Kisah Misteri Hilangnya KC-135 USAF di Segitiga Bermuda – HobbyMiliter.com – Hari itu, Rabu, tanggal 28 Agustus 1963. Sebagimana tugas rutin lainnya, dua pesawat pengisi bahan bakar di udara KC-135 siap diminta terbang kemana saja. Dan, siang hari itu tanpa beban firasat apa-apa, keduanya melenggang begitu saja setelah mendapat perintah terbang ke arah Lautan Atlantik. Dengan 25.000 galon bahan bakar jet beroktan tinggi di perutnya, mereka ditugasi mengisi bahan bakar ke sejumlah pesawat militer AS di udara.

Misteri Hilangnya KC-135 USAF di Segitiga Bermuda
KC-135 mengisi F-4 Phantom II

Lepas landas dari pangkalannya di Lanud Homestead, Florida, dengan kecepatan jelajah 600 mil per jam, keduanya lalu mengejar target masing-masing ke lokasi yang telah ditentukan. Kontak radio terjadi ketika pilotnya melapor posisi pada 900 mil sebelah timur laut Miami, kira-kira tengah hari. Namun setelah itu kedua tanker seharga empat juta dollar (nilai waktu itu) ini seolah ditelan langit. Kedua pesawat dengan 11 awaknya tersebut tiba-tiba raib begitu saja.

BACA JUGA :  MiG-31 Foxhound, Interceptor Supersonic Rusia

Setelah menara Lanud Homestead menunggu hingga batas waktu kedatangan (ETA) pada jam 14.00 waktu setempat keduanya tak muncul, notam bahwa keduanya hilang dalam tugas pun disebar. Satu-satunya jejak awal yang berhasil didapat adalah laporan dari pilot KC-135 lainnya yang telah lebih dulu mendarat. Pilotnya mengatakan bahwa mereka sempat berpapasan di udara sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Mereka lenyap begitu saja setelah mengisi tanki dua pembom jet B-47 milik AU AS di atas Atlantik.

Misteri Hilangnya KC-135 USAF di Segitiga Bermuda
2 buah KC-135

Mengantisipasi raibnya kedua stratotanker, pihak Lanud Homestead pun segera mengerahkan upaya pencarian. Sekitar 24 pesawat dikerahkan ke 900 mil sebelah timur laut Miami, lokasi dimana kontak terakhir itu terjadi. Tetapi hingga tengah malam tak sebuah pecahan dan benda yang mencurigakan ditemukan. Keesokan harinya, upaya pencarian kembali dikerahkan. Kali itu kekuatan dilipatgandakan, dan empat kapal pencari Pasukan Pengaman Pantai AS (US Coast Guard) ikut mendukung. Namun hasilnya tetap sama saja. Nihil.

BACA JUGA :  Rusia Perkenalkan Rudal ICBM Sarmat

Sesuai prosedur, untuk sementara upaya pencarian dihentikan dan laporan mengenai hilangnya kedua KC-135 pun disiarkan ke berbagai pihak. Termasuk ke berbagai media penerbitan dan siaran televisi.

Misteri Hilangnya KC-135 USAF di Segitiga Bermuda
KC-135 mengisi F-5 Tiger II

Di luar dugaan, dua hari setelah kejadian, sebuah pesawat milik AU AS tiba-tiba melihat jejak terhampar di laut masih di sekitar posisi yang dicurigai. Dan setelah dihampiri, ternyata di sana mereka menemukan helm pilot, life jacket, kartu navigasi, panel kokpit, dan peralatan lain yang diyakini sebagai ceceran KC-135 yang nahas.

BACA JUGA :  Kiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia

Tak berapa lama kemudian ditemukan lagi ceceran lain yang diduga milik KC-135 kedua, Karena jarak ceceran yang satu dengan yang lain sekitar 160 mil, teori yang mengatakan bahwa kedua pesawat bertabrakan di udara seperti yang santer dibicarakan pun gugur.

Misteri Hilangnya KC-135 USAF di Segitiga Bermuda
KC-135 mengisi F-105 Thunderchief

Lalu apa yang menyebabkan kedua pesawat sama-sama hancur dalam waktu yang diduga bersamaan pada jarak yang lumayan agak berjauhan? Teori kerusakan mesin sulit sekali diterima mengingat tingkat koinsidensinya kecil sekali. Faktor eksternal-kah?

Segitiga Bermuda, Magnet atau UFO?

Bagi sementara kalangan yang bermukim di wilayah Miami dan sekitarnya, nahas yang dialami awak Homestead tersebut memang misteri, namun mereka bisa ‘memahaminya’ karena kasus-kasus seperti ini seolah kerap terjadi di beranda mereka. Kedua KC-135 berikut 11 awaknya itu adalah korban kesekian dari ‘keganasan’ Segitiga Bermuda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here