Sunday, January 25, 2026
HomeKurdistan Suriah Pukul Mundur Front Al-Nusra dan Kuasai Pangkalan Udara Dekat Turki

Kurdistan Suriah Pukul Mundur Front Al-Nusra dan Kuasai Pangkalan Udara Dekat Turki

Hobbymiliter.com – Pasukan Kurdistan Suriah berhasil merebut kembali pangkalan udara strategis dan sebuah kota kecil di sebelah utara Provinsi Aleppo setelah bertempur sengit selama beberapa hari melawan pasukan teroris.

Pasukan dari Unit Perlindungan Rakyat Peshmerga (YPG) yang dibantu oleh pasukan militan pro pemerintah, berhasil mengendalikan kota Minnigh (Menagh) dan Pangkalan Udara Minnigh yang berada di dekat kota tersebut. YPG dapat mengendalikan kota setelah memukul mundur militan garis keras pada Rabu malam waktu setempat, demikian disampaikan oleh AFP yang mengutip lembaga Syrian Observatory for Human Rights.

Menurut lembaga yang bermarkas di Inggris tersebut, usaha YPG membuahkan hasil setelah beberapa hari terakhir bertempur habis-habisan melawan Front Al-Nusra yang masih terkait dengan jaringan Al-Qaeda. Pasukan YPG awalnya berhasil membebaskan beberapa desa yang terletak di sebelah timur Kota Minnigh sebelum memasuki kota dan menyergap kelompok militan secara mendadak.

Eileen Aurora
Eileen Aurora
Punya passion yang tinggi di penulisan artikel militer. Berusaha memberikan artikel artikel yang update di situs www.hobbymiliter.comSimak sajian berita militer hari ini dari kami setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Penandatanganan penyerahan kota Solo dan Pacitan dari Belanda ke pasukan Republik di Stadion Solo 12 November 1949. Belanda diwakili oleh Kolonel van Ohl dan Republik Indonesia diwakili oleh Letnan Kolonel Slamet Rijadi. Tampak Mayor Jendral Mollinger dibelakang keduanya. Letkol Slamet Rijadi sebelumnya memimpin Serangan Umum Surakarta melawan pasukan Kol. van Ohl, 7-10 Agustus 1949.

Kisah Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo

0
HobbyMiliter.com - Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo. Dalam kegiatan Operasi Senopati untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950, Letnan Kolonel Slamet...

Recent Comments