Sunday, June 16, 2024
HomeAlutsistaRudalHome-on-Jamming, Kapabilitas Anti Jamming Rudal BVR AIM-120D AMRAAM

Home-on-Jamming, Kapabilitas Anti Jamming Rudal BVR AIM-120D AMRAAM

Sebagai rudal jarak menengah, AMRAAM dibekali dengan radar dan komputer sebagai perangkat pengendus utama. Sesaat sebelum rudal ditembakkan, komputer pada pesawat tempur akan memberikan data awal sasaran, isinya di mana posisi awal sasaran, arah sasaran dan kecepatan sasaran. Komputer navigasi pada rudal akan menghitung lintasan rudal yang paling optimal untuk mencegat sasaran. Data awal ini bisa didapat dari radar pesawat penembak, sistem IRST pesawat penembak, data radar pesawat teman yang dikirim via datalink dan juga dari pesawat AWACS yang radarnya sangat powerful. Keuntungan menembakkan rudal dengan tetap mematikan radar dan mengambil data dari radar lain ( via datalink pesawat lain/AWACS) adalah posisi pesawat penembak sangat mungkin tidak terdeteksi sistem RWR sasaran, sehingga dapat memberikan serangan kejutan. Apalagi jika dilakukan dari posisi belakang, sehingga juga tidak tercakup liputan radar di hidung pesawat lawan.

BACA JUGA :  Textron Airland Scorpion, Pesawat Tempur Berharga Murah Bagi Negara Kecil

AIM-120 AMRAAM TNI AU

Kemudian, setelah ditembakkan, pesawat penembak bisa langsung balik kanan ngacir. Walaupun begitu, dalam lintasan terbangnya rudal tetap di update informasi posisi target oleh AWACS, sehingga bisa bermanuver memposisikan diri untuk tetap mengarah ke target, walaupun target melakukan manuver penghindaran. Setelah target berada dalam jangkauan radar di hidung rudal, maka rudal akan menghidupkan radarnya, mengunci target, dan kemudian menghajar targetnya, baik secara langsung maupun dengan meledak di dekatnya berdasarkan sensor proximity fuse.

Namun, dimasa peperangan udara modern saat ini, sudah jamak pesawat tempur dibekali perangkat perlindungan diri berupa ECM/ECCM. Fungsi perangkat ini adalah memberikan kemampuan peperangan elektronika dengan mengacaukan sistem radar dan sensor lawan melalui gelombang radio berpower besar, sehingga radar dan perangkat elektronik lawan menjadi mandul karena serangan elektronik ini. Termasuk jika sebuah rudal berpemandu radar di-jamming, bisa jadi rudal tersebut akan kebingungan dan kehilangan sasarannya.

BACA JUGA :  Rekaman Penembakan MiG-23 Libya oleh F-14 di Teluk Sidra

Rudal AIM-120D AMRAAM sebagai versi terbaru dari rudal semi-active radar homing missile ternyata sudah dibekali kemampuan Home-on-Jamming untuk mengatasi pertahanan elektronik lawan seperti yang dideskripsikan diatas. Pada intinya, ketika mendeteksi bahwa sasarannya mencoba untuk melakukan jamming terjadap radarnya, rudal ini justru akan mematikan pancaran gelombang radarnya, kemudian mengunci asal pancaran sinyal jamming yang menyerangnya dan menjadikan asal pancaran gelombang jamming tersebut sebagai sasaran baru.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Konflik THAAD, Jet Tempur Tiongkok Masuki Zona Pertahanan Udara Korsel

0
Hobbymiliter.com - Ketegangan antara Korea Selatan dan Tiongkok kembali memuncak pada hari Selasa (10 Januari). Hal ini disebabkan oleh tindakan jet-jet tempur Angkatan Udara...

Recent Comments