Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

0
453
Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia – HobbyMiliter.com. Kursi lontar alias ejection seat merupakan teknologi yang luar biasa. Dengan menempatkan pilot dalam situasi berbahaya dgn berada dibawah bahan peledak (kanopi) dan mendudukannya diatas roket, perancang kursi lontar justru sudah menyelamatkan banyak nyawa.

Termasuk kursi lontar buatan Soviet dan Rusia, yang juga sudah menyelamatkan banyak nyawa ketika pesawatnya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Berikut beberapa kisahnya.

Tabrakan 2 Pesawat Tempur MiG 29 di The Royal International Air Tattoo (RIAT) Fairford 1993

Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

 

Dalam sebuah airshow berjudul The Royal International Air Tattoo (RIAT) di pangkalan udara RAF Fairford Glouchestershire di tahun 1993, dua buah MiG 29 Fulcrum melakukan aksi manuver di udara dan bertabrakan satu sama lain. Kejadian tersebut disaksikan oleh lebih dari 250000 pengunjung yang memadati acara tersebut.

Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

Kedua pesawat bersenggolan ketika melakukan manuver saling mengguntingdan salah satu pilot kehilangan orientasi lokasi pesawat rekannya. Setelah patah diudara, pesawat MiG 29 tersebut terbakar dan jatuh ke bumi dan menjadi gumpalan bola api.

Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

Pilot kedua pesawat yaitu Sergey Tresvyatsky dan Alexandr Beschastnov, syukurnya berhasil menyelamatkan diri dengan kursi lontar mereka masing masing. Kedua pilot dari Russian Flight Research Institute berhasil lolos dari maut di saat saat terakhir pesawat mereka jatuh dengan disaksikan ratusan ribu penonton airshow.

Kisah Pilot Yang Diselamatkan Kursi Lontar Pesawat Tempur Buatan Rusia

Reruntuhan pesawat yang jatuh di sekitar landasan untungnya tidak menimbulkan korban di kalangan penonton. Konon, beberapa penonton memberi kesaksian, kedua pilot terlibat pertengkaran fisik sesaat setelah mendarat dengan parasutnya, namun tidak ada bukti visual hingga saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here