Australia Namai Desain Kapal Patroli Baru Dengan Nama Arafura Class
Australia Namai Desain Kapal Patroli Baru Dengan Nama Arafura Class. Ilustrasi Konsep Desain SEA 1180 Yang Kemudian Dinamai Arafura Class Oleh Pemerintah Australia.Sumber : jane's

HobbyMiliter.com – Australia Namai Desain Kapal Patroli Baru Dengan Nama Arafura Class. Pemerintah Australia dikabarkan memberi nama bagi konsep desain kapal patroli baru nya dengan nama kelas Arafura. Konsep desain kapal patroli tersebut saat ini sedang dalam fase pertama pembangunan di galangan kapal dalam negeri di Australia. Konsep desain ini merupakan konsep desain yang dibuat oleh perusahaan Luerssen, sebuah perusahaan galangan kapal asal Jerman.

Pengumuman penamaan kelas kapal terbaru bagi Angkatan Laut Australia ini bersamaan dengan dimulainya proses pembangunan untuk dua unit kapal pertama dari 12 unit yang dipesan oleh pemerintah Australia. Sebelum akhirnya diputuskan untuk dinamai sebagai kelas Arafura, pemerintah Australia menamai proyek ini sebagai proyek SEA 1180. Proyek ini akan memproduksi sebanyak 12 unit kapal yang akan menggantikan kapal patroli kelas Armidale, kapal patroli kelas Cape, kapal survey Leeuwin dan Paluma, serta kapal buru ranjau kelas Huon.

Baca juga :   2018, Inggris Pensiunkan Rudal Harpoon

Dengan mengambil nama dari perairan laut di sebelah utara benua Australia, kapal patroli kelas Arafura memiliki bobot benaman standar 1.640 ton. Kapal patroli ini memiliki panjang 80 meter, lebar 13 meter, dan draught 4 meter. Diawaki oleh 40 orang, kapal ini masih menyediakan ruang bagi tidak kurang dari 60 orang untuk diangkut. Ditenagai dua mesin diesel dengan daya yang dihasilkan masing – masing unit sebesar 8.500 kiloWatt, kapal patroli lepas pantai tersebut dapat mencapai kecepatan maksimal 20 knot dan jarak jangkau maksimal 4.000 nautikal mil pada kecepatan jelajah 12 knot. Sebagai fasilitas tambahan disediakan dek untuk penerbangan bagi pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial System (UAS) untuk menunjang operasional kapal patroli tersebut. Selain fasilitas penerbangan untuk Drone, kapal ini juga dilengkapi Rigid Hull Inflatable Boat atau RHIB untuk menunjang kebutuhan Visit Board Secure and Seizure atau VBSS bagi elemen pasukan yang dibawa oleh kapal patroli tersebut.

Baca juga :   Dua Unit Sukhoi SU35 Akan Tampil Di HUT TNI Oktober Tahun Ini

Untuk urusan persenjataan, sebagai kapal patroli lepas pantai, Arafura Class dipersenjatai dengan meriam utama kaliber 40 milimeter, dua unit senapan mesin berat kaliber 12,7 milimeter. Sangat minimalis melihat bentuk fisik kapal yang memiliki panjang 80 meter, lebih panjang daripada Kapal Cepat Rudal yang dimiliki oleh Satuan Kapal Cepat TNI Angkatan Laut. Sebagai instrumen radar dan sensor elektronik, disematkan peralatan berupa sistem radar Scanter 6002 air and surface surveillance radar buatan Terma. Untuk pengendali tembakan dari meriam utama kaliber 40 milimeter digunakan sensor elektro-optikal EOS 500. Untuk urusan manajemen pertempuran, Australia memilih SAAB Australia untuk memperlengkapi setiap kapal patroli Arafura Class dengan sistem manajemen pertempuran atau Combat Management System atau CMS 9LV.

Baca juga :   Kurdistan Suriah Kecam Oposisi Karena Pakai Senjata Kimia Terlarang

Unit kapal pertama sekaligus lead ship dari kelas ini, HMAS Arafura, direncanakan akan diserahkan kepada Angkatan Laut Australia pada tahun 2021. Sementara kapal kedua yang juga dibuat bersamaan dengan HMAS Arafura masih belum dinamai dan akan diumumkan kembali oleh pemerintah Australia pada kesempatan yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here