HomeAlutsistaKapal PerangMengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville

Hobbymiliter.com – Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Sebagian besar dari masyarakat Indonesia tentu pernah mendengar tentang Perjanjian Renville. Di sekolah kita diajarkan bahwa perjanjian ini merupakan perjanjian yang menghasilkan gencatan senjata sementara antara para pejuang kemerdekaan NKRI yang kala itu sudah tergabung dalam TNI maupun laskar-laskar yang terbentuk diluar organisasi TNI masa itu dengan militer Belanda yang pada waktu itu melaksanakan apa yang kita kenal sebagai Agresi Militer Belanda I atau Operation Product jika mengacu pada penamaan dari pihak Belanda. Nah, di sekolah kita hanya sebatas mengetahui bahwa Perjanjian Renville dibuat dan ditandatangani diatas geladak kapal perang USS Renville yang merupakan kapal perang milik Amerika Serikat yang berlabuh di perairan Teluk Jakarta. Kali ini HobbyMiliter akan mencoba menghadirkan kepada anda seperti apa sih bentuk detail dari kapal perang ini dan apa saja kiprahnya selama beroperasi di jajaran armada Angkatan Laut Amerika Serikat.

Sejarah Singkat Dan Proses Pembangunan USS Renville

USS Renville dibangun sebagai bagian dari armada kapal angkut serbu atau attack transport kelas Haskell yang mengisi peran kapal serbu amfibi atau amphibious assault ships di armada Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy. Kemampuan utama dari kapal-kapal kelas Haskell ini adalah kemampuan untuk melakukan pengangkutan sebanyak 1.500 orang pasukan militer Amerika Serikat lengkap dengan persenjataan dan peralatan tempurnya menuju ke area pantai yang diduduki lawan, untuk kemudian mendaratkan seluruh pasukan yang dibawa oleh kapal tersebut dibawah perlindungan dari tembakan meriam kapal-kapal perang yang menggempur posisi pertahanan pantai musuh. Kapal – kapal serbu amfibi kelas Haskell ini merupakan salah satu turunan desain dari kapal angkut kelas Victory yang dirancang oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II.

USS Renville dibangun oleh galangan kapal Kaiser Shipbuilding di salah satu galangan kapalnya yang berlokasi di Vancouver, negara bagian Washington, Amerika Serikat. Mulai dibangun pada tanggal 19 Agustus 1944, kapal ini diluncurkan pada tanggal 25 Oktober 1944, dan diresmikan masuk layanan dinas US Navy pada tanggal 15 November 1944. Kapal ini dibangun dengan cepat karena ia termasuk dalam Emergency Shipbuilding Program, suatu program dimana Amerika Serikat membangun sebanyak mungkin kapal angkut dan kapal perang guna membantu Sekutu memenangkan Perang Dunia II baik di front Eropa maupun front Pasifik.

USS Renville menyandang nomor lambung APA-227 yang tertulis pada lambung kapal di bagian haluan dan buritan dengan tulisan PA-227.

Mendukung Invasi Amerika Ke Okinawa

Segera setelah diresmikan, pada bulan Januari 1945 USS Renville APA-227 yang dikomandani oleh Kapten William Warren Ball berlayar menuju Guadalcanal untuk kemudian pada bulan Maret 1945 mengangkut 1.620 orang personel militer Amerika Serikat yang siap tempur untuk melakukan invasi terhadap posisi kedudukan Jepang di pulau Okinawa. Pada tanggal 1 April 1945, perahu-perahu penyerang dari USS Renville APA-227 menurunkan personel siap tempur yang kemudian dibawa menuju area pendaratan pantai di pulau Okinawa, Jepang. Kemudian pada tanggal 5 April 1945, ia berlayar melalui Pulau Saipan dan Pearl Harbor untuk kemudian kembali ke San Fransisco. Hingga akhir Perang Dunia II, kiprah USS Renville APA-227 banyak diketahui dalam mengirimkan pasukan dan logistik perbekalan dari Amerika Serikat menuju kepulauan-kepulauan yang ada di Pasifik yang dikuasai oleh militer Amerika.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Suasana Perundingan Renville.
Sumber : 40 Tahun Indonesia Merdeka Jilid 1

Menjadi Tempat Perundingan RI-Belanda

Pada awal bulan Desember tahun 1947, USS Renville diperintahkan berangkat menuju perairan Jakarta, Indonesia guna bertugas sebagai tempat perundingan antara Republik Indonesia dengan Belanda, yang kala itu masih dalam konflik bersenjata. Hadirnya USS Renville APA-227 di perairan Teluk Jakarta merupakan suatu usulan dari David Dean Rusk, seorang asisten menteri Luar Negeri Amerika Serikat (dikemudian hari beliau kemudian menjabat sebagai menteri Luar Negeri Amerika Serikat di era presiden John F. Kennedy). Keputusan mengirimkan Renville sebagai lokasi perundingan RI-Belanda diambil setelah diskusi yang panjang dan alot antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan Komisi Tiga Negara atau KTN. Pada saat itu, kapal perang milik Amerika Serikat tersebut dikomandani oleh Kapten David Merrill Tyree.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Suasana Perundingan Renville Diatas Geladak Kapal Perang USS Renville APA-227.
Sumber : Nationaal Museum van Wereldculturen

Setibanya di perairan Teluk Jakarta, USS Renville kemudian segera memulai misinya pada tanggal 8 Desember 1947 sebagai tempat perundingan antara delegasi Republik Indonesia dan delegasi Belanda. Setelah melalui perundingan yang panjang dan berlarut serta diskusi yang alot antara delegasi Republik Indonesia, Belanda, dan Komisi Tiga Negara, pada tanggal 17 Januari 1948 akhirnya dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Renville diatas geladak bagian depan kapal yang berada didekat haluan kapal USS Renville APA-227.

Sayangnya, pada bulan Desember 1948, Belanda melanggar gencatan senjata yang tertuang dalam Perjanjian Renville dan melakukan apa yang oleh publik Indonesia dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II atau Operation Kraai di penamaan yang diberikan oleh militer Belanda.

Istirahat Sejenak

USS Renville APA-227 kemudian dinonaktifkan dari layanan dinas resmi di Angkatan Laut Amerika Serikat pada tanggal 30 Juni 1949. Beberapa tahun kemudian, meletus perang di Semenanjung Korea yang kita kenal dengan sebutan Perang Korea. USS Renville kembali diaktifkan pada tanggal 5 Januari 1952 untuk bertugas mengangkut pasukan militer dari Jepang ke kota-kota pelabuhan di Korea Selatan, seperti Busan dan Incheon. Kemudian setelah bulan Juni 1953, ia kembali berlayar menuju San Fransisco, Amerika Serikat.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Renville Saat Melintasi Panama Canal Dalam Perjalanannya Menuju Ke Perairan Karibia Sebagai Respon Atas

Krisis Misil Kuba

.
Sumber : Walt Williamson

Krisis Misil Kuba

Meski tidak banyak tercatat, USS Renville rupanya juga pernah dilibatkan sebagai bagian dari respon militer Amerika Serikat pada masa Krisis Misil Kuba. Pada tanggal 27 Oktober 1962, USS Renville dengan dikomandani oleh Kapten Grady Howard Lowe, berangkat menuju perairan Karibia sebagai bagian dari upaya “karantina” militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Kuba kala itu (yang sebenarnya pada prakteknya merupakan blokade laut, tapi Amerika lebih menggunakan kata “karantina” guna menghindari konfrontasi militer secara langsung dengan Uni Soviet pada masa itu).

Menjadi Bintang Film

USS Renville pada tahun 1964 tepatnya pada bulan Juni berpartisipasi dalam pembuatan sebuah film yang berjudul In Harm’s Way. Film yang disutradarai oleh Otto Preminger ini mengambil lokasi syuting di geladak kapal USS Renville APA-227 yang saat itu berada di Oahu, Hawaii.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Renville Saat Berlabuh Di Perairan Vietnam Selatan Tahun 1966.
Sumber : Richard Dawson

Ikut Perang Vietnam

USS Renville kembali beraksi dalam palagan perang pada tahun 1964 dimana ia ditugaskan berlayar menuju perairan Vietnam sebagai bagian dari reaksi militer Amerika Serikat atas insiden Teluk Tonkin pada awal bulan Agustus 1964. USS Renville, kali ini mengangkut sebanyak 1.350 orang personel Marinir Amerika Serikat yang siap tempur, bersiaga di perairan Vietnam mulai dari wilayah Da Nang hingga Saigon. Ia bersiaga di wilayah perairan tersebut selama kurang lebih 67 hari.

USS Renville terlibat dalam Perang Vietnam hingga bulan September 1966. Peranan kapal perang ini pada bulan-bulan terakhirnya di Vietnam lebih kepada kapal markas yang mendukung kegiatan operasi pasukan militer Amerika di perang tersebut.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Renville Saat Berlabuh Di Suatu Perairan.
Sumber : Richard Dawson

Akhir Pengabdian

Renville kemudian disiapkan untuk dinonaktifkan pada tahun 1967. Di transfer ke United States Maritime Administration pada tanggal 23 April 1968, kapal angkut serbu ini kemudian menjadi bagian dari National Defense Reserve Fleet atau Mothball Fleet, suatu armada kapal yang telah dinonaktifkan dari layanan dinas di Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy. Armada ini mayoritas terdiri dari kapal-kapal angkut, kapal suplai logistik, serta kapal-kapal dagang yang oleh Amerika Serikat dikonversi menjadi kapal angkut militer pada Perang Dunia II.

Nama USS Renville dihapus dari daftar registrasi kapal Angkatan Laut Amerika Serikat pada tanggal 1 September 1976. Ia kemudian di hapuskan dari daftar kapal inventaris United States Maritime Administration pada tanggal 19 Februari 1982 setelah dijual kepada C. W. Enterprises & Investment Inc. yang merupakan perusahaan rekanan/broker untuk proses pemotongan badan kapal atau scrapping. Akhirnya pada tanggal 23 April 1982 kapal itu ditarik oleh kapal tunda menuju ke Taiwan untuk dilakukan proses pemotongan badan kapal atau scrapping.

Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville
Mengenal USS Renville, Kapal Perang Tempat Ditandatanganinya Perjanjian Renville. Renville Saat Akan Mengangkut Marinir AS Berlayar Dari Okinawa, Jepang Pada November 1964.
Sumber : Richard Dawson

Spesifikasi Umum USS Renville

USS Renville APA-227 memiliki spesifikasi sebagai berikut :

Dimensi :

Panjang : 138,7 meter

Lebar : 18,9 meter

Draft : 7,3 meter

Kecepatan Maksimal : 18 knot / 33 kilometer per jam

Perahu Pendarat Yang Dibawa :

  • 2 unit Landing Craft Mechanized atau LCM (panjang 15-17 meter)
  • 2 unit Landing Craft Personnel (Large) atau LCPL
  • 2 unit Landing Craft Personnel (Ramp) atau LCPR
  • 18 unit Landing Craft Vehicle Personnel atau LCVP

Jumlah Awak Kapal :

536 orang terdiri dari 56 Perwira dan 480 Tamtama

Kapasitas Angkut Personel Maksimal :

1.561 orang personel terdiri dari 86 Perwira dan 1.475 Tamtama

Persenjataan Bela Diri :

  • 1 Pucuk Meriam utama kaliber 5 inci atau 127 milimeter
  • 12 Pucuk Meriam Bofors L/60 kaliber 40 milimeter dengan konfigurasi 1 unit mounting empat laras dan 4 unit mounting dua laras
  • 10 Pucuk Meriam Oerlikon kaliber 20 milimeter dengan konfigurasi 10 unit mounting laras tunggal
Kristian Prasetyo Lobo
Kristian Prasetyo Lobohttps://www.facebook.com/Achtung.sniper
Just an ordinary person who loves diecast and military related-stuffs. Enjoy my writings as you enjoy your daily delicious food. Wanna put some suggestion? Don't hesitate to comment on my posts or you can sending me message on my facebook profile. ^^

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

35-rusia-terima-sistem-peluncur-roket-tornado-s

Rusia Terima Sistem Peluncur Roket Tornado-S Termutakhir

1
Hobbymiliter.com - Lebih dari 40 unit peluncur roket canggih milik Rusia akan segera dioperasikan di dalam satuan artileri dan motor infantri di Daerah Militer Barat...