Friday, May 27, 2022
HomeAlutsistaKapal PerangSpecialised Marine Craft, Kapal Patroli Siluman Milik AL Singapura

Specialised Marine Craft, Kapal Patroli Siluman Milik AL Singapura

Specialised Marine Craft, Kapal Patroli Siluman Milik AL Singapura – HobbyMiliter.com – Sebagian dari kita mungkin agak iri melihat kemajuan alutsista Singapura yang terbilang cukup pesat. Waluapun banyak juga yang tak sependapat, tapi faktanya memang kemajuan teknologi militer Singapura termasuk sangat pesat.

Terlebih lagi di bidang kemaritiman, kita pernah menggadang-gadang atas lahirnya KCR (Kapal Cepat Rudal) KRI Klewang 625, selain dirancang dengan konsep trimaran, kalau saja proyek Klewang benar-benar beroperasi, maka TNI AL akan memiliki kapal perang yang mengusung kemampuan stealth pertama.

specialized1

Tapi hal ini lain ceritanya dengan AL Singapura, karena semenjak tahun 2009 telah mengoperasikan kapal patrol interceptor serta surveillance berkemampuan siluman yang diberi nama Specialised Marine Craft (SMC) pabrikan Singapore Technologies (ST) Marine. Mampu melaju dengan diatas 30 knots, SMC yang memiliki panjang hingga 25 meter, ditujukan untuk melakukan penyergapan secara diam-diam untuk target terbatas.

BACA JUGA :  Pasukan Pemerintah Suriah Pukul Mundur Kelompok Teroris Dari Aleppo

Walupun mengusung fasilitas stealth, SMC hanya ditujukan untuk misi patroli terbatas dengan target kategori low level, karena persenjataan speed boat ini terbilang cukup terbatas, yaitu berupa satu pucuk SMB (Senapan Mesin Berat). Walaupun hanya berbekal satu pucuk SMB yang dipasang di bagian haluan, tapi SMB berkaliber 12,7 mm menggunakan sistem RCWS (Remote Control Weapon System) serta foredeck-mounted stabilised buatan Oto Melara Hitrole G.

Maka dari itu gunner yang berda di anjungan mampu melakukan tembakan secara otomatis serta cukup terarah walau kapal tengah melaju dengan kecepatan tinggi. Lagipula dalam setiap operasinya, SMC memang selalu bersama dengan kapal patroli cepat rudal, Fearless Class.

specialized2

Selain menerapkan teknologi stealth, ST Marine juga mendesain lambung kapal layaknya pesawat tempur dengan bentuk v-shape, material lambung SMC terbuat dari material komposit dan aluminium hullform yang bisa menyerap sinyal radar, atau menggunakan desain low radar cross section (RCS). Lambung kapal juga dibuat begitu rendah, tinggi kapal dari permukaan air hanya 2 meter, sedangkan draught (bagian kapal yang ada di bawah permukaan air) hanya setinggi 1,2 meter.

BACA JUGA :  Senjata-senjata Canggih Rusia Yang Memulai Debutnya Di Suriah

Untuk tenaga pendorongnya menggunakan dua jenis mesin, yaitu 2 x MTU 16V200 M94 Engines dan 2 x Hamilton HM651 Waterjets. Jika digabungkan dua sistem mesin ini mampu memberikan tenaga mencapai 5.000 Hp. Maka sudah pasti SMC mampu meluncur diatas 30 knots.

Akan tetapi kapal ini juga memiliki kelemahan, desain yang digunakan ST Marine ini dikatakan tidak mampu untuk diajak meluncur diatas 50 knots, bahkan desain yang terbilang datar kurang cocok untuk digunakan manuver berkelok-kelok. SMC juga disebut-sebut mampu beroperasi sejauh 463 km dengan kecepatan 20 knots.

specialized3

Bertugas sebagai kapal patroli, SMC juga menggunakan teknologi Long Range Acoustic Device yang digunakan untuk peringatan dini dari jarak ratusan meter. Selain itu, SMC juga dilengkapi berbagai sensor electro optical system, FLIR (Forward Looking Infrared), digital navigation system, dan satellite communication system.

BACA JUGA :  Kapal Fregat PKR KRI RE Martadinata Sukses Lakukan Ujicoba Pelayaran

Berbekal senjata utamanya yaitu sepucuk SMB varian FN Herstal M2HB QCB kaliber 12,7 mm. Selain telah menggunakan RCWS buatan Oto Melara Hitrole G, bagian shield dari senjata ini telah dirancang cover streamline, seperti telah menyatu dengan badan kapal. Dengan sistem stabilitas, senjata ini mampu menembakkan 450 peluru per menit.

Sebagai kapal dengan tugas tertentu, SMC hanya dioperasikan oleh empat personel, yaitu commander, coxswain, navigator serta weapons operator. Menurut sejarahnya, desain SMC mulai muncul di tahun 2003. Varian pertama dioperasikan pada tahun 2009, memiliki panjang 22 meter, lebar 5,5 meter, serta berbobot 40 ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

41-tiongkok-peringatkan-jepang-jangan-main-api-di-laut-cina-selatan

Tiongkok Peringatkan Jepang: Jangan Main Api di Laut Cina Selatan!

0
Hobbymiliter.com - Pada Kamis lalu, Tiongkok kembali memperingatkan Jepang untuk tidak “bermain api” soal sengketa wilayah perairan Laut Cina Selatan. Peringatan ini muncul pasca...
S-400 Missile System-FeatureImage

S-400 Missile System Details

Recent Comments