Wednesday, June 29, 2022
HomeBlog MiliterReferensiBerbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya – HobbyMiliter.com – Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia selain penting buat diketahui namun juga penting untuk dihargai serta dihormati. HAM itu sendiri dikenal dengan istilah human rights dalam bahasa Inggris dan merupakan konsep normatif serta hukum yang menyatakan manusia punya hak yang melekat pada dirinya karena mereka adalah manusia.

Landasan yang mendasari HAM secara konseptual adalah adanya keyakinan bahwa hak tersebut dianugerahkan secara alami oleh Tuhan atau nalar atau alam semesta. Sebagian orang ada yang berpendapat bahwa HAM merupakan pengejawantahan berbagai nilai yang disepakati masyarakat, ada juga yang menganggap HAM sebagai perwakilan dari berbagai klaim kaum tertindas. Namun ada juga kelompok yang meragukan keberadaan HAM sama sekali, mereka menganggap HAM adalah hasil pencetusan dan pembicaraan manusia.

Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Pengertian HAM secara umum mengandung makna berbagai hak dasar yang dimiliki semua manusia sebagai anugerah dari Tuhan yang dibawa sejak lahir. Sementara pengertian HAM menurut beberapa ahli akan diulas di paparan singkat di bawah ini.

John Locke

Merupakan hak manusia yang diberikan Tuhan secara langsung sebagai hak yang bersifat kodrati, suci dan mendasar, serta tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mencabutnya.

BACA JUGA :  6 Bukti Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

Jan Materson

Merupakan hak yang ada di semua manusia, tanpa hak tersebut, manusia mustahil bisa hidup layak.

Wolhoff

Merupakan sejumlah hak yang seakan berakar di dalam diri tiap individu atau oknum yang muncul karena kemanusiaannya serta tidak bisa dicabut siapapun.

Miriam Budiarjo

Merupakan hak yang dimiliki tiap manusia sejak lahir yang bersifat universal dan tanpa ada perbedaan jenis kelamin, agama, suku, ras, dan lainnya.

Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Merupakan hak yang dimiliki tiap manusia menurut kodratnya serta bersifat suci hingga tidak bisa dipisahkan dari hakikatnya.

Undang-undang

Merupakan seperangkat hak yang melekat dalam diri manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah yang wajib dijunjung tinggi, dihormati serta dilindungi negara, pemerintah, hukum serta tiap orang demi kehormatan serta perlindungan martabat dan harkat manusia.

Dasar Hukum HAM di Indonesia

Dasar hukum HAM di Indonesia dimuat dalam Konstitusi Republik Indonesia, entah itu dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4 maupun Batang Tubuh Undang-undang Dasar 1945 serta kembali dipertegas dalam Amandemen UUD 1945.

Lebih spesifiknya lagi HAM diatur Undang-undang Dasar 1945 pada pasal 28A hingga 28J dima pasal 28(a) mengatur hak hidup, 28(b) mengatur hak berkeluarga, 28(c) mengatur hak memperoleh pendidikan, 28(d) mengatur kepastian hukum terkait HAM, 28(e) mengatur kebebasan beragama, 28)f) mengatur komunikasi dan informasi, 28(g) mengatur hak perlindungan diri, 28(h) mengatur kesejahteraan dan jaminan sosial, 28(i) mengatur berbagai hak dasar asasi manusia, dan terakhir pasal 28(j) mengatur penghormatan HAM.

BACA JUGA :  Perbedaan Sistem Ketatanegaraan Indonesia Sebelum dan Sesudah Amandemen UUD 1945

Selain itu ada juga Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM sebagai bentuk tanggung jawab moral serta hukum Indonesia sebagai anggota PBB dalam penghormatan serta pelaksanaan Deklarasi Universal HAM yang diadakan pada tahun 1948.

Ciri-ciri HAM

Hak Asasi Manusia atau HAM memiliki empat ciri utama yang melekat padanya, yaitu:

  • Bersifat hakiki atau dimiliki semua manusia sejak lahir.
  • Bersifat universal atau berlaku di mana pun, untuk siapa pun serta tanpa memandang wilayah, agama dan ras.
  • Bersifat tetap atau tidak dapat dicabut siapa pun.
  • Bersifat utuh yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau dikelompokkan cuma demi kepentingan golongan tertentu saja.

Jenis HAM Menurut PBB

Ada enam jenis Hak Asasi Manusia menurut Piagam Hak Asasi Manusia yang dibuat oleh badan internasional PBB, yaitu:

  • Hak asasi pribadi

Meliputi kebebasan untuk hidup, beragama, berkumpul, bersosialisasi, berpindah atau bepergian ke tempat lain, merasa aman serta mengeluarkan pendapat.

  • Hak asasi bidang politik

Meliputi kebebasan untuk memilih dan dipilih, ikut serta dalam kegiatan pemerintah, berserikat, mengusulkan petisi serta membentuk organisasi ataupun partai politik.

  • Hak asasi bidang ekonomi
BACA JUGA :  Ciri-Ciri Orde Baru Di Era Presiden Soeharto

Meliputi hak untuk berniaga atau melakukan jual beli, memiliki sesuatu, menjalin perjanjian kontrak, mendapat pekerjaan yang layak, menyelenggarakan utang-piutang atau sewa-menyewa serta mendirikan usaha atau berwiraswasta.

  • Hak asasi bidang sosial budaya

Meliputi hak mendapat pendidikan dan pengajaran, jaminan sosial dan juga hak untuk mengembangkan kebudayaan sesuai dengan minat dan juga bakat.

  • Hak asasi perlindungan hukum dan menduduki jabatan dalam pemerintahan

Meliputi hak mendapat perlakuan sama dan juga adil dalam proses hukum, hak menduduki jabatan tertentu dalam pemerintahan atau menjadi PNS, serta hak mendapat perlindungan dan pelayanan hukum.

  • Hak asasi dalam tata cara peradilan

Meliputi hak melakukan pembelaan diri dalam proses peradilan, dengan mengambil pengacara maupun saksi, hak memperoleh perlakuan sama saat penahanan, penangkapan, penyelidikan serta penggeledahan di muka hukum.

Pelanggaran HAM

Yang dimaksud dengan pelanggaran HAM adalah semua perbuatan seseorang ataupun kelompok orang termasuk juga di dalamnya aparat negara yang dilakukan secara sengaja maupun atas kelalaian yang secara hukum menghalangi, mengurangi, membatasi bahkan mencabut HAM seseorang yang dijamin Undang-undang serta tidak mendapat atau dikuatirkan tidak mendapat penyelesaian hukum yang benar dan adil berdasar mekanisme hukum yang berlaku.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Kazakhstan Kembali Terima Empat Unit Jet Tempur Su30 SM Dari Rusia

Kazakhstan Kembali Terima Empat Unit Jet Tempur Su30 SM Dari Rusia

1
Kazakhstan Kembali Terima Empat Unit Jet Tempur Su30 SM Dari Rusia - HobbyMiliter.com - Pasukan Pertahanan Udara Kazakhstan dikabarkan kembali menerima unit - unit...

Recent Comments