HomeAlutsistaSenapanKalashnikov Pamerkan Sniper Machinegun RPK-16 Revolusioner Untuk Passus Rusia

Kalashnikov Pamerkan Sniper Machinegun RPK-16 Revolusioner Untuk Passus Rusia

Dalam video demonstrasinya, regu penembak yang dibekali dengan RPK-16 mampu mengeliminasi target dengan mudah, baik dalam mode tembakan beruntun maupun satuan. Karena beratnya yang hanya terhitung 4 kilogram, penggunaannya pun dapat diubah menjadi penembak jitu (sniper).

“Para insinyur kami telah membuat senjata yang benar-benar lintas fungsi,” ujar Andrei Kirisenko, penasehat CEO Kalashnikov.

“Senapan mesin RPK-16 awalnya dirancang untuk pasukan khusus Spetsnaz, prajurit terjun payung, serta pasukan reaksi cepat. Mereka membutuhkan senjata ringan dan ringkas yang dapat digunakan untuk melakoni berbagai tugas,” tambah Kirisenko.

Senjata ini memiliki dua jenis magazine. Magazine pertama memiliki bentuk melengkung dengan jumlah 30 butir. Sementara yang kedua, memiliki 96 butir yang ditempatkan dalam sebuah drum. Jika digunakan dalam modus senapan mesin, RPK-16 dapat memainkan laras panjang. Begitupun sebaliknya dalam modus penembak jitu (sniper).

Profil RPK-16

RPK-16 adalah senapan mesin ringan (light machine gun) kaliber 5,45×39 mm yang dikembangkan Kalashnikov Concern sebagai penerus RPK-74 dalam program perlengkapan prajurit masa depan Ratnik Rusia. Rancangan ini diperkenalkan ke publik pada pameran Army-2016. Ciri khasnya adalah laras yang dapat diganti cepat — tersedia versi pendek 415 mm untuk pertempuran jarak dekat dan versi panjang 550 mm untuk peran penembak pendukung — popor lipat teleskopik, serta rel Picatinny penuh untuk bidik optik modern.

Negara asalRusia (Kalashnikov Concern)
Kaliber5,45×39 mm
PengisianMagazen box AK atau drum 96 peluru
BeratSekitar 4,5 kg
PeranSenjata pendukung regu (squad automatic weapon)

Satu hal yang perlu diluruskan dari sebutan “sniper machinegun”: RPK-16 bukanlah senapan runduk. Julukan itu muncul karena pada demonstrasinya Kalashnikov memasang teleskop dan bipod, menunjukkan RPK-16 mampu menembak akurat pada jarak yang biasanya menjadi wilayah penembak jitu pendukung (designated marksman). Peran utamanya tetap senjata otomatis regu.

Status Program

Militer Rusia menguji RPK-16 sejak 2017 dan memesan batch terbatas untuk evaluasi tempur. Namun pengadaan besarnya berjalan lambat — Kalashnikov kemudian juga mengembangkan pesaing berpengisian sabuk, RPL-20, yang dinilai lebih cocok untuk tembakan berkelanjutan. RPK-16 dengan demikian mengisi ceruk transisi: modern dan ringan, tetapi belum sepenuhnya menggantikan RPK-74 di garis depan.

Dibandingkan RPK-74 yang digantikannya, RPK-16 membawa tiga lompatan: bobot lebih ringan berkat material dan rancangan modern, ergonomi jauh lebih baik dengan popor yang dapat diatur dan pegangan modern, serta kemampuan memasang bidik optik siang-malam secara standar lewat rel di penutup receiver. Bagi regu infanteri, itu berarti penembak pendukung dapat melihat dan menembak lebih efektif pada kondisi cahaya rendah — sesuatu yang sulit dilakukan RPK-74 berbidik besi. Inilah alasan Rusia tetap mengembangkan kelas senjata ini meski era senapan mesin berpengisian sabuk belum berakhir.

Baca juga: Uzi SMG dan Barrett M82A1, dua senjata ringan legendaris lainnya.

Eileen Aurora
Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.comSimak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

[td_block_1 custom_title="Baca Juga" sort="random_posts"]