Wednesday, June 29, 2022
HomeMiliterKisah MiliterKiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia

Kiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia

Kiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia – HobbyMiliter.com – Mungkin sebagian diantara anda pernah membaca artikel di beberapa media cetak dan media daring / media online soal kondisi Indonesia pada masa Konfrontasi dengan Malaysia yang kala itu begitu genting hingga Ibukota Jakarta bahkan nyaris akan di bom nuklir oleh pihak Inggris jika kekuatan militer Indonesia berupaya menguasai semenanjung Malaya dan mencoba mengambil alih juga wilayah Federasi Malaysia yang berada di daratan pulau Borneo (Kalimantan,red).

Pada masa genting tersebut, Angkatan Udara Inggris atau Royal Air Force (disingkat RAF,red) menyiagakan kekuatan tempurnya untuk melindungi negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk kala itu dengan mengirimkan elemen pesawat tempur Gloster Javelin yang digunakan untuk menghadang pesawat tempur milik AURI kala itu, elemen pesawat pencegat Electric Lighting yang disiapkan untuk menghadang (dan bila mungkin melumpuhkan atau menjatuhkan) armada pesawat pembom strategis Tupolev Tu-16 Badger milik AURI, elemen pesawat angkut untuk memenuhi kebutuhan logistik pasukan darat yang sering kali terlibat kontak tembak dengan milisi sukarelawan bentukan Indonesia, serta elemen pesawat pembom strategis Avro Vulcan dan Handley Page Victor.

BACA JUGA :  Angkatan Bersenjata Rusia Resmi Terima Sistem Hanud Rudal Buk-M3

Elemen sistem senjata terakhir yang disebut oleh penulis inilah yang akan dibahas lebih lanjut dalam artikel kali ini. Pada masa kampanye Dwikora, yang oleh Inggris disebut sebagai masa Konfrontasi, pihak Inggris menganggap bahwa pemerintah Republik Indonesia yang kala itu dipimpin oleh Presiden Soekarno tidak main – main dengan ide menggunakan kekuatan militer yang dimiliki Indonesia untuk menggagalkan pembentukan negara Federasi Malaysia. Sebagai bentuk komitmen Kerajaan Britania Raya dalam melindungi negara bentukannya tersebut, dikirimkan kekuatan militer untuk “menandingi” dominasi militer Indonesia di kawasan Asia Tenggara kala itu.

BACA JUGA :  US Navy Resmikan Operasional UAV MQ4C Triton

Kali ini, HobbyMiliter.com akan menghadirkan kepada anda kiprah aset pesawat pembom strategis Handley Page Victor dalam menunjang operasi militer RAF di masa Konfrontasi RI-Malaysia.

Kiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia
Kiprah Detasemen Bomber Nuklir Handley Page Victor RAF Di Masa Konfrontasi RI-Malaysia. Sebuah Gambar Cutaway Pesawat Pembom Strategis Handley Page Victor.
Sumber : Weapons and Warfare

Sejarah Singkat Pembom Strategis Handley Page Victor

Handley Page Victor adalah salah satu dari tiga varian pesawat pembom strategis “V-Bomber” yang dimiliki dan dioperasikan oleh AU Inggris / RAF. Merupakan jenis pesawat ketiga sekaligus yang terakhir dari program “V-Bomber”, Handley Page Victor dioperasikan bersama dengan Avro Vulcan dan Vickers Valiant. Terbang perdana pada tanggal 24 Desember 1952, Victor kemudian diperkenalkan ke layanan dinas AU Inggris / RAF pada bulan April 1958 setelah dibentuknya Skuadron No.10 di pangkalan udara RAF Cottesmore, Inggris.

BACA JUGA :  Foto Latihan Penembakan ATGL-L

Menjadi pesawat pembom terakhir yang melengkapi kelas “V-Bomber” di tubuh RAF, Victor menjalankan misi yang tidak jauh berbeda dari dua pesawat pendahulunya yakni Vickers Valiant dan Avro Vulcan. Didesain sebagai pesawat pembom yang mampu melakukan misi pemboman nuklir terhadap wilayah atau target penting di Uni Soviet, Handley Page Victor pada masa operasionalnya di Inggris disiapkan dengan kemampuan untuk dapat mengudara hanya empat menit setelah perintah serangan dengan bom nuklir dikeluarkan oleh pemerintah Inggris kala itu.

Selain didesain dengan kemampuan untuk menjatuhkan bom nuklir dari ketinggian penerbangan yang cukup tinggi, Handley Page Victor pada akhirnya juga mampu membuktikan kehandalannya untuk dapat mendekati area sasaran pada ketinggian rendah untuk menghindari deteksi sistem radar dan sistem senjata berbasis rudal pertahanan udara yang dikembangkan Uni Soviet kala itu.

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

F-16C TNI AU sedang melakukan refueling dengan tanker USAF.

Foto Air to Air Refueling F-16C TNI AU

0
HobbyMiliter.com - F-16C Block 25 TNI AU menempuh perjalanan yang  panjang sejak berangkat dari Amerika dan mendarat di Indonesia. Untuk menambah jarak jangkaunya dalam...

Recent Comments