Kamaz Tawarkan Produksi Ranpur BPM97 Ke Vietnam
Kamaz Tawarkan Produksi Ranpur BPM97 Ke Vietnam. Ilustrasi BPM97.Sumber : Military Today

HobbyMiliter.com – Kamaz Tawarkan Produksi Ranpur BPM97 Ke Vietnam. KamAZ, perusahaan manufaktur kendaraan militer kondang asal Rusia, dikabarkan tengah menawarkan pembuatan Joint Venture (JV) dengan beberapa perusahaan lain asal Rusia untuk dapat memproduksi dan merakit berbagai jenis kendaraan khusus (ransus), kendaraan taktis (rantis), serta kendaraan tempur ringan (ranpur) di wilayah Vietnam. Kabar yang beredar, salah satu jenis kendaraan tempur ringan yang akan diproduksi di Vietnam adalah BPM97 Vystrel. Vystrel merupakan kendaraan tempur ringan dari jenis Light Armoured Vehicle yakni kendaraan tempur yang mampu mengangkut personil dalam jumlah terbatas namun juga memiliki proteksi lapis baja terbatas. Kendaraan tempur ini juga acap kali disebut dengan kode KamAZ 43269.

Baca juga :   Kapal Perang India Lanjutkan Perjalanan Ke Australia

Dikabarkan, saat ini KamAZ dan beberapa perusahaan rekanan di Vietnam sedang dalam proses untuk membuat sebuah Joint Venture (JV) yang juga melibatkan beberapa perusahaan produsen kendaraan khusus asal Rusia, diantaranya UAZ dan GAZ. Menurut beberapa kalangan pengamat, langkah ini dinilai sebagai salah satu upaya untuk memikat Vietnam agar membeli kendaraan tempur ringan tersebut. Sebab, saat ini Vietnam juga sedang menghadapi rencana untuk menggantikan kendaraan tempur BTR-152 dalam layanan dinas Angkatan Darat Vietnam yang juga sudah uzur secara usia. Jika Vietnam membeli kendaraan tempur tersebut, maka Vietnam akan menyusul Azerbaijan dan Kazakhstan sebagai pengguna internasional dari kendaraan tempur tersebut, diluar Rusia tentunya sebagai produsen utama.

BPM97 di desain sebagai kendaraan tempur ringan serbaguna. Ia dapat digunakan sebagai platform angkut pasukan dengan senapan mesin untuk pertahanan diri, menjadi Infantry Fighting Vehicle dengan dipersenjatai meriam kaliber 30 milimeter, bahkan dapat pula menjadi sistem senjata pertahanan udara (sista hanud) terbatas dengan memanggul 4 unit rudal anti serangan udara Strela-10. Dengan ditenagai mesin diesel turbocharger dengan daya sebesar 240 tenaga kuda, ia dapat dipacu hingga kecepatan 90km/jam. Dengan mesin tersebut kendaraan tempur ini dapat mencapai jarak jangkau sejauh 1.000 km. Kendaraan tempur ringan ini dapat diawaki oleh 2 orang dan dapat membawa 10 orang pasukan yang ditempatkan dibagian belakang kendaraan tempur ini.

Baca juga :   Di Natuna Kormabar Temukan Alat Pengintai Bawah Laut
ARTIKEL MENARIK LAINNYA UNTUK ANDA