Friday, July 3, 2020
Home Mengenal Kapal Perang SIGMA Kelas Diponegoro Milik TNI AL

Mengenal Kapal Perang SIGMA Kelas Diponegoro Milik TNI AL

HobbyMiliter.com – Kapal perang Korvet SIGMA kelas Diponegoro didesain dan dibuat oleh galangan kapal Belanda, Damen Schelde Naval Shipbuilding. Kapal ini merupakan pesanan TNI AL, yang diserahkan pada medio 2007 hingga 2009. Sebanyak 4 unit kapal telah masuk dalam masa dinas aktif di jajaran Satuan Kapal Eskorta TNI AL.

Sistem penggerak yang mutakhir serta kemampuan patroli laut yang dimiliki kapal ini menjadikan kapal SIGMA kelas Diponegoro cocok untuk melakukan operasi di wilayah perairan Indonesia. Kapal ini dapat ditugaskan untuk misi SAR atau penyelamatan di laut, patroli Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, serta misi anti kapal selam.

BACA JUGA :  GDELS Tampilkan Tank Medium ASCOD MMBT Di Eurosatory 2018

Konsep Ship Integrated Geometrical Modularity Approach (SIGMA)

Kapal korvet SIGMA kelas Diponegoro milik TNI AL dibuat dengan menggunakan konsep desain Ship Integrated Geometrical Modularity Approach (SIGMA). Konsep ini memberikan fleksibilitas tinggi dengan biaya produksi yang cukup rendah. Hasil tersebut dicapai dengan cara melaksanakan proses produksi kapal dengan sistem modular, yakni desain kapal dibagi kedalam beberapa modul, kemudian dibangun secara terpisah dan disatukan pada fasilitas perakitan sebelum akhirnya diluncurkan.

Kapal perang kelas Diponegoro ini memiliki dimensi panjang total 90,71 meter, lebar 13,02 meter, serta draft 3,60 meter. Adapun berat benaman dari kapal perang tersebut yakni  1.700 ton dan diawaki oleh 80 orang.

BACA JUGA :  Korut Nasionalisasi Aset Korsel dan Luncurkan Rudal Jarak Pendek

Proses Konstruksi Kapal Korvet SIGMA

Peletakan lunas untuk unit kapal pertama sekaligus Lead Ship di kelas ini, KRI Diponegoro 365 dilaksanakan pada bulan Maret 2005. KRI Diponegoro kemudian diluncurkan pada September 2006 dan masuk pada dinas aktif di TNI AL bulan Juli 2007. KRI Hasanuddin 366 masuk dinas aktif pada 24 November 2007. KRI Sultan Iskandar Muda 367 masuk dinas aktif pada bulan Oktober 2008. Dan kapal terakhir dari kelas ini, KRI Frans Kaisiepo 368 masuk dalam dinas aktif pada bulan Maret 2009.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua