Tuesday, November 24, 2020
Home Blog Militer Skywall, Senjata Penangkap Drone

Skywall, Senjata Penangkap Drone

HobbyMiliter.com – Skywall, Senjata Penangkap Drone. Karena sering diterjunkan untuk mengintai, maka drone lebih berguna apabila ditangkap atau diambil alih, dengan begitu drone bisa diambil alih teknologinya atau bahkan bisa diambil data-data pentingnya. Ada beberapa cara untuk menangkap drone, dari yang menggunakan teknologi jamming seperti yang Iran lakukan pada drone RQ-170 Sentinel punya AS, sehingga drone mampu didaratkan. Atau bisa juga menggunakan jamming frekuensi agar drone lumpuh dan akhirnya terjatuh.

skywall 2

Semua cara itu disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kemampuan teknologinya. Tapi sekarang ada teknik baru untuk menangkap drone tanpa menggunakan teknologi jamming yang cukup kompleks. Openworks Enginering, industri teknologi persenjataan asal Inggris, memperkenalkan Skywall 100 Man Portable Drone Defence.

Dijuluki Man Portable karena system penggunaan Skywall 100 hampir sama dengan system rudal MANPADS. Sistem penangkapannya yaitu menggunakan peluru yang bisa melontarkan jaring, sehingga drone terkena jarring-jaring yang dikeluarkan oleh proyektil, dan drone yang telah tertangkap didaratkan menggunakan parasut.

BACA JUGA :  PINDAD Tandatangani MoU Kerjasama Industri Pertahanan Dengan UEA, Rusia, Turki, Finlandia

Skwall 100 memiliki berat kosong mencapai 12 kg, dengan system penembakan compressed air power, tembakan proyektil mampu melesat dengan ketinggian maksimum hingga 100 meter. Sistem Skywall diklaim mampu menangkap drone yang tengah bergerak 15 meter/detik, atau memiliki kecepatan jelajah 12,5 meter/detik. Karena menggunakan sistem compressed air power, maka menghasilkan suara tembakkan yak tak terlalu keras, bahkan bisa digunakan untuk silent operations.

skywall 3

System bidiknya menggunakan Smart Scope, menggunakan Reflex Scope yang terhubung dengan range dispay, yang digunakan untuk di siang hari. Sistem pembidikan bisa dilengkapi dengan laser with integrated gyroscope serta atmospheric sensor package. Sistem reload dari Skywall 100 relatif cepat (breach loading).

BACA JUGA :  Falcon Shield, Sistem Anti Drone Canggih Milik Perusahaan Italia

Skywall 100 menggunakan amunisi yang mirip dengan proyektil mortir. Berat proyektil mencapai 760 gram, saat proyektil pecah maka akan muncul jarring yang mengembang seluas 8 meter, maka drone pun tertangkap. Uji coba pertamanya menggunakan drone quadcopter jenis DJI Phantom 3 yang berhasil ditangkap. lalu melalui didaratkan menggunakan sebuah parasut.

Satu paket Skywall 100 terdiri dari proyektil latih (SP01), proyektil net deployment (SP10), proyektil net with parachute (SP40), dan proyektil net with ECM (Electronic Counter Measure) (SP80). Semuanya berstandar IP54 dan mampu digunakan pada suhu -5 hingga 50 derajat celcius.

BACA JUGA :  Perusahaan Anti Drone Inggris Luncurkan Konsep Drone-Jamming Terbarunya

Walaupun termausk baru, Skywall 100 sudah digunakan Secret Service saat pengamanan kunjungan Presiden Barack Obama di Berlin, pada November 2016 silam. Skywall 100 diperuntukan menangkal potensi penyerangan teroris yang memanfaatkan drone. Disamping Skywal 100, ada varian Skywall 200 yang memiliki mounting, dan Skywall 300 yang memiliki peluncur otomatis yang bisa dikontrol menggunakan remote.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua