Monday, November 23, 2020
Home Blog Militer Sejarah Foto Foto Dokumentasi Sejarah Terkait Pemberontakan PERMESTA

Foto Foto Dokumentasi Sejarah Terkait Pemberontakan PERMESTA

Foto Foto Dokumentasi Sejarah Terkait Pemberontakan PERMESTA – HobbyMiliter.com – Pemberontakan PERMESTA adalah suatu episode sejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia. Didalam buku Alex Kawilarang maupun Ventje Sumual dan beberapa literatur sejarah PERMESTA lainnya diakui bahwa awal mula PERMESTA (dan PRRI) merupakan ungkapan ketidakpuasan rakyat daerah dalam pengelolaan negara oleh pemerintah pusat, dan ketidaksukaan terhadap pengaruh komunis dalam pemerintahan saat itu yang kemudian dengan bantuan senjata dari pihak luar (Amerika, Filipina dan Taiwan) pecahlah pemberontakan bersenjata.

Pemberontakan PRRI dan PERMESTA merupakan salah satu episode tersulit dalam sejarah Indonesia. Tentara Nasional Indonesia harus melawan saudaranya sendiri, yang diera perjuangan sama sama pahlawan pejuang kemerdekaan. Namun pada akhirnya, setelah pemberontakan berhenti dan amnesti massal diberikan, keadaan menjadi tenang kembali. Sejarah sudah terjadi, dan semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Berikut foto foto dokumentasi sejarah terkait dengan pemberontakan Permesta.

Pendaratan Pasukan KKO-AL di Pantai Kema, Manado dalam menumpas Permesta – LPTV 1 Aligator

Pendaratan Pasukan KKO-AL di Pantai Kema, Manado dalam menumpas pemberontakan Permesta. Pasukan KKO-AL (sekarang Korps Marinir TNI AL) menggunakan kendaraan tempur pendarat LVT-1 Aligator buatan Amerika Serikat eks Marinir Belanda yang diserahkan bersamaan dengan penyerahan kedaulatan di tahun 1950. Perhatikan diatas ranpur ada 4 pucuk Senapan Mesin Berat M2 Browning.

Pasukan Permesta Kompi D Markas Batalion K- Kala Hitam di Desa Tincep Sonder Minahasa

Pasukan Permesta Kompi D Markas Batalion K – Kala Hitam di Desa Tincep Sonder Minahasa. Pasukan Batalyon K – Kala Hitam PERMESTA ini dipimpin oleh F. Rampengan. Batalyon Kala Hitam-nya Permesta ini tidak terkait dengan Batalyon Kala Hitam TNI (Yonif 312 Subang), hanya kebetulan nama julukannya sama. Selain Kala Hitam, di Permesta juga ada Batalyon Tarantula dan Batalyon Badak Hitam.

Pasukan KKo AL dengan latar pesawat tempur Permesta yang tertembak hancur di Lapangan Udara Mapanget.

Pasukan KKo AL berfoto dengan latar pesawat Permesta yang tertembak hancur di Lapangan Udara Mapanget. Permesta merupakan satu satunya episode pemberontakan di Indonesia yang mempunyai Angkatan Udara sendiri lengkap dengan pilot pilot sewaan dari Amerika, Filipina dan Taiwan.

pembersihan ranjau darat di jalan jalan pada saat penumpasan permesta

Pembersihan ranjau ranjau darat yang ditanam oleh pasukan Permesta di jalan jalan pada operasi penumpasan pemberontakan Permesta. Ranjau ditanam untuk memperlambat gerakan pasukan pusat dalam penumpasan pemberontakan. Selain mendapatkan senjata dari luar negeri, senjata senjata pasukan Permesta juga didapatkan dari inventori TNI. Mengingat sebagian besar pasukan Permesta asalnya adalah pasukan organik TNI.

daya gerak daya tembak dan daya kejut yang dimiliki M3A3 Stuart Kavalieri TNI AD dikerahkan untuk merebut wilayah dalam penumpasan permesta

TNI juga mengerahkan tank M3A3 Stuart dalam penumpasan pemberontakan Permesta. Daya tembak, daya gerak dan daya kejut yang dimiliki pasukan kavaleri TNI AD dengan tank M3A3 Stuart ini mampu mendukung perebutan wilayah demi wilayah yang dikuasai oleh pasukan pemberontak. Walaupun memiliki Angkatan Udara (tapi praktis tidak beroperasi setelah Alan Pope ditembak jatuh), tampaknya Permesta tidak memiliki pasukan kavaleri. Nyaris seluruh Pasukan Permesta adalah batalyon infantri.

pasukan KKO menuju lapangan terbang Mapanget Manado (penumpasan Permesta) dengan membawa FN49

Pasukan KKo AL bergerak untuk merebut lapangan terbang Mapanget (sekarang bandara Sam Ratulangi, Manado). Perhatikan senapan standar KKo pada masa itu, FN49 buatan Belgia. Perhatikan juga infrastruktur jalan tanah di foto tersebut. Kondisi infrastruktur di daerah pada masa itu sangat spartan sehingga akses utama ke lapangan terbang utama saja masih memprihatinkan.

kko menyita munisi permesta, 1959

Foto amunisi super bazooka yang disita oleh pasukan KKo AL dari pasukan Permesta. Adanya senjata ini merupakan bukti bahwa Permesta dibantu oleh kekuatan asing. TNI pada masa tersebut tidak memiliki arsenal M20 Super Bazooka. Senjata ini jika ditembakkan bisa menembus baja kendaraan tempur kavaleri TNI hingga ketebalan 28 cm.

Letkol John Lie pada penumpasan Permesta

Foto Letkol John Lie, pimpinan Task Force AT-25 TNI AL yang melakukan pendaratan di pantai Kema. John Lie (Lie Tjeng Tjoan alias Jahja Daniel Dharma – pangkat terakhir Laksamana Muda), yang dilahirkan dan besar di Manado harus memimpin pasukan pendarat untuk bertempur melawan saudara saudara satu tanah kelahirannya. Saat itu dia mengkomandani RI Gadjah Mada, sebuah destroyer N Class eks Angkatan Laut Belanda.

kedatangan Gatot Subroto di bandara Tolotio (Gorontalo) untuk meninjau operasi penumpasan Permesta

Foto kedatangan Kolonel Gatot Subroto di lapangan terbang Tolotio Gorontalo untuk meninjau operasi penumpasan pemberontakan Permesta. Perhatikan tulisan pada atap bangunan, suatu budaya yang hingga sekarang sulit dihilangkan pada bangunan bangunan instansi sipil dan militer. Bagaikan surat undangan pada JDAM. (Klik dibawah untuk ke halaman berikutnya).

British Tanker San Flaviano yang ditenggelamkan oleh bomber permesta

Foto bangkai kapal tangker milik inggris yang ditenggelamkan oleh bomber Permesta. Saat itu, di Balikpapan terdapat kilang minyak milik Shell/BPM. Shell/BPM mendapatkan konsesi dari pemerintah untuk mengolah minyak di Balikpapan dan menjualnya. Pada tanggal 28 April 1958, Pesawat A-26 AUREV Permesta yang diterbangkan oleh William Beale menyerang pelabuhan Balikpapan dan menenggelamkan kapal tanker MV San Flaviano dan kapal perang TNI AL Korvet RI Hang Tuah. Penenggelaman MV San Flaviano mengakibatkan pemerintah Inggris mengirimkan protes ke pemerintah Amerika Serikat dan pada akhirnya petinggi pemerintahan Amerika menekan CIA agar tidak lagi mentargetkan target target non militer dalam aksi liarnya.

PBY-5A berkelir hitam legam milik perusahaan penerbangan CAT di Clark Field Pesawat ini aktif dalam perannya sebagai bagian dari AUREV

PBY-5A berkelir hitam legam milik perusahaan penerbangan CAT di Clark Field, pangkalan Amerika Serikat di Filipina. Pesawat ini aktif dalam perannya sebagai bagian dari AUREV. CAT sendiri merupakan “perusahaan penerbangan” yang melakukan operasi operasi klandestin CIA di wilayah Asia Tenggara. Catalina ini bertugas sebagai pesawat observasi sekaligus pesawat dukungan logistik. Pada tanggal 13 Mei 1958, pesawat Catalina yang dioperasikan AUREV Permesta ini dihancurkan Angkatan Udara Republik Indonesia di lapangan udara Mapanget, Manado. Perhatikan latar belakang pesawat, terdapat pesawat angkut C-46 dan C-47.

prajurit KKO memasuki lapangan terbang Langowan (penumpasan Permesta)Pasukan KKo memasuki lapangan udara Langowan (Kalawiran?). Tampak papan bertuliskan Komando Angkatan Udara Revolusioner. Jika benar lapangan udara langowan=lapangan udara kalawiran, maka saat ini lapangan udara ini berlokasi di pos TNI AU Kalawiran. AUREV menggunakan lapangan udara Mapanget, Lapangan udara Langowan dan Lapangan udara Tasuka sebagai basis operasinya.

Ventje Sumual, 3 Maret 1958

Foto Ventje Sumual, 3 Maret 1958. Ventje Sumual merupakan salah satu anak buah pak Harto dalam Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta. Ventje Sumual, waktu itu berpangkat Mayor, memimpin serangan dari sektor Barat kota Yogyakarta. Pada saat pemberontakan Permesta meletus, Letnan Kolonel Ventje Sumual adalah Panglima Tentara & Teritorium VII (Wirabuana). Beliaulah yang mendeklarasikan Proklamasi Permesta pada tanggal 2 Maret 1957 di Makassar. Setelah itu seluruh pemerintahan di daerah diambil oleh militer. Selain itu mereka juga membekukan segala aktivitas Partai Komunis Indonesia, serta menangkap kader-kader PKI. 

Screen Shot 097B-25, sejenis pesawat yang digunakan Angkatan Udara Republik Indonesia untuk menghancurkan landasan udara Mapanget dan Gedung RRI Manado. Indonesia menerima sejumlah besar pesawat bomber ringan ini dari Angkatan Udara Belanda sewaktu penyerahan kedaulatan di awal tahun 1950. Seiring waktu, pada saat penumpasan PRRI/Permesta, jumlah yang laik terbang pun tinggal beberapa saja.

kko menuju amurang dalam ops penumpasan permesta

KKo dalam longmarch menuju Amurang pada operasi penumpasan Permesta. Sejak mendarat dari LST, pasukan KKo beralih dari pasukan pendarat menjadi pasukan infrantri dalam mengejar sisa sisa pasukan Permesta yang belum menyerah.

Canberra Times, Saturday 12 March 1960, page 3

Berita di Koran Australia Canberra Times, Sabtu 12 Maret 1960, halaman 3. Berita ini berisi mengenai laporan wartawan Canberra Times tentang bagaimana Bung Karno menanggapi penembakan Daniel Maukar dengan MiG-17nya ke Istana. Saat itu Daniel Maukar ditenggarai terlibat Permesta.

Pak Harto dalam operasi merdeka

Inspeksi pasukan yang terlibat dalam Operasi Merdeka. Operasi Merdeka merupakan operasi penumpasan Permesta yang berlangsung sepanjang 1958-1959.

21616283_351546621981955_3117916964246727292_n

Meninjau pos terdepan pasukan TNI. Tampak sepucuk Vikers .303 sebagai senapan mesin berat ditempatkan melindungi pos tersebut.

xxxxx

Infrastruktur jalan antar kota di wilayah Sulawesi pada jaman tersebut. Kondisinya masih sangat memprihatinkan. Kondisi tersebut membuat pergerakan pasukan yang mengejar sisa sisa pasukan Permesta yang bergerilya menjadi terhambat.

21587057_351546408648643_4945890392618946652_o

Perawatan korban pertempuran dengan pasukan Permesta. Korban penumpasan Permesta cukup banyak. Beberapa Pesawat tempur mustang hancur ditembak oleh AUREV. Juga beberapa pesawat militer lain seperti PBY-5A Catalina. Bahkan sebuah korvet ALRI juga tenggelam karena bom pesawat bomber AUREV.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua