Friday, September 24, 2021
HomeBlog MiliterReferensi21 Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

21 Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

21 Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli – HobbyMiliter.comDemokrasi sudah dikenal sejak abad ke-5 sebelum masehi, hingga kini sudah banyak pengertian demokrasi menurut para ahli. Namun istilah demokrasi itu sendiri pertama kali diperkenalkan di Athena Yunani. 

Pengertian Demokrasi

Asal kata demokrasi adalah dari kata demos yang berarti rakyat dan kratos atau cratein yang berarti pemerintahan. Hingga dapat bisa disimpulkan bahwa pengertian demokrasi adalah pemerintahan rakyat atau pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Walau begitu Plato dan Aristoteles mengemukakan dalam demokrasi ada potensi terjadi kekerasan atau anarki. Alasan itulah yang membuat mereka menganggap demokrasi bukan sistem pemerintahan terbaik. Bahkan Plato menyatakan monarki sebagai bentuk sistem pemerintahan terbaik, karena perintah dalam negara tersebut sepenuhnya diberikan raja dimana kekuasaannya diabdikan demi kepentingan rakyat.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Banyak ahli berusaha mengartikan istilah demokrasi, hingga tidak sedikit arti istilah demokrasi yang berbeda-beda bermunculan. Berikut berbagai pengertian demokrasi menurut para ahli.

Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI

Ada dua arti demokrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yaitu:

  • Bentuk atau sistem pemerintahan dimana segenap rakyat ikut berperan serta dalam memerintah yakni lewat perantara wakil terpilih mereka.
  • Gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan perlakuan yang sama buat seluruh warga negaranya serta persamaan hak dan kewajiban para warga negaranya.

Meriam, Webster Dictionary

Menurut Webster Dictionary, demokrasi bisa diartikan dalam dua pengertian, yaitu:

  • Pemerintahan oleh rakyat, yang diutamakan adalah kedaulatan mayoritas.
  • Pemerintahan dengan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, hingga pelaksanaan pemerintahan secara langsung maupun tidak langsung dilakukan rakyat lewat sistem perwakilan yang dipilih berdasar pemilihan umum berkala.

International Commission of Journalist

Bentuk sistem pemerintahan dimana semua warga negaranya punya hak ikut serta membuat keputusan politik lewat wakil rakyat yang mereka pilih serta bertanggung jawab pada mereka lewat pemilihan yang bebas.

Abraham Lincoln

Pengertian demokrasi menurut para ahli seperti Abraham Lincoln adalah sebagai sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, serta untuk rakyat, dengan begitu kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan dipegang oleh rakyat dimana mereka punya hak dalam memperoleh kesempatan serta hak bersuara yang sama di dalam upaya mengatur kebijakan pemerintahan. Dalam sistem pemerintahan demokrasi, setiap keputusan dalam pemerintahan diambil berdasarkan hasil suara terbanyak.

John L. Esposito

Pengertian demokrasi menurut para ahli seperti John L. Esposito adalah bentuk pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat dimana rakyat punya hak berpartisipasi, entah itu dengan berperan aktif maupun melakukan pengontrolan terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Dalam lembaga resmi pemerintahan juga ada pemisahan jelas antara berbagai unsur seperti eksekutif, yudikatif maupun legislatif.

Hans Kelsen

Pengertian demokrasi menurut Kelsen merupakan pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat dimana wakil rakyat terpilih sebagai pelaksana kekuasaan negara. Dalam demokrasi, rakyat yakin bahwa dalam pelaksanaan pemerintahan, semua kehendak serta kepentingan mereka bakal selalu diperhatikan.

Sidney Hook

Hook mengungkapkan bahwa demokrasi merupakan bentuk pemerintahan dimana semua keputusan penting pemerintah, entah langsung maupun tidak langsung selalu berdasar pada kesepakatan mayoritas yang diberikan rakyat yang sudah dewasa secara bebas.

C. F. Strong

Pengertian demokrasi menurut para ahli seperti C. F. Strong adalah sebagai bentuk pemerintahan dimana kebanyakan anggota dewan yang berasal dari masyarakat turut serta dalam kegiatan politik yang berdasar pada sistem perwakilan. Dengan begitu pemerintah bisa menjamin serta mempertanggungjawabkan semua tindakan pada mayoritas tersebut.

Samuel Huntington

Huntington menganggap bahwa demokrasi bakal tercipta kalau para pemberi keputusan yang kuat dalam sistem pemerintahan dipilih lewat proses pemilihan umum berkala yang adil serta jujur. Para kandidat atau calon pemimpin di sistem itu bebas melakukan persaingan demi mendapatkan suara yang bakal diberikan para warga negara yang sudah dewasa.

H. Harris Soche

Soche menyatakan bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan rakyat yang berarti pemegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan adalah rakyat atau orang banyak. Rakyat punya hak buat mempertahankan, mengatur, serta melindungi diri mereka dari paksaan wakil mereka atau orang dan badan yang diberi wewenang buat memerintah.

Yusuf Al Qardhawi

Qardhawi menyatakan bahwa demokrasi merupakan wadah dimana rakyat bisa menunjuk seseorang buat mengurus maupun mengatur segala urusan mereka dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Pemimpin bukan orang yang dibenci rakyat.
  • Peraturan yang berlaku bukan peraturan yang tidak mereka inginkan.
  • Rakyat berhak minta pertanggungjawaban pemimpin atau wakil yang mereka pilih kalau mereka bersalah.
  • Rakyat berhak memecat atau menurunkan pemimpin atau wakil yang mereka pilih kalau terbukti melakukan penyelewengan.
  • Rakyat tidak boleh dibawa ke sistem pemerintahan yang tidak mereka kenal dan sukai, entah itu di bidang ekonomi, sosial, politik, maupun budaya.

Abdul Ghani Ar Rahhal

Rahhal mengungkap demokrasi sebagai bentuk kekuasaan rakyat oleh rakyat dengan begitu rakyat merupakan sumber kekuasaan. Menurutnya Plato merupakan orang yang pertama kali mengungkap teori demokrasi.

Affan Gaffar

Menurut Gaffar, ada 2 makna yang terkandung dari pengertian demokrasi, yaitu:

  • Demokrasi normatif atau demokrasi ideal yang ingin diwujudkan suatu negara.
  • Demokrasi empirik atau demokrasi yang terwujud di dalam dunia politik.

Amien Rais

Amien Rais mengungkap beberapa kriteria yang mesti dipenuhi negara demokrasi dan juga 4 macam kebebasan.

Kriteria tersebut antara lain adalah:

  • Rakyat ikut serta dalam membuat keputusan.
  • Rakyat punya kesamaan di hadapan hukum.
  • Pendapat didistribusikan secara adil.
  • Rakyat punya kesempatan sama dalam memperoleh pendidikan.
  • Informasi tersedia serta terbuka.
  • Perhatian terhadap fatsoen atau tata krama politik.
  • Penjaminan kebebasan individu atau perorangan.
  • Terjalin semangat buat bekerja sama.
  • Rakyat berhak melakukan protes.

Sementara 4 macam kebebasan yang diungkap Amien Rais adalah:

  • Kebebasan berpendapat.
  • Kebebasan di persuratkabaran.
  • Kebebasan berorganisasi atau berkumpul.
  • Kebebasan beragama.

Robert A. Dahl

Menurut Dahl sistem demokrasi yang ideal mesti punya:

  • Persamaan hak pilih dalam menetapkan keputusan kolektif yang mengikat.
  • Terdapat partisipasi efektif dimana semua warga negara punya kesempatan yang sama di dalam proses pembuatan keputusan yang dilakukan kolektif.
  • Pembeberan kebenaran dimana ada kesamaan peluang buat semua warga negara dalam memberi penilaian logis terhadap proses politik serta pemerintahan yang berjalan.
  • Kontrol terakhir terhadap agenda, dengan kata lain ada eksklusif bagi rakyat buat menentukan agenda mana yang mesti atau tidak mesti diputuskan lewat proses pemerintahan, termasuk di dalamnya pendelegasian kekuasaan kepada orang lain atau lembaga buat mewakili mereka.
  • Pencakupan atau terlibatnya rakyat yang sudah dewasa terkait dengan hukum.

Abdul Wadud Nashruddin

Menurut Nashruddin pengertian demokrasi merupakan sistem kehidupan dimana pendapat rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pengambilan berbagai kebijakan. Pendapat rakyat tersebut mesti memenuhi beberapa kriteria di bidang agama, susila, hukum serta semangat buat menjunjung kemaslahatan bersama.

Pendapat atau suara rakyat tersebut mesti disertai juga dengan rasa tanggung jawab. Selain itu harus ada komitmen positif atas pelaksanaan dengan melalui tahap evaluasi kontinu biar sesuai kebutuhan bersama. Demokrasi sebagai alat politik juga bertindak sebagai alat pembentuk berbagai aspek tata masyarakat lain seperti aspek ekonomi, sosial maupun budaya.

Sumarno AP dan Yeni R. Lukiswara

Pengertian demokrasi menurut para ahli seperti Sumarno AP dan Yeni R. Lukiswara adalah pemerintahan oleh rakyat, dari rakyat, serta untuk rakyat.

Joseph A. Schumpeter

Menurut Schumpeter sistem politik dibilang bersifat demokratis kalau para pengambil keputusan kolektif terkuat dipilih lewat pemilihan umum yang dilakukan berkala dimana di dalamnya manusia dewasa berhak memilih. Demokrasi juga mencakup dua hal, yakni partisipasi dan persaingan. Demikian pengertian demokrasi menurut Schumpeter.

Philippe C. Schmitter

Schmitter memaparkan demokrasi sebagai teori yang menyatakan bahwa negara mesti tanggap terhadap kebutuhan maupun kepentingan rakyat, hingga mereka mesti ikut berpartisipasi dalam merumuskan kebutuhan serta mengungkapkan dengan bebas dan aktif akan berbagai kepentingan rakyat. Rakyat bukan cuma mesti memahami dengan jelas, namun juga memiliki berbagai sumber dan keinginan buat melibatkan diri dalam perjuangan politik yang dibutuhkan biar preferensi mereka bisa menjadi bahan pertimbangan para penguasa atau bisa juga dengan berusaha menduduki jabatan di pemerintahan.

Sekian artikel mengenai pengertian demokrasi menurut para ahli. Semoga membantu serta menambah pengetahuan kamu terkait demokrasi.

Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua