Friday, September 30, 2022
HomeMiliterKisah MiliterTahun 2009, Indonesia Nyaris Dapat Satu Skadron Mirage 2000 Gratis Untuk TNI...

Tahun 2009, Indonesia Nyaris Dapat Satu Skadron Mirage 2000 Gratis Untuk TNI AU

Tahun 2009, Indonesia Nyaris Dapat Satu Skadron Mirage 2000 Gratis Untuk TNI AU – HobbyMiliter.com – Pada tahun 2009, Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Rozy Munir, melaporkan ke Menteri Luar Negeri Indonesia bahwa Pemerintah Qatar menawarkan Indonesia untuk mengakuisisi keseluruhan armada Mirage 2000 nya yang waktu itu berjumlah 12 unit dengan kondisi as is dan tanpa biaya sama sekali. Yang perlu pemerintah Indonesia lakukan hanyalah mengirimkan surat permintaan hibah ke Kementerian Pertahanan Qatar.

Tonton Video berikut:

Qatar, negara kecil di wilayah Teluk Persia memang memiliki armada Angkatan Udara yang luar biasa. Inventorinya saat ini terdiri dari berbagai vendor. Pesawat latihnya dibeli dari Perancis, 6 unit Dassault/Dornier Alpha Jet. 12 Mirage 2000 yang terdiri dari 9 Mirage 2000-5DA single seat dan 3 Mirage 2000-5DA dual seat dibeli tahun 1994. 15 pesawat tempur Rafale sudah datang dari total order 21 pesawat yang dilakukan di tahun 2017.

BACA JUGA :  Mengenal Sistem Radar Zoopark-1 Rusia, Pengawas Gencatan Di Suriah

Tahun 2009, Indonesia Nyaris Dapat Satu Skadron Mirage 2000 Gratis Untuk TNI AU

Masih belum cukup, Qatar masih menambah lagi order 24 unit pesawat tempur Eurofighter Typhoon dari konsorsium Eropa dan 36 unit F-15E Strike Eagle dari Amerika. Di tahun 2018 bahkan sempat beredar berita dari situs berita Rusia TASS bahwa Qatar tertarik membeli sejumlah pesawat tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia. Tampaknya bagi Emir Qatar, istilah logistic nightmare hanya berlaku bagi negara yang tidak punya cukup uang.

Tahun 2009, Indonesia Nyaris Dapat Satu Skadron Mirage 2000 Gratis Untuk TNI AU

Sebelumnya, Qatar juga pernah membeli 14 Dassault Mirage F1. Namun pada tahun 1994, keseluruhan sisa 13 pesawat tempur Dassault Mirage F1 yang dimiliki Qatar sudah dijual semuanya ke Spanyol. Yang pada akhirnya di tahun 2017 yang lalu, Spanyol menjual keseluruhan sisa Dassault F1 nya yang berjumlah 22 unit ke Draken Internasional, perusahaan swasta Amerika yang mengoperasikan 150 pesawat tempur dari berbagai jenis.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

20-rusia-orbitkan-satelit-peringatan-rudal-terbaru

Rusia Orbitkan Satelit Peringatan Rudal Terbarunya

0
Hobbymiliter.com - Rusia akan mengorbitkan satelit generasi terbaru keduanya di tahun 2016 yang bertugas mengawasi peluncuran rudal balistik dari seluruh dunia, ujar Kementerian Pertahanan Rusia, seperit...

Recent Comments