“Pada saat itu saya mengalami pendarahan yang lumayan. Rekan saya membantu dengan menekan dan mengikat pangkal lengan saya agar pendarahannya tidak parah, sambil mengangkut saya dari tempat kejadian ke Puskesmas Indrapuri. Setiba di Puskesmas, saya sudah lemas dan setengah sadar, karena sudah kehilangan banyak darah,” papar Soeprapto yang masuk Secatam Kopassus di Batujajar, Cimahi Jabar, pada 1999.

Pria asal Kediri, kelahiran 3 Desembar 1978 ini mengalami luka yang cukup serius di lengan kirinya, karena peluru sempat menembus tulang lengan kirinya, yang hingga saat ini pun kondisi tangan kirinya sudah tidak normal seperti dulu.

BACA JUGA :  Turki Ingin Kembangkan Rudal Ofensif, Tak Menutup Bantuan Tiongkok

“Sekarang kalau saya push up atau latihan fisik lainnya, tangan kiri saya masih sering kesemutan dan tidak sekuat dulu. Selain itu, untuk memanggul dan menembak pun sudah tidak sebaik dulu,” kata prajurit Komando yang menikah pada 2006 lalu. Hal itu disinyalir akibat dari luka tertembaknya tersebut.

10 COMMENTS

  1. Bunuh semua musuh negara Indonesia tanpa berbelas kasihan. Hanya aksi ABRI, Indonesia aman lagi sesudah “demokrasisi”- hal Indonesia sekarang 1 kg beras lebih banyak Rp10.000 di kampung2 Java- jaman Krismon di bawah Pak Suharto- itu harga untuk 5 kg= Rp. 10.000. Semua indeks kehidupan masyarakat Indonesa JATUH jauh sekali dari Jaman Emas Pak Harto. Demokrasi- pilih-memilih siapun yg paling populer untuk apalah? Supaya wong cilik hanya bisa makan hanya 2 kali per hari atau kurang? Demokrasi supaya terroris lebih banyak dan harga kehidupan naik terus tanpa batas? Terima Kasih ABRI TNI untuk menjaga sinar Merdeka dan Roh perjuangan dan cintanya dan kasihnya kesejahteraan Rakyat . Memang terbukti adalah banyak organisasi sembrono hal2 rakyat.

  2. indo dackel….keparat tutup bacot lo yg bau tai itu…ya, aceh itu tanah nenek moyang kami. Aceh lebih dahulu ada dibanding republik indonesia….wajar saja berontak….,pake dong otak lo….macam otak anjing aja yg ada di kepala lo yg bau apek…ngaca…ngaca dulu….klo ngomong….dasaar kafiir loo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here