Tuesday, June 28, 2022
HomeBlog MiliterSejarahSejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan

Sejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan

Sejarah Pertempuran Medan Area, Perjuangan Dalam Mempertahankan Kemerdekaan – HobbyMiliter.com – Tahukah Kamu, selepas Indonesia merdeka masih saja para penjajah mencoba untuk menghancurkan kemerdekaan? Berbagai perlawanan dari rakyat dilakukan guna mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang telah ditetapkan. Seperti contohnya dengan pertempuran Medan area. Merupakan perlawanan para pejuang di Medan Sumatera Utara dalam menghentikan upaya Belanda untuk kembali menjajah Indonesia.

Latar Belakang Terjadinya Perang Medan Area

Tidak jauh berbeda dengan pertempuran di kota lainnya pada masa revolusi, perang Medan area bermula dari pasukan Sekutu yang datang ke Medan Sumatera utara. Pasukan yang dipimpin oleh Brigadir T. E. D Kelly tiba di sana pada tanggal 9 Oktober 1945. Sekutu membawa Brigade 4 dari Divisi India yang ke-26. Brigade tersebut ditumbangi oleh orang-orang NICA atau Netherlands Indies Civil Administration yang secara diam-diam disiapkan untuk mengambil kekuasaan wilayah Indonesia.

BACA JUGA :  TNI AD Hadiri Demonstrasi Senjata Loitering Glide Bomb WS-43 di China

Semula pemerintah mempersilahkan mereka untuk tinggal di hotel yang ada di kota Medan. Sebab para pemerintah di sana belum mengetahui tujuan tersebut dan diperlakukan dengan baik untuk menghormati tugas mereka yaitu mengurus para tawanan perang yang berada di tangan Jepang. Kemudian sebagian dari anggota NICA dan sekutu dipindahkan ke Binjai, Tanjung Morawa serta di beberapa tempat lain dengan memasang tenda-tenda di lapangan.

Baru sehari mendarat di kota Medan, regu dari Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees (RAPWI) sudah sampai di tempat dimana tawanan berada di Pulau Berayan, Saentis, Rantau Prapat, Pematang Siantar dan Berastagi. Namun siapa mengira kalau para tawanan perang malahan dibentuk jadi batalyon KNIL? Hal tersebut diketahui secara langsung dari perubahan para tawanan itu. Mereka bersikap congkak dan merasa sebagai pemenang dalam peristiwa Perang Dunia II. Insiden tersebut diawali dari adanya seseorang penghuni hotel yang mengambil lencana merah putih lalu diinjak-injak.

BACA JUGA :  Keunggulan Naval Drone Schiebel (Rajawali) S-100

Guna mengantisipasi kedatangan NICA dan para sekutu, para pemuda Medan lalu membentuk divisi Tentara Keamanan Rakyat atau TKR pada tanggal 13 September 1945.

Awal Mula Pertempuran Medan Area

Dari insiden lencana tersebut adalah awal mula yang menandai adanya pertempuran Medan Area. Kemudian Hotel itupun diserang dan dirusak oleh para pemuda dan mengakibatkan sedikitnya 96 mengalami luka. Sebagian besar dari mereka ada orang-orang dari NICA. Tidak berhenti di sana saja, insiden yang sama berlanjut ke kota lain seperti di Pematang Siantar dan Berastagi.

Seperti di kota lain di Indonesia, Inggris mengawali aksinya untuk memperlemah kekuatan para pejuang. Cara yang dilakukan dengan melakukan intimidasi lewat pamflet kepada Indonesia supaya menyerahkan senjata yang dimiliki kepada sekutu.

BACA JUGA :  Foto Foto Dokumentasi Sejarah Terkait Pemberontakan PERMESTA

Hal tersebut diikuti oleh Brigadier T. E. D. Kelly terhadap pemuda Medan. Pada waktu yang sama, pasukan sekutu dan NICA mulai melakukan aksi teror di kota tersebut. Hingga membuat perselisihan antar kawula muda tak bisa dihindari lagi. Akibat permusuhan tersebut, patroli Inggris ke luar kota tidak lagi terjamin aman. Korban dari pihak Inggris yang tidak sedikit, menjadikan mereka menentukan kedudukan secara sepihak.

Pertempuran Di Medan Area Yang Makin Panas

Pertempuran pun semakin sengit, diawali pada tanggal 1 Desember 1945 dimana sekutu memasang papan-papan dengan tulisan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai tempat. Sejak saat itulah istilah Medan area semakin dikenal. Dari sinilah sejarah pertempuran Medan Area mendapatkan namanya.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

SAAB Luncurkan Fitur Baru Perkuat Radar Sea Giraffe

SAAB Luncurkan Fitur Baru Perkuat Radar Sea Giraffe

0
SAAB Luncurkan Fitur Baru Perkuat Radar Sea Giraffe - HobbyMiliter.com - SAAB, industri pertahanan asal Swedia baru - baru ini meluncurkan fitur baru untuk...

Recent Comments