Tuesday, May 28, 2024
HomeMarinir AS Ingin Pasang Senjata Laser Pada Jet Tempur F-35B

Marinir AS Ingin Pasang Senjata Laser Pada Jet Tempur F-35B

Hobbymiliter.com – Seorang perwira tinggi yang bertugas untuk mempersenjatai Korps Marinir AS ingin memasang senjata laser di setiap pesawat tempur milik marinir, termasuk F-35B Joint Strike Fighter yang mereka miliki. Hal ini memang dimungkinkan karena US Air Force menginginkan supaya senjata laser yang diperkirakan akan selesai pada awal dekade 2020 mendatang, bisa diaplikasikan ke pasukan matra lainnya.

Jenderal Komandan Pembangunan Tempur Korps Marinir AS, Letjen Robert Walsh, mengatakan kepada wartawan bahwa senjata laser adalah “tujuan keinginan kami.” Secara spesifik, ia menyebut beberapa unit alutsista marinir yang ingin dipersenjatai dengan laser. Diantaranya adalah pesawat tanker/gunship KC-130 Harvest HAWK, F-35B Joint Strike Fighter, dan helikopter tempur AH-1Z.

BACA JUGA :  China Pasangkan Modul Anjungan Untuk Kapal Induk Terbarunya

Keinginan marinir AS untuk memasang senjata laser pada KC-130 Harvest HAWK bertepatan dengan keinginan Komando Operasi Khusus US Air Force untuk memasang senjata serupa pada AC-130 “Ghostrider.” AC-130 sendiri digadang-gadang sebagai pesawat gunship paling mematikan di dunia.

US Air Force pertama-tama akan membangun sistem pertahanan diri, dengan mengembangkan laser yang dapat menghancurkan rudal darat-ke-udara (Surface to air missiles). Jika mereka sudah menguasainya, maka penggunaan laser bisa dikembangkan untuk melakukan penyerangan.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Penandatanganan penyerahan kota Solo dan Pacitan dari Belanda ke pasukan Republik di Stadion Solo 12 November 1949. Belanda diwakili oleh Kolonel van Ohl dan Republik Indonesia diwakili oleh Letnan Kolonel Slamet Rijadi. Tampak Mayor Jendral Mollinger dibelakang keduanya. Letkol Slamet Rijadi sebelumnya memimpin Serangan Umum Surakarta melawan pasukan Kol. van Ohl, 7-10 Agustus 1949.

Kisah Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo

0
HobbyMiliter.com - Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo. Dalam kegiatan Operasi Senopati untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950, Letnan Kolonel Slamet...

Recent Comments