Saturday, October 1, 2022
HomeUnik, Polisi Belanda Gunakan Burung Elang Untuk Memburu Drone Ilegal

Unik, Polisi Belanda Gunakan Burung Elang Untuk Memburu Drone Ilegal

Hobbymiliter.com – AMSTERDAM – Kepolisian Belanda akan memamerkan pasukan burung elang pertama di dunia yang telah dilatih untuk memburu dan menjatuhkan drone ilegal di wilayah negaranya.

Burung-burung elang tersebut dilatih dengan metode tradisional dari Asia timur yang biasa digunakan untuk elang pemburu. Kepolisian Belanda sendiri bekerjasama dengan salah satu perusahaan keamanan spesialis pelatih hewan pemburu yang berbasis di Den Haag. Pasukan elang botak tersebut memiliki ditugaskan untuk menyergap dan menjatuhkan drone ilegal yang kini banyak dioperasikan di wilayah udara negeri tulip tersebut.

BACA JUGA :  Menhan Filipina: Kami Bisa Hidup Mandiri Tanpa Bantuan Militer AS

Setelah diujicoba beberapa bulan lamanya, Kepolisian Belanda akhirnya mendemonstrasikan metode pengamanan udara yang tak biasa tersebut. Burung pertama yang menjadi modelnya adalah Hunter, seekor elang botak Amerika betina berusia 2 tahun.

Dalam sebuah simulasi pengamanan kunjungan kenegaraan, burung tersebut menunjukkan kelihaiannya ketika sebuah unit drone tiba-tiba muncul disertai dengan suara sirine. Hunter dengan cepat beraksi dengan mencengkram drone tersebut menggunakan kakinya, lalu kemudian mendaratkannya dengan mulus beberapa meter jauhnya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Penandatanganan penyerahan kota Solo dan Pacitan dari Belanda ke pasukan Republik di Stadion Solo 12 November 1949. Belanda diwakili oleh Kolonel van Ohl dan Republik Indonesia diwakili oleh Letnan Kolonel Slamet Rijadi. Tampak Mayor Jendral Mollinger dibelakang keduanya. Letkol Slamet Rijadi sebelumnya memimpin Serangan Umum Surakarta melawan pasukan Kol. van Ohl, 7-10 Agustus 1949.

Kisah Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo

0
HobbyMiliter.com - Slamet Riyadi, Pahlawan Nasional dari Solo. Dalam kegiatan Operasi Senopati untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950, Letnan Kolonel Slamet...

Recent Comments