Friday, September 18, 2020
Home Blog Militer Yon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm

Yon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm

HobbyMiliter.com – Yon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm. Walaupun TNI AD telah memiliki meriam Howitzer kaliber 105 mm terbaru, yaitu jenis KH-178 produksi WIA Corporation (dulunya bernama Kia Machine Tool Company) asal Korea Selatan. Tapi sebenarnya Artileri Medan (Armed) TNI AD tertarik dengan howitzer produksi Perancis, yaitu LG-1 MK III, howitzer berkaliber 105 mm pabrikan Nexter System.

LG-1 MK III 2

Ada beberapa aspek yang menyebabkan Armed TNI AD tertarik dengan LG-1 MK III, salah satunya adalah saat pengujian yang dilakukan oleh Pussenarmed TNI AD, meriam ini mampu menunjukkan kehebatan yang mengerikan, bahkan meriam M2A2 yang legendaris tidak ada apa-apanya. Terlebih lagi seniornya, LG1 MK II sudah digunakan oleh Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL semenjak 1994. Debut howitzer ini termasuk memuaskan di kalangan Marinir TNI AL, 6 unit LG-1 MK II pernah menunjukkan keganasannya dalam operasi menumpas GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di 2003 yang lalu. Sampai saat ini Batalyon Armed Marinir TNI AL sudah memiliki 20 unit LG-1 MK II.

BACA JUGA :  AS Kemungkinan Pindahkan Sistem Rudal Mereka Ke Hawaii

Disamping itu MEF (minimum essential force) tahap pertama, TNI AD berencana memesan sekitar 54 unit KH-178 untuk memperkuat 3 batalyon Armed. KH-178 juga sudah sering tampil di depan publik, seperti pada acara Pameran Alutsista TNI AD yang diadakan di Lapangan Monas. Berdasarkan Majalah Commando Edisi 6, menyatakan bahwa daya tembak KH-178 belum memuaskan akurasinya. Ditambah lagi bobotnya yang relative lebih berat.

LG-1 MK III 3

Selain berpengalaman di Perang Afghanistan, berat LG-1 MK III hanya 1,5 ton, artinya pesawat C-130 Hercules mampu membawa 4 unit LG-1.

BACA JUGA :  Tim Trump Bahas Pembangunan Tembok AS-Meksiko Bersama Depdagri dan US Army

Untuk mengoperasikannya membutuhkan sekitar 5 personel, lebih sedikit dibandingkan LG-1 MK II yang memerlukan sekitar 7 personel. Produsen menyatakan bahwa laras L30 yang bisa memuntahkan 12 proyektil per menit, dengan daya tahan mencapai 7.500 kali tembakan. Yang menjadi nilai lebihnya, LG-1 MK III dilengkapi dengan sistem komputer balistik (built in) untuk mengatur ketepatan bidikan dan pengendali tembakan. Sehingga proses Reloading hingga fire menjadi lebih cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua