Thursday, October 6, 2022
HomeBlog MiliterBiografiBiografi Pierre Tendean: Ajudan Dari Jenderal AH Nasution

Biografi Pierre Tendean: Ajudan Dari Jenderal AH Nasution

Menurut penuturan anggota Resimen Cakrabirawa bernama Supandi, Tendean kemudian disuruh berjongkok dan ditembak di belakang kepalanya sebanyak empat kali. Tubuhnya yang berlumur darah kemudian diseret dan dibuang ke sebuah sumur tua bersama keenam jasad perwira tinggi lainnya. Tindakan heroik Tendean menyelamatkan nyawa Nasution yang berhasil melarikan diri.

Atas jasa pengorbanannya tersebut, Tendean pun dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta bersama keenam perwira tinggi lain yang tewas saat peristiwa Gerakan 30 September. Selain itu pemerintah pun menganugerahkan gelar Pahlawan Revolusi Indonesia pada tanggal 5 Oktober 1965 dengan berdasar pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 111/KOTI/Tahun 1965. Tendean juga dipromosikan secara anumerta menjadi Kapten, dan juga diberikan penghargaan lain berupa pemberian nama beberapa jalan sesuai namanya, seperti di Manado, Balikpapan dan juga Jakarta serta dikeluarkannya Perangko Pierre Tendean pada tahun 1966.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Jerman Akan Tingkatkan Kehadiran Unsur Militer Di Asia-Pasifik

Jerman Akan Tingkatkan Kehadiran Unsur Militer Di Asia-Pasifik

0
HobbyMiliter.com - Jerman Akan Tingkatkan Kehadiran Unsur Militer Di Asia-Pasifik. Jerman dikabarkan akan meningkatkan kehadiran unsur unit militernya di wilayah Asia-Pasifik. Hal ini disampaikan...

Recent Comments