Wednesday, May 18, 2022
HomeBlog MiliterIndia Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir

India Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir

HobbyMiliter.com – India Ambil Pesawat Angkut C17 Globemaster Terakhir. India memberikan kontrak kepada Boeing, perusahaan industri penerbangan asal Amerika Serikat untuk mengirimkan unit pesawat angkut berat C17 Globemaster III terakhir yang diproduksi oleh Boeing di lini produksi khusus pesawat angkut berat militer C17 yang berada di wilayah Long Beach, negara bagian California. Lini produksi tersebut sejatinya telah ditutup dan produksi pesawat angkut strategis militer tersebut telah dinyatakan berhenti.

Satu pesawat yang dibeli oleh pemerintah India tersebut sejatinya merupakan pesawat angkut strategis yang diproduksi dalam kondisi White Tail alias diproduksi tanpa ada pesanan maupun penandaan khusus dari konsumen atau calon konsumen. Pesawat ini merupakan unit jet angkut strategis C17 Globemaster III yang terakhir diproduksi oleh Boeing sebelum mereka akhirnya menutup lini produksinya pada tahun 2015 lalu. Unit pesawat terakhir yang dibeli oleh India tersebut rencananya akan bergabung dalam Angkatan Udara India pada bulan Agustus tahun depan (2019).

BACA JUGA :  Peran UH-60M Black Hawk Dalam Kavaleri Udara TNI AD

Kontrak pengadaan pesawat jet angkut strategis militer untuk Angkatan Udara India tersebut dikabarkan bernilai 262 Juta Dollar AS. Dengan hadirnya satu unit pesawat tersebut akan membuat Angkatan Udara India mengoperasikan tidak kurang dari 11 unit pesawat angkut strategis tersebut. C17 Globemaster III merupakan pesawat jet angkut strategis militer yang diproduksi oleh Boeing sejak tahun 1995 hingga tahun 2015. Sebanyak 271 pesawat telah diproduksi oleh Boeing dan sebanyak 223 unit diantaranya merupakan pesanan Angkatan Udara Amerika Serikat atau USAF.

BACA JUGA :  Pasukan Khusus AS Bersiap Cegah Libya Menjadi Sarang Baru ISIS

Pesawat jet angkut strategis militer buatan Boeing tersebut telah digunakan oleh Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Qatar, Kuwait, dan India. Disamping daftar negara tersebut, pesawat jet angkut strategis militer tersebut juga digunakan oleh 12 negara anggota NATO yang terlibat dalam NATO Strategic Airlift Capability. Dengan daya angkut tidak kurang dari 70 ton kargo, Boeing C17 Globemaster III sanggup membawa satu unit tank tempur M1 Abrams, atau tiga unit ranpur IFV Stryker dalam sekali terbang. Jika digunakan untuk misi penerjunan pasukan secara besar – besaran, pesawat jet tersebut sanggup untuk membawa tidak kurang dari 102 orang pasukan lintas udara atau linud. Dengan kargo kendaraan tempur seberat kurang lebih 70 ton, ia sanggup terbang mencapai jarak jangkau terjauh 4.400 kilometer dan jika membawa pasukan lintas udara saja ia dapat menjangkau jarak hingga 10.000 kilometer dalam sekali terbang.

Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Apache Crash in Greece 2016

Helikopter Tempur Apache Angkatan Bersenjata Yunani Jatuh Saat Latihan

0
Sebuah helikopter tempur Apache milik Angkatan Bersenjata Yunani dilaporkan jatuh saat sedang melaksanakan latihan bersama (Latma) SARISA 2016. Seperti dilaporkan CNN Greece, helikopter tersebut...
Beechcraft Baron, Pesawat Sejenis yang Dioperasikan TNI-AL

Pesawat Latih Baru TNI AL

Recent Comments