Friday, September 24, 2021
HomeBlog MiliterYon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm

Yon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm

HobbyMiliter.com – Yon Armed TNI AD Tertarik dengan LG-1 MK III: Howitzer 105mm. Walaupun TNI AD telah memiliki meriam Howitzer kaliber 105 mm terbaru, yaitu jenis KH-178 produksi WIA Corporation (dulunya bernama Kia Machine Tool Company) asal Korea Selatan. Tapi sebenarnya Artileri Medan (Armed) TNI AD tertarik dengan howitzer produksi Perancis, yaitu LG-1 MK III, howitzer berkaliber 105 mm pabrikan Nexter System.

LG-1 MK III 2

Ada beberapa aspek yang menyebabkan Armed TNI AD tertarik dengan LG-1 MK III, salah satunya adalah saat pengujian yang dilakukan oleh Pussenarmed TNI AD, meriam ini mampu menunjukkan kehebatan yang mengerikan, bahkan meriam M2A2 yang legendaris tidak ada apa-apanya. Terlebih lagi seniornya, LG1 MK II sudah digunakan oleh Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL semenjak 1994. Debut howitzer ini termasuk memuaskan di kalangan Marinir TNI AL, 6 unit LG-1 MK II pernah menunjukkan keganasannya dalam operasi menumpas GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di 2003 yang lalu. Sampai saat ini Batalyon Armed Marinir TNI AL sudah memiliki 20 unit LG-1 MK II.

BACA JUGA :  RCWS Pada Tank AMX-13 APC Milik TNI AD

Disamping itu MEF (minimum essential force) tahap pertama, TNI AD berencana memesan sekitar 54 unit KH-178 untuk memperkuat 3 batalyon Armed. KH-178 juga sudah sering tampil di depan publik, seperti pada acara Pameran Alutsista TNI AD yang diadakan di Lapangan Monas. Berdasarkan Majalah Commando Edisi 6, menyatakan bahwa daya tembak KH-178 belum memuaskan akurasinya. Ditambah lagi bobotnya yang relative lebih berat.

LG-1 MK III 3

Selain berpengalaman di Perang Afghanistan, berat LG-1 MK III hanya 1,5 ton, artinya pesawat C-130 Hercules mampu membawa 4 unit LG-1.

BACA JUGA :  Indonesia Akuisisi Sistem SNIPER Advanced Targetting Pod Untuk Jet Tempur F-16

Untuk mengoperasikannya membutuhkan sekitar 5 personel, lebih sedikit dibandingkan LG-1 MK II yang memerlukan sekitar 7 personel. Produsen menyatakan bahwa laras L30 yang bisa memuntahkan 12 proyektil per menit, dengan daya tahan mencapai 7.500 kali tembakan. Yang menjadi nilai lebihnya, LG-1 MK III dilengkapi dengan sistem komputer balistik (built in) untuk mengatur ketepatan bidikan dan pengendali tembakan. Sehingga proses Reloading hingga fire menjadi lebih cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua