Friday, September 30, 2022
HomeGencatan Senjata Suriah Resmi Diberlakukan Mulai Hari Ini

Gencatan Senjata Suriah Resmi Diberlakukan Mulai Hari Ini

Hobbymiliter.comDAMASKUS – Pasukan pemerintah Suriah mengatakan gencatan senjata nasional yang diadakan berkat perundingan Amerika Serikat dan Rusia kini resmi dijalankan di seluruh wilayah negerinya.

“Rezim keheningan” selama tujuh hari telah dimulai pada pukul 7 malam waktu setempat (4 sore GMT/11 malam WIB) Senin kemarin. Gencatan ini akan berakhir pada hari Minggu (18/9), tepatnya pada pukul 21.00 GMT (Senin 04.00 dinihari WIB). Demikian tulis pasukan pemerintah Suriah dalam sebuah pernyataan.

Pihaknya menambahkan bahwa gencatan senjata tersebut berlaku secara menyeluruh di setiap sudut negara Suriah. Mereka juga menekankan bahwa pihaknya tetap memiliki hak untuk membalas setiap serangan yang digencarkan oleh kelompok militan oposisi.

BACA JUGA :  Sistem Meriam Howitzer Swa Gerak Otaman 6x6 Diperkenalkan Di Ukraina

Tujuan awal dari perundingan gencatan senjata tersebut adalah untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan serta merancang serangan udara terkoordinasi antara Moskow dan Washington. Serangan udara ini kemudian akan diarahkan untuk membasmi kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) dan Jabhat al-Sham, yang dulunya dikenal dengan nama Front al-Nusra.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

2-kepala-intelijen-mi5-inggris-rusia-semakin-mengancam-keamanan-inggris

Kepala Intelijen MI5 Inggris: Rusia Kian Mengancam Keamanan Inggris

0
Hobbymiliter.com - Direktur Jenderal unit intelijen Inggris MI5, Andrew Parker, mengatakan bahwa aksi provokasi Rusia semakin hari semakin mengancam kestabilan dan keamanan Inggris Raya....

Recent Comments