Type 072 III Haiyangshan Diperlengkapi Prototype Senjata Railgun
Type 072 III Haiyangshan Diperlengkapi Prototype Senjata Railgun.Sumber : defence blog

HobbyMiliter.com – Sebuah foto menunjukkan kapal perang jenis Landing Ship Tank atau LST milik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China atau People’s Liberation Army-Navy (PLAN) sedang dipasangi meriam Railgun Elektromagnetik menyeruak ke media sosial dalam negeri China akhir – akhir ini. Kapal yang diperlengkapi dengan prototype senjata Railgun Elektromagnetik ini merupakan kapal jenis Landing Ship Tank type 072 III PLAN Haiyangshan dengan nomor lambung 936.

Kemunculan foto tersebut tentu menggegerkan banyak pihak. Tentu saja karena China jarang sekali meng-ekspose perkembangan riset dan teknologi yang dilakukannya dalam bidang pertahanan dan keamanan. Spekulasi yang berkembang, China kemungkinan akan melaksanakan penelitian terhadap adanya kemungkinan untuk memasang senjata Railgun tersebut ke kapal perang jenis Destroyer atau perusak type 055. Dalam konfigurasi uji coba, posisi Railgun ditempatkan di haluan kapal dengan diikuti peletakan beberapa kontainer yang diduga merupakan perlengkapan pendukung dari sistem senjata baru tersebut, mulai dari generator listrik, perlengkapan auto-loader, serta unit kendali atau Control Unit.

Hadirnya prototype senjata Railgun Elektromagnetik ini tentu menjadi “Game Changer” bagi khalayak Angkatan Laut diseluruh dunia. Jika memang benar prototype meriam tersebut adalah prototype Railgun Elektromagnetik, maka dapat dipastikan China akan menjadi yang pertama dalam penempatan senjata Railgun Elektromagnetik diatas kapal, walaupun hanya dalam rangka uji coba. Kabarnya, riset dan pengembangan teknologi senjata Railgun Elektromagnetik di China telah dimulai sejak tahun 1980-an.

Baca juga :   Anggota Parlemen AS Usulkan UU Untuk Jadikan Pakistan Negara Teroris
Type 072 III Haiyangshan Diperlengkapi Prototype Senjata Railgun
Type 072 III Haiyangshan Diperlengkapi Prototype Senjata Railgun.
Sumber : navyrecognition

Jika benar bahwa prototype senjata berupa meriam berukuran besar tersebut adalah prototype senjata Railgun, maka dapat dipastikan China akan menjadi selangkah lebih maju daripada Amerika Serikat (AS) yang juga tengah mengembangkan teknologi senjata Railgun. Ini dikarenakan teknologi yang masih dalam pengembangan tersebut belum diaplikasikan secara langsung pengujiannya diatas platform kapal perang.

Pihak China tampaknya memang serius dalam mengembangkan teknologi sistem senjata berbasis elektromagnetik. Dua proyek utama yang kini kabarnya sedang dikerjakan oleh Angkatan Laut China yakni penelitian tentang penggunaan sistem senjata Railgun Elektromagnetik serta penelitian terkait penggunaan sistem lepas landas ketapel dengan sumber tenaga utama yakni gelombang elektromagnetik (EMALS) yang akan diterapkan di kapal induk milik PLAN kedepannya. Hadirnya sistem senjata terbaru tersebut akan mengubah peta persaingan dalam kompetisi perlombaan senjata dan teknologi Angkatan Laut yang bukan hanya diikuti China dan Amerika Serikat tetapi juga oleh Angkatan Laut negara lain di seluruh dunia.