Wednesday, June 29, 2022
HomeBlog MiliterBerita MiliterAS dan Korsel Terapkan Sanksi Ekonomi Baru Bagi Korut

AS dan Korsel Terapkan Sanksi Ekonomi Baru Bagi Korut

Hobbymiliter.com – Amerika Serikat dan sekutunya di Asia Timur kembali memperketat hukuman di bidang ekonomi atas Korea Utara, setelah Senat AS mengeluarkan sanksi terbaru dan keluarnya keputusan dari Seoul untuk menutup kawasan industri bersama di perbatasan kedua negara. Pendapatan dari kawasan industri Kaesong dinilai berperan besar dalam mendanai program nuklir Pyongyang.

Langkah serupa juga diambil oleh Jepang. Saat ini, Dewan Keamanan PBB masih mempertimbangkan sejauh mana hukuman yang akan diterapkan kepada Korut setelah melanggar aturan karena meluncurkan roket jarak jauh dan melakukan ujicoba senjata nuklir.

BACA JUGA :  Jet-Jet Russia Menghancurkan 449 Target dalam 3 hari

Setelah Korsel memutuskan untuk mencabut keberadaan kawasan industri Kaesong dari perbatasan, ratusan mobil truk asal Korsel ramai-ramai masuk ke perbatasan untuk mengumpulkan barang yang sudah jadi dan mengembalikan peralatan pabrikan kembali ke negaranya.

Seoul mempertahankan diri dengan menyebut keputusan tersebut “tidak dapat dicegah” karena Korut telah menggunakan ratusan juta dollar uang tunai yang mereka dapatkan dari Kaesong untuk mendanai senjata nuklir dan program rudal balistik.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

2-tiongkok-beli-24-unit-sukhoi-su-35

Inilah Alasan Tiongkok Beli 24 Unit Sukhoi Su-35 Dari Rusia

0
Hobbymiliter.com - Pembelian 24 unit jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia dengan total biaya $2 miliar adalah transaksi militer terbesar kedua dalam sejarah Rusia dan...

Recent Comments