Monday, November 23, 2020
Home Berita Militer Berita Militer Indonesia Digital Direction Finder 550, Transmiter Pelacak milik Korps Marinir

Digital Direction Finder 550, Transmiter Pelacak milik Korps Marinir

Digital Direction Finder 550, Transmiter Pelacak milik Korps Marinir – HobbyMiliter.com – Disamping Batalyon Perhubungan (YonHub) TNI AD, Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika (Diskomlek) Korps Marinir TNI AL sepertinya juga mempunyai perangkat baru yang bernama radio Monobs Digital Direction Finder (DDF) 550 pabrikan Rohde&Schwarz.

Perangkat mobile yang beroperasi untuk mendeteksi keberadaan posisi musuh menggunakan pelacakan sumber pancaran gelombang elektromagnetik, termasuk kemampuan untuk mendeteksi posisi sasaran melalui jaringan seluler yang mereka gunakan.

digital-1

Diberitakan dari siaran pers oleh Dispen Korps Marinir (12/5/2017), perangkat radio Monobs DDF sudah melalui uji coba di di lapangan Deki Nur Rifai Resimen Bantuan Tempur-2 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Uji coba tersebut bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan melatih keterampilan prajurit agar mampu mengoperasikan alat komunikasi radio DDF 550 sehingga dapat menguasai teknologi komunikasi yang semakin modern dan canggih, karena memang pada perang modern mayoritas pertempuran bergantung pada penguasaan perang teknologi elektronika.

BACA JUGA :  Army 2019 : Russia Tampilkan Sistem Hanud Sosna Pada Chassis Ranpur BMP3F, Indonesia Minat?

“Latihan uji coba ini menurunkan 3 personel teknisi radio Rohde&Schwarz asal Jerman, 2 personel penguji dari Dinas Kelaikan Material Angkatan Laut (Dislaikmatal), dan juga diikuti sertakan 7 personel dari Dinas Komunikasi dan Peperangan elektronika Angkatan Laut (Diskomlekal), ditambah 15 personel dari Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika Korps Marinir (Diskomlek),” Ujar Kadiskomlek Korps Marinir Kolonel Marinir Sugianto yang diwakili oleh Letkol Marinir Ahmad Badawi sebagai panitia uji coba.

Materi pelatihan yang diajarkan oleh teknisi Ronde&Schwarz  seperti  System Overview, Layout and Equipment, Signal Within the Electromagnetic Spectrum, DF Basic And Direction Finder, Mission Preparation: System Deployment Considerations, Monitoring Operation, Further System Related Practical Use and Hands-on Dan System Maintenance. Disamping itu juga dilakukan uji coba radio Manpack 1555 sebagai pendukung DDF 550.

BACA JUGA :  Kurdistan Irak Serukan Referendum Pembentukan Negara Sendiri

digital-2

Radio berjenis DDF berperan untuk melacak lokasi dari suatu transmiter musuh dengan menggunakan panduan yang berasal dari sumber transmiter itu sendiri, terpasang pada kendaraan berjenis four wheel drive Toyota Hilux.  DDF generasi tercanggih memiliki komponen sistem Digital Direction Finder with R & S DDF 550, Direction Finder Antena With R & S ADD253, Monitoring R&S HE 010 (HF Band), Satellar serta Laptop Monitoring R & S. Menurut  situs rohde-schwarz.com, dikatakan bahwa perangkat DDF 550 ini dapat mendeteksi setiap sinyal yang terpancar pada range frekuensi 300 Khz sampai 6 Ghz.

Agak berbeda dengan perangkat sejenis yang digunakan pada TNI AD, YonHub merujuk pada platform kendaraan four wheel drive, yaitu Nissan Frontier. Nissan Frontier ini dapat mendeteksi titik lokasi dari musuh atau target hingga berjarak 40 km. Hal ini dapat dilakukan dengan cara identifikasi sumber pancaran gelombang elektromagnetik dari frekuensi musuh.

BACA JUGA :  Pos Perbatasan Badau Kapuas Hulu

Komponen yang mendukung kendaraan ini meliputi tripod antena DF, TRC 6200 IHDVU Receiver, antena DF VUHF ANT 205, antena GPS, kompas digital, tripod antena Monobs, antena Monobs HF STA 10, workstation, USB TOD dongle, dan ditenagai baterai Lithium Ion ALI 143 dan Coupler.

digital-3

Dari segi software (perangkat lunak) mengandalkan LG 211 yang dibuat oleh Thales, vendor elektronik dari Perancis. Komponen interkoneksi meliputi kabel ethernet HF, kabel coaxial HF, dan power supply TRC 6200 IHDVU receiver. Frekuensi yang bisa dideteksi menggunakan Monobs mulai 1 – 3.000 Mhz, serta DF mulai 30 – 3.000 Mhz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua