Thursday, September 24, 2020
Home Blog Militer Referensi Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya – HobbyMiliter.com – Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia selain penting buat diketahui namun juga penting untuk dihargai serta dihormati. HAM itu sendiri dikenal dengan istilah human rights dalam bahasa Inggris dan merupakan konsep normatif serta hukum yang menyatakan manusia punya hak yang melekat pada dirinya karena mereka adalah manusia.

Landasan yang mendasari HAM secara konseptual adalah adanya keyakinan bahwa hak tersebut dianugerahkan secara alami oleh Tuhan atau nalar atau alam semesta. Sebagian orang ada yang berpendapat bahwa HAM merupakan pengejawantahan berbagai nilai yang disepakati masyarakat, ada juga yang menganggap HAM sebagai perwakilan dari berbagai klaim kaum tertindas. Namun ada juga kelompok yang meragukan keberadaan HAM sama sekali, mereka menganggap HAM adalah hasil pencetusan dan pembicaraan manusia.

Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Pengertian HAM secara umum mengandung makna berbagai hak dasar yang dimiliki semua manusia sebagai anugerah dari Tuhan yang dibawa sejak lahir. Sementara pengertian HAM menurut beberapa ahli akan diulas di paparan singkat di bawah ini.

John Locke

Merupakan hak manusia yang diberikan Tuhan secara langsung sebagai hak yang bersifat kodrati, suci dan mendasar, serta tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mencabutnya.

Jan Materson

Merupakan hak yang ada di semua manusia, tanpa hak tersebut, manusia mustahil bisa hidup layak.

Wolhoff

Merupakan sejumlah hak yang seakan berakar di dalam diri tiap individu atau oknum yang muncul karena kemanusiaannya serta tidak bisa dicabut siapapun.

Miriam Budiarjo

Merupakan hak yang dimiliki tiap manusia sejak lahir yang bersifat universal dan tanpa ada perbedaan jenis kelamin, agama, suku, ras, dan lainnya.

Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Merupakan hak yang dimiliki tiap manusia menurut kodratnya serta bersifat suci hingga tidak bisa dipisahkan dari hakikatnya.

Undang-undang

Merupakan seperangkat hak yang melekat dalam diri manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah yang wajib dijunjung tinggi, dihormati serta dilindungi negara, pemerintah, hukum serta tiap orang demi kehormatan serta perlindungan martabat dan harkat manusia.

BACA JUGA :  MiG-21, Pesawat Jet Tempur Sepanjang Masa

Dasar Hukum HAM di Indonesia

Dasar hukum HAM di Indonesia dimuat dalam Konstitusi Republik Indonesia, entah itu dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4 maupun Batang Tubuh Undang-undang Dasar 1945 serta kembali dipertegas dalam Amandemen UUD 1945.

Lebih spesifiknya lagi HAM diatur Undang-undang Dasar 1945 pada pasal 28A hingga 28J dima pasal 28(a) mengatur hak hidup, 28(b) mengatur hak berkeluarga, 28(c) mengatur hak memperoleh pendidikan, 28(d) mengatur kepastian hukum terkait HAM, 28(e) mengatur kebebasan beragama, 28)f) mengatur komunikasi dan informasi, 28(g) mengatur hak perlindungan diri, 28(h) mengatur kesejahteraan dan jaminan sosial, 28(i) mengatur berbagai hak dasar asasi manusia, dan terakhir pasal 28(j) mengatur penghormatan HAM.

Selain itu ada juga Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM sebagai bentuk tanggung jawab moral serta hukum Indonesia sebagai anggota PBB dalam penghormatan serta pelaksanaan Deklarasi Universal HAM yang diadakan pada tahun 1948.

Ciri-ciri HAM

Hak Asasi Manusia atau HAM memiliki empat ciri utama yang melekat padanya, yaitu:

  • Bersifat hakiki atau dimiliki semua manusia sejak lahir.
  • Bersifat universal atau berlaku di mana pun, untuk siapa pun serta tanpa memandang wilayah, agama dan ras.
  • Bersifat tetap atau tidak dapat dicabut siapa pun.
  • Bersifat utuh yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau dikelompokkan cuma demi kepentingan golongan tertentu saja.

Jenis HAM Menurut PBB

Ada enam jenis Hak Asasi Manusia menurut Piagam Hak Asasi Manusia yang dibuat oleh badan internasional PBB, yaitu:

  • Hak asasi pribadi

Meliputi kebebasan untuk hidup, beragama, berkumpul, bersosialisasi, berpindah atau bepergian ke tempat lain, merasa aman serta mengeluarkan pendapat.

  • Hak asasi bidang politik
BACA JUGA :  Penampakan P-3 Orion di Hang Nadim

Meliputi kebebasan untuk memilih dan dipilih, ikut serta dalam kegiatan pemerintah, berserikat, mengusulkan petisi serta membentuk organisasi ataupun partai politik.

  • Hak asasi bidang ekonomi

Meliputi hak untuk berniaga atau melakukan jual beli, memiliki sesuatu, menjalin perjanjian kontrak, mendapat pekerjaan yang layak, menyelenggarakan utang-piutang atau sewa-menyewa serta mendirikan usaha atau berwiraswasta.

  • Hak asasi bidang sosial budaya

Meliputi hak mendapat pendidikan dan pengajaran, jaminan sosial dan juga hak untuk mengembangkan kebudayaan sesuai dengan minat dan juga bakat.

  • Hak asasi perlindungan hukum dan menduduki jabatan dalam pemerintahan

Meliputi hak mendapat perlakuan sama dan juga adil dalam proses hukum, hak menduduki jabatan tertentu dalam pemerintahan atau menjadi PNS, serta hak mendapat perlindungan dan pelayanan hukum.

  • Hak asasi dalam tata cara peradilan

Meliputi hak melakukan pembelaan diri dalam proses peradilan, dengan mengambil pengacara maupun saksi, hak memperoleh perlakuan sama saat penahanan, penangkapan, penyelidikan serta penggeledahan di muka hukum.

Pelanggaran HAM

Yang dimaksud dengan pelanggaran HAM adalah semua perbuatan seseorang ataupun kelompok orang termasuk juga di dalamnya aparat negara yang dilakukan secara sengaja maupun atas kelalaian yang secara hukum menghalangi, mengurangi, membatasi bahkan mencabut HAM seseorang yang dijamin Undang-undang serta tidak mendapat atau dikuatirkan tidak mendapat penyelesaian hukum yang benar dan adil berdasar mekanisme hukum yang berlaku.

PBB mengklasifikasi berbagai macam pelanggaran HAM berdasar bentuk pelanggaran yang ringan dan berat.

Kejahatan Genosida

Pelanggaran HAM satu ini tergolong pelanggaran Hak Asasi Manusia berat yang ada dalam yurisdiksi International Criminal Court. Genosida sendiri merupakan pembantaian massal yang terjadi secara sistematis terhadap suku bangsa atau sekelompok suku bangsa tertentu dengan tujuan memusnahkan bangsa tersebut hingga punah.

Selain membantai suku bangsa, genosida juga mencakup tindakan pemaksaan yang bertujuan mencegah kelahiran dalam suatu suku bangsa atau kelompok serta pemindahan paksa anak-anak dari suku satu ke suku lain.

BACA JUGA :  Foto Reruntuhan AMX-13 di Same, Timor Timur 1990

Contoh kejahatan genosida yang pernah terjadi adalah pembantaian di Rwanda pada tahun 1994 dimana suku Hutu membantai suku Tutsi, pembantaian suku bangsa Bosnia dan Kroasia di Yugoslavia pada tahun 1991 hingga 1996, pembantaian kaum kulit hitam di Darfur, Sudan oleh milisi Janjaweed pada tahun 2004.

Kejahatan Kemanusiaan

Pelanggaran HAM ini merujuk pada tindakan pembunuhan massal secara sistematis dan meluas yang ditujukan pada suatu kelompok penduduk sipil. Kejahatan kemanusiaan meliputi aksi pembunuhan, perbudakan, pemusnahan, pemindahan paksa penduduk, perampasan kebebasan fisik, penyiksaan, perbudakan seksual, pemaksaan prostitusi dan sterilisasi, pemerkosaan, penganiayaan, penghilangan paksa, kejahatan apartheid, serta perbuatan tidak manusiawi yang mengakibatkan penderitaan berat, secara mental maupun fisik.

Pelanggaran HAM Ringan

Pelanggaran HAM ringan mencakup tindakan yang tidak mengancam keselamatan jiwa seseorang, seperti penganiayaan, pencemaran nama baik seseorang, menghalangi seseorang menyampaikan aspirasi dan pendapat, serta melakukan aksi kekerasan dengan memukul.

Peristiwa Pelanggaran HAM di Indonesia

Walaupun Indonesia sudah berusaha keras melindungi HAM semua rakyatnya, namun pelanggaran HAM seakan tidak bisa dihindari terjadi di Indonesia. Berikut beberapa peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia.

  • Pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib pada tahun 2004.
  • Tragedi Trisakti pada tahun 1998.
  • Kerusuhan Mei pada tahun 1998.
  • Peristiwa Tanjung Priok pada tahun 1984.
  • Penganiayaan terhadap wartawan Udin pada tahun 1996.
  • Pembunuhan aktivis buruh, Marsinah pada tahun 1993.
  • Peristiwa Wamena Berdarah pada April 2003.
  • Pembantaian di Rawagede pada tahun 1945.
  • Peristiwa Abepura Papua pada tahun 2003.
  • Kasus Bulukumba pada tahun 2003.
  • Kasus dukun santet di Banyuwangi pada tahun 1998.

Sekian artikel singkat terkait topik seputar HAM termasuk di dalamnya pengertian HAM secara umum maupun menurut beberapa ahli.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua