Saturday, March 2, 2024
HomeMiliterAlutsistaRI Bimasakti Kapal Yacht Kepresidenan RI Yang Misterius

RI Bimasakti Kapal Yacht Kepresidenan RI Yang Misterius

RI Bimasakti, Kapal Bendera ALRI, Dan Yacht Kepresidenan Bung Karno

Pasca bubarnya Republik Indonesia Serikat (RIS) pada tahun 1950, Zuiderkruis diserahkan oleh pemerintah Kerajaan Belanda kepada Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) dalam konfigurasi sebagai kapal survey hidrografi kelautan. Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kemudian menjadikan kapal ini sebagai Kapal Bendera (Flagship) bagi ALRI dan juga menjadikan kapal ini sebagai kapal khusus Yacht Kepresidenan yang dapat digunakan oleh Bung Karno yang saat itu menjabat sebagai presiden pertama Republik Indonesia.

Sebagai kapal bendera dan sekaligus Yacht Kepresidenan, Zuiderkruis kemudian diganti namanya menjadi RI Bimasakti (Atau RI Bima Sakti pada beberapa penyebutan). Sayangnya, penulis tidak mendapat banyak catatan dan informasi tersedia terkait kapal ini selama penugasannya dibawah jajaran komando ALRI. Kiprah RI Bimasakti sebagai kapal bendera ALRI dan kapal Yacht Kepresidenan RI juga terhitung singkat. RI Bimasakti hanya berdinas selama 2 tahun sebagai kapal bendera dan Yacht Kepresidenan RI. Penulis bahkan tidak mengetahui berapa nomor lambung yang disandang oleh kapal ini (jika ada). Tak hanya itu, penulis juga tidak berhasil mendapatkan foto saat RI Bimasakti berdinas sebagai bagian dari ALRI pada medio tahun tersebut.

BACA JUGA :  J-20 PLAAF Mulai Intensifkan Patroli Di Laut China Selatan

Misteri Akhir Pengabdian RI Bimasakti

Meski pernah menjadi kapal bendera dan Yacht Kepresidenan RI, tidak diketahui secara pasti nasib kapal RI Bimasakti pada akhir masa pengabdiannya di Indonesia. Dari informasi yang penulis dapatkan, kapal RI Bimasakti (Ex-Zuiderkruis) dipensiunkan pada tahun 1952 dan dijual untuk kemudian dijadikan besi tua pada tahun yang sama. Menurut salah satu sumber, kapal ini dijadikan besi tua lantaran kondisi kapal yang sudah sangat mengenaskan, dan fisik badan kapal yang sudah tidak lagi laik untuk berlayar. Kembali penulis mendapat kesulitan saat mencari kemana kapal RI Bimasakti tersebut dijual sebagai besi tua. Nampaknya, memang jejak sejarah RI Bimasakti sebagai kapal bendera dan Yacht Kepresidenan RI sudah tidak dapat dilacak lagi, dan akan tetap menjadi misteri bagi kita semua.

BACA JUGA :  Target Modernisasi Angkatan Laut Filipina: Pengadaan 50 Kapal Perang Lagi!

Spesifikasi RI Bimasakti (Ex-Zuiderkruis)

Panjang                       : 88,7 meter

Lebar                           : 11,2 meter

Bobot benaman          : 2.661 ton

Awak                           : 97 orang

Senjata                        : 2 pucuk Meriam kaliber 76mm, 2 pucuk Meriam Oerlikon kaliber 20mm, 4 pucuk Senapan Mesin Colt kaliber 7.7mm

Kecepatan maks.         : 12 knot (22,2 kilometer per jam)

Jarak jangkau maks.    : 4.666 mil laut (8.641 kilometer dengan kecepatan jelajah 10 knot / 18,52 kilometer per jam)

Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Kapal Selam Kelas Suffren Pertama AL Prancis Resmi Beroperasi

Kapal Selam Kelas Suffren Pertama AL Prancis Resmi Beroperasi

0
Kapal Selam Kelas Suffren Pertama AL Prancis Resmi Beroperasi - Hobbymiliter.com – Suffren, kapal selam unit pertama dari kelas Suffren (Barracuda) milik Angkatan Laut...

Recent Comments