Thursday, April 18, 2024
HomeBlog MiliterSalahkan AS, Tentara Pemerintah Suriah Resmi Hentikan Gencatan Senjata

Salahkan AS, Tentara Pemerintah Suriah Resmi Hentikan Gencatan Senjata

Hobbymiliter.com – Pasukan bersenjata pemerintah Suriah resmi mengumumkan penghentian gencatan senjata yang telah digelar selama sepekan terakhir. Selama masa gencatan senjata yang disusun oleh Amerika Serikat dan Rusia tersebut, pasukan Suriah mencatat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok militan oposisi.

“Angkatan bersenjata Suriah mengumumkan penghentian gencatan yang dimulai pada 12 September 2016 pukul 7 malam (11 malam WIB) sesuai dengan perjanjian yang dilaksanakan oleh AS dan Rusia,” tulis pernyataan resmi dari militer yang dimuat oleh kantor berita Damaskus, SANA, pada Senin (19/9).

BACA JUGA :  Rusia Akan Ubah Menara Operator Seluler Jadi Alat Jamming Rudal Musuh

Tentara pemerintah Suriah menyalahkan kelompok militan oposisi sebagai alasan tidak diperpanjangnya gencatan senjata tersebut. “Mereka tidak berkomitmen terhadap satu poin pun dalam perjanjian tersebut,” tulis SANA.

Sebelumnya, Rusia juga mengkritik Amerika Serikat karena tidak mampu berbuat banyak dalam mengendalikan tingkah laku kelompok militan di Suriah, demi menjaga asa gencatan senjata. Rusia menuduh ada banya pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok militan oposisi. Hal itu membuat upaya Moskow dan Damaskus untuk memperpanjang gencatan senjata menjadi sia-sia.

Eileen Aurora
Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.comSimak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Drone Watchkeeper AD Inggris Kembali Jatuh

Drone Watchkeeper AD Inggris Kembali Jatuh

0
HobbyMiliter.com - Drone Watchkeeper AD Inggris Kembali Jatuh. Sebuah unmanned aerial vehicle atau disingkat UAV alias Drone milik Angkatan Darat Kerajaan Inggris Raya (Royal Army) dikabarkan...

Recent Comments