Pemberontak Houthi Klaim Serang Fasilitas Perusahaan Minyak Arab Saudi
Pemberontak Houthi Klaim Serang Fasilitas Perusahaan Minyak Arab Saudi. BADR-1 Merupakan Roket Artileri Yang Digunakan Untuk Menyerang Wilayah Provinsi Jizan Beberapa Waktu Lalu.Sumber : Houthi

HobbyMiliter.com – Pemberontak Houthi Klaim Serang Fasilitas Perusahaan Minyak Arab Saudi. Pasukan pemberontak Ansar Allah dari Yaman atau yang lebih dikenal sebagai Gerilyawan Houthi mengklaim telah melakukan serangan dengan menggunakan rudal dan roket terhadap fasilitas produksi minyak bumi milik perusahaan minyak bumi asal Arab Saudi, Aramco. Selain menyatakan diri telah melakukan serangan terhadap fasilitas produksi minyak bumi milik perusahaan asal Arab Saudi tersebut, kelompok Houthi juga telah disebut – sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas upaya penyerangan yang dilakukan terhadap sebuah kapal tanker bermuatan minyak berbendera Arab Saudi.

Baca juga :   Beijing Pasang Radar Frekuensi Tinggi Di Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan

Dalam sebuah foto yang diduga dirilis pada tanggal 24 Maret 2018 lalu, terlihat sebuah peluncur roket dengan tulisan Badr-1 dalam foto. Kabarnya, pihak Ansar Allah atau Houthi saat itu untuk pertama kalinya menampilkan sosok roket artileri Badr-1 ke khalayak umum. Meskipun demikian, pihak Houthi sendiri juga menyebut bahwa sebelum ditampilkan ke khalayak umum, roket artileri tersebut (yang oleh mereka dan beberapa kalangan disebut sebagai rudal balistik permukaan ke permukaan) telah melaksanakan sebanyak 3 kali misi penyerangan terhadap sebuah fasilitas produksi minyak milik Aramco, sebuah perusahaan minyak asal Arab Saudi.

Baca juga :   Russian Aerial Live Firing Exercise

Berdasarkan pernyataan pihak Houthi yang dilansir kembali oleh situs berita pertahanan dan keamanan dunia internasional Jane’s360, sebanyak 3 serangan telah dilancarkan dalam kurun waktu tidak kurang dari 10 hari. Mereka kemudian mengklaim bahwa Badr-1 telah digunakan untuk melaksanakan serangan – serangan terhadap fasilitas milik perusahaan minyak tersebut pada tanggal 29 Maret dan 4 April 2018. Adapun fasilitas produksi minyak yang diklaim telah diserang yakni fasilitas produksi minyak milik Aramco yang berada di bagian Selatan provinsi Jizan, Arab Saudi. Pihak pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi menyatakan bahwa memang telah terjadi serangan di wilayah provinsi Jizan namun bukan menarget kilang minyak milik Aramco, tetapi wilayah permukiman penduduk yang dijadikan sasaran. Meski demikian, kedua serangan tersebut berhasil digagalkan oleh pasukan pertahanan udara Arab Saudi.

Baca juga :   Pasukan Khusus TNI Siap Tangkap Kelompok Santoso

Sementara itu, pihak Aramco menyatakan bahwa fasilitas mereka di provinsi Jizan “bekerja dalam kondisi normal dan aman.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here