Friday, July 10, 2020
Home Anggaran Militer Naik, TNI pun Bangun Pangkalan Udara Militer di Indonesia Timur

Anggaran Militer Naik, TNI pun Bangun Pangkalan Udara Militer di Indonesia Timur

Hobbymiliter.com – Presiden Joko Widodo telah menyampaikan bahwa akan meningkatkan anggaran untuk Militer Indonesia. Dalam rapat terbatas yang diadakan pada hari Selasa kemarin itu, beliau menyatakan akan mengalokasikan anggaran untuk militer Indonesia menjadi Rp 250 triliun jika pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas enam persen.

Presiden Joko Widodo juga menuntut adanya pengembangan kemampuan pertahanan di seluruh wilayah Indonesia secara merata, tidak hanya terkonsentrasi di Jawa.

Berkaitan dengan itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun berencana untuk mendirikan pangkalan militer baru di Indonesia timur. Pilihan lokasinya adalah Biak dan Merauke di Papua serta Morotai di Maluku.

BACA JUGA :  Battle of Surabaya Alias Pertempuran 10 November, Asal Usul Hari Pahlawan

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa pasukan Indonesia saat ini, khususnya Angkatan Udara, lebih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Ia menambahkan bahwa pangkalan Angkatan Udara di Yogyakarta dijadikan lokasi pelatihan pilot, sedangkan Malang Air Force Base di Jawa Timur telah digunakan sebagai rumah skuadron Hercules, serta pangkalan Angkatan Udara Madiun sebagai rumah jet tempur.

“Jika kita lihat ini, pasukan pertahanan kami terkonsentrasi di Jawa. Ini tidak benar. Kami akan mengembangkan pangkalan militer di wilayah timur Indonesia. Hal ini dapat meningkatkan perekonomian daerah tersebut sementara pada saat yang sama memungkinkan pilot untuk berlatih kapan saja. Ada Biak, Morotai, Merauke dan sebagainya, “kata Jenderal Gatot Nurmantyo di Istana Presiden, Jakarta.

BACA JUGA :  Seri Kapal Perang Utama di ASEAN : Formidable Class Frigate Andalan Singapura

Terpusatnya pangkalan udara di Pulau Jawa tak hanya berperangaruh terhadap keamanan dan pertahanan Indonesia saja, namun juga telah menyebabkan padatnya lalu lintas penerbangan di beberapa daerah. Kondisi ini disebabkan penerbangan komersial dilarang melintas ruang udara di tengah pulau sehingga memaksa mereka untuk terbang melalui bagian utara Jawa.

Jenderal Gatot Nurmantyo menambahkan bahwa TNI juga akan memperkuat pertahanan Indonesia di pulau-pulau terluar, seperti Alor, Lirang dan Wetar di Nusa Tenggara Timur. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah adanya gangguan keamanan maupun gangguan bagi kedaulatan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apa Yang Dimaksud Dengan Thrust Vectoring?

Apa Yang Dimaksud Dengan Thrust Vectoring? - HobbyMiliter.com. Thrust vectoring atau disebut juga Thrust Vector Control (TVC) adalah suatu kemampuan dari pesawat terbang, roket...

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov

Kisah Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov - HobbyMiliter.com. Admiral Kuznetsov saat ini merupakan kapal induk satu satunya milik Rusia. Itupun sebetulnya dalam klasifikasi kapal Angkatan...

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik

EA-18G Growler, Pesawat Tempur Australia Spesialis Peperangan Elektronik - HobbyMiliter.com. Sudah sejak lama, peperangan elektronik dilakukan oleh manusia. Mulai dari penerjunan pelat pelat logam...

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara

Mengenal AWACS, Radar Terbang Koreografer Pertempuran Udara - HobbyMiliter.com. Perang udara semakin kompleks dengan melibatkan kekuatan teknologi maju dan penguasaan informasi. Konsep early warning...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua