Wednesday, September 23, 2020
Home Blog Militer Sejarah Sejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan

Sejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan

Sejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan – HobbyMiliter.com – Tahukah Kamu, selepas Indonesia merdeka masih saja para penjajah mencoba untuk menghancurkan kemerdekaan? Berbagai perlawanan dari rakyat dilakukan guna mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang telah ditetapkan. Seperti contohnya dengan pertempuran Medan area. Merupakan perlawanan para pejuang di Medan Sumatera Utara dalam menghentikan upaya Belanda untuk kembali menjajah Indonesia.

Latar Belakang Terjadinya Perang Medan Area

Tidak jauh berbeda dengan pertempuran di kota lainnya pada masa revolusi, perang Medan area bermula dari pasukan Sekutu yang datang ke Medan Sumatera utara. Pasukan yang dipimpin oleh Brigadir T. E. D Kelly tiba di sana pada tanggal 9 Oktober 1945. Sekutu membawa Brigade 4 dari Divisi India yang ke-26. Brigade tersebut ditumbangi oleh orang-orang NICA atau Netherlands Indies Civil Administration yang secara diam-diam disiapkan untuk mengambil kekuasaan wilayah Indonesia.

Semula pemerintah mempersilahkan mereka untuk tinggal di hotel yang ada di kota Medan. Sebab para pemerintah di sana belum mengetahui tujuan tersebut dan diperlakukan dengan baik untuk menghormati tugas mereka yaitu mengurus para tawanan perang yang berada di tangan Jepang. Kemudian sebagian dari anggota NICA dan sekutu dipindahkan ke Binjai, Tanjung Morawa serta di beberapa tempat lain dengan memasang tenda-tenda di lapangan.

Baru sehari mendarat di kota Medan, regu dari Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees (RAPWI) sudah sampai di tempat dimana tawanan berada di Pulau Berayan, Saentis, Rantau Prapat, Pematang Siantar dan Berastagi. Namun siapa mengira kalau para tawanan perang malahan dibentuk jadi batalyon KNIL? Hal tersebut diketahui secara langsung dari perubahan para tawanan itu. Mereka bersikap congkak dan merasa sebagai pemenang dalam peristiwa Perang Dunia II. Insiden tersebut diawali dari adanya seseorang penghuni hotel yang mengambil lencana merah putih lalu diinjak-injak.

BACA JUGA :  15 Situs Bukti Sejarah Peninggalan Kerajaan Islam Di Indonesia

Guna mengantisipasi kedatangan NICA dan para sekutu, para pemuda Medan lalu membentuk divisi Tentara Keamanan Rakyat atau TKR pada tanggal 13 September 1945.

Awal Mula Pertempuran Medan Area

Dari insiden lencana tersebut adalah awal mula yang menandai adanya pertempuran Medan Area. Kemudian Hotel itupun diserang dan dirusak oleh para pemuda dan mengakibatkan sedikitnya 96 mengalami luka. Sebagian besar dari mereka ada orang-orang dari NICA. Tidak berhenti di sana saja, insiden yang sama berlanjut ke kota lain seperti di Pematang Siantar dan Berastagi.

Seperti di kota lain di Indonesia, Inggris mengawali aksinya untuk memperlemah kekuatan para pejuang. Cara yang dilakukan dengan melakukan intimidasi lewat pamflet kepada Indonesia supaya menyerahkan senjata yang dimiliki kepada sekutu.

Hal tersebut diikuti oleh Brigadier T. E. D. Kelly terhadap pemuda Medan. Pada waktu yang sama, pasukan sekutu dan NICA mulai melakukan aksi teror di kota tersebut. Hingga membuat perselisihan antar kawula muda tak bisa dihindari lagi. Akibat permusuhan tersebut, patroli Inggris ke luar kota tidak lagi terjamin aman. Korban dari pihak Inggris yang tidak sedikit, menjadikan mereka menentukan kedudukan secara sepihak.

Pertempuran Di Medan Area Yang Makin Panas

Pertempuran pun semakin sengit, diawali pada tanggal 1 Desember 1945 dimana sekutu memasang papan-papan dengan tulisan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai tempat. Sejak saat itulah istilah Medan area semakin dikenal. Dari sinilah sejarah pertempuran Medan Area mendapatkan namanya.

Tindakan dari pihak Inggris termasuk suatu pelanggaran besar terhadap kedaulatan dan menjadi tantangan tersendiri bagi kaum pemuda Medan. Pada waktu yang sama pula, NICA dan Inggris melakukan aksi-aksi pembersihan atas unsur-unsur kenegaraan Republik Indonesia di sana. Tak tinggal diam, para pemuda pun membalas aksi tersebut. Sampai akhirnya konfrontasi pun terjadi. Hal ini mengakibatkan wilayah kota Medan tak lagi aman. Setiap kali ada usaha penggusuran atau pengusiran selalu dibalas dengan pengepungan. Pertempuran bersenjata pun tak bisa dihindarkan lagi.

BACA JUGA :  Sejarah Kerajaan Islam Pertama Di Indonesia: Kerajaan Perlak

10 hari kemudian pada tanggal 10 Desember 1945, NICA dan juga pasukan Inggris mencoba untuk merusak dan menghancurkan konsentrasi Tentara Keamanan Rakyat atau TKR yang ada di Trepes. Akan tetapi, upaya tersebut berhasil dicegah. Setelah itu, ada seorang perwira Inggris yang diculik oleh para pemuda. Kemudian beberapa truk milik sekutu juga berhasil dirusak dan hancur.

Rupanya peristiwa tersebut membuat Jenderal T. E. D Kelly marah dan meminta para pemuda agar menyerahkan senjata mereka. Bagi mereka yang tidak mau menurut, maka akan ditembak mati.

pertempuran medan area

Sampai pada akhirnya di bulan April 1946, tentara Inggris mencoba lagi mendesak pemerintah RI di kota Medan untuk meninggalkan tempat. Para Gubernur, Markas Divisi TKR, Walikota RI akhirnya dipindahkan ke wilayah Pematang Siantar. Sehingga, Inggris pun berhasil menguasai kota Medan Sumatera Utara. Upaya tersebut mustahil tanpa adanya suatu komando khusus dari Inggris dan NICA.

Pada tanggal 10 Agustus 1946 diadakan pertemuan khusus antara para pasukan dan komando yang berjuang di Medan Area. Pada pertemuan tersebut memutuskan satu komando yang diberi nama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Terbagi jadi 4 sektor dan setiap satu bagian punya 4 sub sektor. Dari satu sektor punya kekuatan 1 batalyon. Markas dari komando ini ada di kota Trepes. Dengan begitu, perjuangan dari pertempuran Medan Area terus berlanjut. Komandan dari Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area KRLRMA adalah kapten Nip Karim dan Marzuki Lubis sebagai kepala staf umum.

BACA JUGA :  Raja, Peninggalan Dan Sejarah Kerajaan Singasari

pertempuran medan area

Di sisi lain, rupanya Belanda yang menginginkan penguasaan wilayah Indonesia kembali juga mulai bergerak. Tepat awal bulan Oktober 1946, satu batalyon dari pasukan Belanda mendarat di kota Medan. Kemudian hari selanjutnya datang lagi satu batalyon KNIL dari Jawa Barat.

Upaya Persiapan Perlawanan Di Medan Area

Untuk meneruskan perjuangan pembebasan Medan dari tangan musuh, tentara gabungan melakukan koordinasi bersama. Mengingat bahwa setiap serangan perlawanan terhadap NICA dan sekutu tanpa koordinasi tidak membuat mereka keluar dari kota Medan. Maka, dalam koordinasi tersebut dilakukan berbagai strategi seperti:

  • Persiapan pertama

Wilayah yang akan direbut kembali adalah Medan Timur tepatnya di Kampung Sukarame daerah Sungai Kerah. Pada penyerangan ini diketuai oleh Bahar dan Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Batalyon ini akan menguasai wilayah Pasar Tiga di Kampung Sukarame.

  • Bagian wilayah yang kedua

Adalah Medan Barat seperti Petisah, Padang Bulan dan juga Jalan Pringgan. Tugas tersebut diberikan kepada Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area dari batalyon B.

  • Serangan yang ketiga

Ada pada bagian Medan Selatan, yang terpusat di kota Matsum. Penyerangan ini dilakukan oleh batalyon 2.

Akhir Pertempuran Medan Area

Pada tanggal 15 Februari 1947, Komite Teknik Gencatan Senjata melakukan perundingan guna mengakhiri pertempuran di Medan Area. Tanggal 10 Maret 1947 dibentuk batas-batas wilayah milik Indonesia, NICA dan sekutu. Pembatasan berupa pemasangan patok, namun hal tersebut masih saja menimbulkan pertengkaran. Sampai pada akhirnya empat bulan kemudian, pertarungan di Medan Area dinyatakan sudah selesai. Begitulah kisah Sejarah Pertempuran Medan Area.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua