Pakistan. Berkawan sama AS, sekarang ditinggalkan malah dimusuhi. Berkawan dengan RRC, ehh, dikadalin, pelabuhan Gwadar diambil RRC (90% pemasukan pelabuhan ini masuk kantong RRC!). Mau berkawan sama Rusia… apa mau Rusia ninggalkan langganan tradisionalnya, India, yang punya pangsa pasar yang jelas lebih besar dibanding Pakistan? Yang pintar India, bisa berkawan dengan 2 musuh besar, AS vs Rusia. India pinter mainin kartunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here