Saturday, June 19, 2021
HomeBlog MiliterSejarahSejarah Latar Belakang Pemberontakan PKI Madiun 1948: Penyebab, Tujuan Serta Gagasan Utamanya

Sejarah Latar Belakang Pemberontakan PKI Madiun 1948: Penyebab, Tujuan Serta Gagasan Utamanya

Sejarah Latar Belakang Pemberontakan PKI Madiun 1948: Penyebab, Tujuan Serta Gagasan Utamanya – HobbyMiliter.com – Banyak pemberontakan terjadi setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, salah satunya yang bakal dibahas di artikel ini adalah sejarah latar belakang pemberontakan PKI Madiun 1948.

Partai Komunis Indonesia atau disingkat PKI terbentuk sebagai akibat penandatanganan dan pengesahan perjanjian Renville yang sangat tidak menguntungkan Indonesia. 

Sejarah Latar Belakang Pemberontakan PKI Madiun 1948

Peristiwa diawali dengan aksi saling culik menculik dan pembunuhan keji tanpa kejelasan siapa pihak yang pertama kali memulainya. Korban pun berjatuhan, mulai dari pemimpin agama, perwira TNI, perwira polisi, dan juga anggota ponpres di Madiun.

Selanjutnya pada tanggal 10 September 1948, massa pengikut PKI di daerah Ngawi mencegat serta menghadang RM Suryo yang memakai mobil Gubernur Jawa Timur RM Ario Soerjo beserta 2 mobil pengawal polisi. Ketiganya dibunuh dan kemudian mayat mereka dibuang ke hutan.

Aksi penculikan dan pembunuhan keji pun terus berlanjut dan semakin banyak korban berjatuhan. Bahkan dari golongan kiri sendiri pun juga jatuh korban yang diculik serta dibunuh, yaitu dr. Muwardi. Alasan inilah yang menyebabkan ketidakjelasan pihak mana yang memulai aksi kekejaman ini hingga mereka saling menuduh satu sama lain.

Kol. Marhadi yang juga menjadi korban mengakibatkan munculnya tuduhan bahwa para pejabat dan petinggi pemerintahan Republik Indonesia saat itulah yang memulai aksi tersebut. Bahkan Wakil Presiden Bung Hatta juga dituduh bekerja sama dengan Amerika buat memusnahkan Partai Komunis Indonesia. Tuduhan tersebut sealur dengan pernyataan Domino Theory yang dipaparkan Presiden Amerika Serikat saat itu, Harry S. Truman.

Truman mati-matian berusaha membasmi serta memerangi gerakan komunis di seluruh dunia, karena menurutnya negara dengan pemerintahan atau otoritas komunis bakal mempengaruhi negara yang berhubungannya biar jatuh ke pemerintahan komunis juga, mirip dengan efek permainan domino.

Pada tanggal 18 September 1948 isu terbentuknya pemerintahan Front Nasional Daerah atau FND bagi keresidenan di Madiun oleh Sumarmo disiarkan di radio walau isu tersebut kemudian dibantah oleh Sumarmo.

Pembentukan FND adalah sebagai bentuk perlawanan terhadap ancaman yang disebarkan ke pemerintahan pusat Republik Indonesia. Karena itulah PKI mengusulkan pembentukan Front Demokratik Rakyat atau FDR serta negara Soviet Republik Indonesia tanggal 18 September 1948 oleh pemimpin PKI, Muso.

Gerakan itu didukung Menteri Pertahanan Indonesia saat itu, Amir Syarifuddin dan mengakibatkan Presiden Soekarno menyatakan pidato terbuka di radio yang menyuruh rakyat Indonesia buat memilih dirinya atau Muso.

Akibat semua itu muncullah penetapan mosi tidak percaya terhadap kabinet Amir Syarifudin di Januari 1948 hingga Amir terpaksa pindah menjadi partai oposisi. Tanggal 26 Februari 1948, partai oposisi Amir kian kuat disertai penggabungan Partai Sosialis Indonesia atau PSI, Pemuda Sosialis Indonesia atau Pesindo, serta banyaknya kelompok kiri dari Patuk Jawa Tengah yang terdiri dari pasukan militer serta masyarakat sipil bernama Kelompok Diskusi Patuk.

Penyebab Terjadinya Pemberontakan PKI Madiun 1948

Diawali dengan pidato Presiden Soekarno, pemberontakan tak terelakkan lagi hingga memicu konflik bersenjata. Peristiwa berdarah ini dikenal dengan peristiwa Madiun atau Madiun Affairs, dan di masa Orde Baru dinyatakan sebagai pemberontakan PKI.

Berikut beberapa penyebab terjadinya pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 lalu.

Perjanjian Renville

Perjanjian antara Indonesia yang diwakili Amir Syariffudin dan Belanda ini dianggap menguntungkan pihak Belanda dan membuat status Indonesia menjadi makin tidak jelas. Karena itulah banyak petinggi dan juga rakyat yang menyalahkan Amir.

Adapun isi dari Perjanjian Renville antara lain adalah:

  • Wilayah Indonesia cuma diakui sebagai wilayah yang terbagi di garis Van Mook atau Demarkasi yang merupakan garis pembatas yang dibuat Van Mook sebagai batas kekuasaan.
  • Belanda tetap punya kedaulatan atas Indonesia sebelum Republik Indonesia Serikat terbentuk.
  • Kedudukan atas Republik Indonesia Serikat bakal sejajar dengan kedudukan Kerajaan Belanda di Uni Indonesia Belanda.
  • Republik Indonesia Serikat bakal mencakup semua bagian Republik Indonesia.
  • Sebelum Republik Indonesia Serikat terbentuk, Kerajaan Belanda bakal memberi penyerahan kekuasaan pada bagian pemerintahan federal sementara.

Pengesahan serta penetapan Perjanjian Renville merugikan Indonesia, bahkan semakin diperparah seiring masalah blokade pemerintah Belanda. Amir pun mundur dari pemerintahan Indonesia tanggal 23 Januari 1948 yang mengakibatkan Wakil Presiden diberi mandat oleh Presiden buat menyusun kabinet baru. Wakil Presiden Bung Hatta pun menyusun kabinet baru tanpa mengikutsertakan golongan sosialis maupun golongan kiri.

Front Demokrasi Rakyat Dibentuk

Setelah mundur dari pemerintahan Indonesia, Amir kemudian membentuk Front Demokrasi Rakyat atau FDR yang menyatukan komunis dengan golongan sosialis kiri. Sejak itu banyak hal negatif terjadi hingga mengakibatkan semakin banyak masalah bermunculan di Indonesia. Hal tersebut antara lain disebabkan karena tujuan mereka memang berusaha mengganti sistem pemerintahan Republik Indonesia saat itu dengan membentuk gerakan baru.

Penyerangan Kawanan Buruh Dan Petani

Salah satu aksi buruk yang dilakukan kelompok tersebut antara lain adalah dengan menghasut kaum buruh dan juga para petani agar mereka lakukan aksi mogok kerja. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya salah satu pengecaman ekonomi tanggal 5 Juli 1948 di pabrik karung Delanggu.

Perebutan Pimpinan Kekuasaan Republik Indonesia

Penyebab terjadinya pemberontakan PKI lainnya adalah keinginan Muso selaku pimpinan PKI untuk merebut kursi pimpinan pemerintahan Republik Indonesia serta menjadikan partai komunis sebagai partai penguasa daerah Republik Indonesia. Mereka pun memunculkan skema sekaligus berusaha mendeklarasikan pemerintahan Indonesia yang menganut paham komunis.

Muso menganggap bahwa dunia terpecah dua kubu, yaitu kubu imperialis di bawah Amerika Serikat dan kubu komunis di bawah Uni Soviet. Karena perjuangan rakyat Indonesia merupakan perjuangan menentang imperialis, maka sudah sepatutnya Indonesia memihak Uni Soviet.

Doktrin Baru Muncul

Muso mengeluarkan doktrin serta politik baru bernama jalan baru yang dikembangkan di kalangan partai buruh, partai sosialis dan anggota PKI lainnya. Bahkan bersama dengan Amir, ia mendeklarasikan pimpinan kekuasaan berada di bawah tangannya dan memporakporandakan kepercayaan dengan menghasut hingga semua golongan saling curiga dan bermusuhan.

Rasionalisasi Kabinet Hatta Ditolak

PKI pun juga menyerang kabinet rasionalisasi dan reorganisasi yang disusun Bung Hatta.  Namun tanggal 2 Januari 1948, Presiden Soekarno mengeluarkan ketetapan presiden yang menyuruh pelaksanaan gerakan rasionalisasi sebagai upaya peperangan. Isi dari ketetapan tersebut adalah:

  • Pemegang pimpinan TNI beserta staf gabungan angkatan perang dibubarkan.
  • Pengangkatan staf angkatan umum perang beserta wakil.
  • Penetapan panglima angkatan perang mobil yang diberikan kepada Jenderal Sudirman.
  • Pengangkatan sementara staf markas besar pertempuran.

Dikeluarkannya ketetapan presiden tersebut membuat Muso kian meradang dan menolak rasionalisasi kabinet Hatta. Saat itu mereka didukung dua kader politik besar, PNI dan juga Masyumi.

Tujuan Pemberontakan PKI Madiun

Di balik sejarah latar belakang pemberontakan PKI Madiun 1948, tujuan pemberontakan itu sendiri antara lain adalah sebagai berikut:

  • Penggantian Dasar Negara
BACA JUGA :  Biografi John Lie, Pahlawan Angkatan Laut Indonesia

PKI ingin mengganti dasar negara yang tadinya berlandaskan Pancasila menjadi komunisme.

  • Pembentukan Negara Republik Soviet Indonesia

Muso selaku pimpinan PKI ingin membentuk Republik Soviet Indonesia dengan ideologi serta dasar negara pro komunis dan soviet menggantikan kedaulatan Republik Indonesia.

  • Melakukan propaganda buat mempercayai pentingnya Front Nasional

PKI dipimpin Muso bertujuan mau melakukan propaganda pada masyarakat Republik Indonesia agar mereka mempercayai pentingnya pembentukan Front Nasional.

  • Berkoalisi dengan tentara TNI

PKI bertujuan buat menjalin koalisi dengan tentara TNI dimana tentara yang terpilih mestilah punya pengetahuan bidang politik, dibimbing opsir-opsir politik, serta punya pemikiran anti penjajahan, dan punya visi yang sama dengan PKI.

  • Melakukan penghasutan dan mempengaruhi Kaum Buruh Dan Petani
BACA JUGA :  Komandan Garda Revolusi Iran: “Marinir AS Menangis Saat Kami Tangkap”

PKI berusaha mempengaruhi para buruh serta petani agar mogok kerja dan bersama-sama melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Republik Indonesia.

  • Mengumpulkan serta menghimpun massa

Tujuan pemberontakan PKI di Madiun lainnya adalah ingin mengumpulkan serta menghimpun massa sebanyak-banyaknya biar mau bergabung dengan PKI dan melakukan pemberontakan. 

Gagasan Utama Pemberontakan PKI Madiun

Muso mengemukakan tiga gagasan utama terkait pemberontakan PKI di Madiun, yaitu:

  • Pembentukan Front Nasional buat menghimpun kekuatan komunis di bawah pimpinan PKI.
  • Pengubahan Partai Komunis Indonesia atau PKI menjadi partai tunggal Marxis-Lenin.
  • Penyesuaian perjuangan PKI dengan garis perjuangan komunis internasional.

Demikianlah paparan singkat terkait sejarah latar belakang pemberontakan PKI Madiun 1948. Semoga bermanfaat ya.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua