Leonardo AW139M: Helicopter Pesaing Black Hawk dan Caracal

0
1632
Leonardo 1
HobbyMiliter.com – Leonardo AW139M: Helicopter Pesaing Black Hawk dan Caracal. Itulah Leonardo AW139M, memiliki kemampuan teknis yang dianggap mampu menyaingi H225M Caracal dan Sikorsy S-70i Black Hawk. AW139M basicnya adalah varian militer dari AW139, dan menurut Indonesia sendiri AW139 sudah dianggap sebagai helikopter paling canggih yang memiliki endurance paling tinggi yang dioperasikan oleh BASARNAS (Badan SAR Nasional).
Leonardo 2

Walaupun teknisnya setara dengan Caracal dan Black Hawk, yaitu telah menggunakan full glass cockpit, twin engine, serta tak mempunyai pintu rampa (ramp door), tapi masih membutuhkan ‘tenaga’ lebih apabila Leonardo Helicopters ingin mempromosikan AW139M pada Indonesia. Hal ini dikarenakan pendahulunya AW101 yang sampai saat ini statusnya masih pro dan kontra karena sistem pengadaan yang tidak jelas. Tak seperti biasanya, AW139 jenis SAR yang dipesan oleh BASARNAS juga bukan rakitan PT Dirgantara Indonesia (PT DI), melainkan rakitan PT Indopelita Aircraft Services. Meskipun sebenarnya BASARNAS merasa sangat puas dengan kemapuan AW139, tapi pengadaan berikutnya untuk helikopter SAR adalah AS365N3+ Dauphin pabrikan Airbus Helicopters hasil rakitan PT Dirgantara Indonesia.

Leonardo 3

Sama halnya yang diunggulkan oleh Black Hawk dan Caracal, AW139M juga didesain untuk menjalani banyak misi, seperti surveillance, special force insertion, troop transport, utility, medevac (medical evacuation), command & control, Combat SAR, hingga fire support (bantuan tembakkan). Hampir sama dengan Caracal, AW139M telah mengadopsi sistem lima bilah baling-baling utama (main rotor blade). Tenaganya bersumber dari dua mesin turbin 2 x Pratt & Whitney PT6C-67C. Mengusung teknologi One Engine Inoperative (OEI), mesin didesain agar mampu beradaptasi dalam berbagai cuaca ektrim. Ketangguhan hovering juga menjadi kelebihan AW139.

Dari aspek avionik, mengusung teknologi kokpit state-of-the-art display menggunakan 4-axis digital autopilot (with hover mode) serta full digital electronic engine control (FADEC) untuk meringankan kerja pilot dan memaksimalkan efisiensi operasionalnya.

Leonardo 4

AW139M juga memiliki ciri khas, yaitu dengan adanya NVG (Night Vision Goggles) yang cocok untuk pencahayaan di dalam dan luar helikopter, secure communications menggunakan jalur V/UHF, HF, serta Satcom, dan juga tactical data link beserta video data link. Bedanya dengan versi sipil yaitu pada hidung heli yang memiliki radar intai dan cuaca. Untuk varian SAR juga bisa difasilitasi dengan electro optical/infra red menggunakan laser range finder dan illuminator. Leonardo juga menggunakan modular armour demi keamanan pilot dan penumpang,.

Dalam aspek persenjataan, AW139M bisa diinstal wing pylon di sisi kanan dan kiri. Pada pylon ini bisa dilengkapai dengan roket FFAR serta rudal anti tank, dan juga rudal udara ke udara. Sama halnya dengan Black Hawk,  AW139M juga memiliki window gun yang mampu dipasang FN MAG kaliber 7,62 mm. Atau bahkan pada door gun juga bisa diinstal dengan SMB caliber 12,7 mm seperti M2HB Browning.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here