Friday, July 3, 2020
Home Berita Militer Dunia Militer Malaysia Malaysia Ajukan Permintaan RFI Untuk Jet Tempur FA50

Malaysia Ajukan Permintaan RFI Untuk Jet Tempur FA50

HobbyMiliter.com – Malaysia Ajukan Permintaan RFI Untuk Jet Tempur FA50. Pemerintah Malaysia dikabarkan tengah mengajukan permintaan informasi atau Request For Information (RFI,red) kepada perusahaan pembuat pesawat asal Korea Selatan, Korea Aerospace Industries atau biasa disingkat KAI. Permintaan untuk informasi yang diajukan menyatakan bahwa pemerintah Malaysia meminta informasi terkait dengan produk pesawat jet tempur ringan / latih lanjut KAI FA50 Golden Eagle.

Diduga permintaan RFI ini diajukan sebagai upaya pemerintah Malaysia dalam memenuhi kebutuhan program pengadaan pesawat tempur ringan atau Light Combat Aircraft (LCA). Permintaan tersebut rupanya sudah diterima oleh pihak KAI sejak awal bulan Januari tahun 2019 ini.

BACA JUGA :  Kehadiran Tentara Saudi Di Suriah Bisa Memicu Perang Dunia Baru

Dalam rencana program pengadaan alutsista berupa Light Combat Aircraft atau LCA pemerintah Malaysia sempat mencari informasi terkait beberapa kandidat pesawat jet tempur ringan yang tersedia di pasaran, diantaranya SAAB Gripen, JF-17, HAL Tejas, dan kini KAI FA50. Malaysia memiliki dua program utama dalampengadaan alutsista berupa pesawat jet tempur.

Kedua program tersebut yakni program Multi-Role Combat Aircraft (MRCA) dan Light Combat Aircraft (LCA). Program pertama, Multi-Role Combat Aircraft atau MRCA, merupakan program untuk mencari pesawat tempur “kelas berat” bagi Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM). Sementara program Light Combat Aircraft (LCA) merupakan program untuk mencari pesawat tempur “kelas ringan” bagi Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).

BACA JUGA :  Menhan Taiwan : Jet Tempur F-16V Bisa Bersaing Hadapi Jet Tempur J-20

Saat ini, pemerintah Malaysia sendiri dalam program LCA berfokus untuk mencari kandidat pesawat tempur yang mampu untuk digunakan hingga kurang lebih lima belas tahun mendatang. Program LCA sendiri secara umum berfokus untuk mencari pesawat tempur supersonik yang mampu menggantikan peranan pesawat jet tempur mesin tunggal BAE Systems Hawk. Kemungkinan jika jadi dibeli FA50 asal Korea Selatan ini menjadi salah satu kandidat program LCA Malaysia.

Secara tidak resmi, pihak Tentera Udara Diraja Malaysia melalui seorang perwira yang tidak ingin disebutkan namanya, menyebut bahwa kebutuhan akan pesawat tempur LCA yang diinginkan oleh pemerintah Malaysia beserta TUDM mengharuskan bahwa pesawat jet tempur tersebut harus memiliki kemampuan pertempuran udara ke udara serta kemampuan untuk melaksanakan misi serangan dari udara ke darat, salah satu kemampuan FA50 Korea Selatan.

BACA JUGA :  TNI POLRI Gunakan Skytrack untuk Pantau Daratan dari Udara

Namun demikian, dapat dikatakan bahwa keputusan untuk berfokus pada program LCA merupakan pengalihan akibat gagalnya upaya Malaysia dalam mensukseskan akuisisi platform pesawat “kelas berat” melalui program MRCA.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa

Sejarah Insiden Bawean: Aksi Koboi F/A-18 US Navy di Atas Laut Jawa - HobbyMiliter.com. Aksi koboi udara Amerika Serikat pernah terjadi tanggal 3 Juli 2003...

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer

Modifikasi Heli Serang Bell AH-1J, Langkah Iran Merevitalisasi Kekuatan Militer - HobbyMiliter.com. Seiring meningkatnya ketegangan, menyusul mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan damai yang ditandatangani era...

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang

Mengenal Kawasaki P1 Pesawat Patroli Maritim Baru dari Jepang - HobbyMiliter.com. Jepang sadar betul posisi dan kondisi geografisnya sebagai negeri kepulauan. Terlebih dalam hubungan dengan...

Foto Foto Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye

Menengok Kuburan Pesawat Tempur Rusia di Lebyazhye - HobbyMiliter.com -  Lebyazhye Air Force Base dulunya adalah pangkalan udara militer milik Angkatan Udara Rusia. Pangkalan...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua