Monday, November 23, 2020
Home Blog Militer Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti Los Angeles, Virginia dan Seawolf mungkin menjadi yang pertama terbayang, namun tahukah anda bahwa AS pernah membuat kapal selam diesel yang dapat dibilang termodern pada masanya yaitu Barbel Class.

Barbel Class.SS580
USS Barbel. kapal selam pertama dari Barbel Class. Saat peluncuran

Albacore ke Barbel, sebuah paradigma baru.

Barbel class tak dapat dipisahkan dari AGSS Albacore. Albacore sendiri merupakan sebuah kapal selam eksperimental Angkatan laut AS. Ia dibuat sebagai platform uji untuk menguji berbagai fitur hidrodinamika baru untuk kapal selam masa depan. Albacore mulai dibuat pada tahun 1950, dan resmi masuk dinas aktif pada tahun 1953.

AGSS-569 Albacore
Kapal selam Albacore. Pelopor pemakaian “teardrop shape” untuk lambung kapal selam

Satu fitur fundamental daripada Albacore adalah bentuknya yang menyerupai kapal udara Zeppelin atau istilah kerennya disebut “tear drop shape”. Bilamana U-boat type 21 (XXI) mempelopori pengurangan hambatan hidrodinamika dengan mengurangi jumlah sirip dan secara umum menghaluskan bentuk kapal selam. Fitur ini yang menjadi “senjata utama” dalam pembuatan Barbel class dan kemudian Skipjack.

Albacore mengambil langkah lebih jauh dengan perubahan desain secara umum dengan pemakaian bentuk hidrodinamik yang menyerupai tetesan air mata (karena itu disebut teardrop shape).

BACA JUGA :  Inilah TGM-65 Maverick, Rudal Latih Milik TNI AU

Albacore
Model USS Albacore sedang diujicoba di terowongan angin

Bentuk semacam ini mengurangi hambatan hidrodinamik. Pengurangan hambatan memungkinkan kapal selam untuk melaju lebih cepat didalam air dengan hanya sedikit tenaga. Selain itu kapal selam akan lebih senyap karena tidak banyak turbulensi atau olakan air yang terjadi sewaktu kapal selam bergerak, tentunya dalam batas tertentu.

Selama masa tugasnya, Albacore menjadi platform uji berbagai teknologi baru. Misalnya pemakaian bahan polimer yang disemburkan di permukaan kapal untuk lebih mengurangi hambatan. Albacore ini juga menjadi pelopor pemakaian “X” rudder pada kapal selam. Pemasangan X-rudder ini dilakukan pada tahun 1960.

USS Albacore X Rudder
X Rudder pada USS Albacore

X Rudder ini nantinya akan menjadi salah satu “tren” kapal selam Diesel-diesel elektrik modern saat ini. Namun demikian untuk Barbel Class menganut filosofi yang sedikit berbeda.

Peluncuran dan desain.

AGSS Albacore menjadi kapal selam pelopor hidrodinamika sementara pada tahun 1954, ada terobosan baru yaitu reaktor nuklir dengan USS Nautilus sebagai kapal selam nuklir pertama di Dunia.  Sudah barang tentu para ahli di AS akan “mencoba” menggabungkan kedua paradigma baru ini dalam satu platform, yang nanti akan dibahas tersendiri yaitu kapal selam kelas Skipjack.

Namun demikian Angkatan laut AS sendiri adalah belum siap secara penuh untuk menerima semua teknologi baru ini. Diskusi mengenai varian tempur dari desain Albacore sudah mengemuka sejak tahun 1953.  Pemrakarsanya tak lain tak bukan adalah Portsmouth naval shipyard yang juga membangun Albacore.

BACA JUGA :  Berbagai Pengertian HAM Hingga Contoh Pelanggarannya

USS Barbel
Kapal selam Barbel Class dalam pelayaran

Tahun 1955 akhirnya dengan masukan BuShips (Bureau of Ships), pihak galangan Portsmouth mulai membuat kapal pertama dari Barbel Class ini dengan nama “USS barbel” atau SS-580. Kapal selam berikutnya yaitu SS-581 “Blueback” dibuat oleh Ingalls shipbuilding company dan SS-582 “Bonefish” yang dibuat oleh New york shipbuilding, di New Jersey.

Layout
Layout Barbel Class

Dari segi desain, meskipun mengambil contoh daripada Albacore, Barbel class cenderung konvensional, utamanya dari segi layout rudder atau sirip kendali yang menganut layout “+” bukannya “X”.  Hal ini dikarenakan pandangan bahwa X-rudder ini belum andal.

Bilamana terjadi kedaruratan misalnya macet pada salah satu sirip kendali, layout “+” memungkinkan kapal untuk masih dapat dikendalikan, sedangkan layout “X” akan lebih sulit dikendalikan karena pergerakan kapal selam dibawah air memerlukan koordinasi dari semua sirip kendalinya.

Produksi untuk Barbel class sayangnya tidak banyak, hanya 3 kapal . Hal ini dikarenakan keputusan dari US Navy untuk memusatkan diri sepenuhnya pada propulsi nuklir.  Namun demikian kapal selam ini memiliki waktu tugas yang panjang yaitu 30 tahun untuk kesemuanya.  Dari 3 kapal barbel class, 2 diantaranya “berhasil” selamat dari tangan pembongkar kapal (scrapyard) yaitu Blueback dan Bonefish.  Blueback berakhir sebagai kapal museum di Oregon, sementara Bonefish setelah mengalami musibah kebakaran, diambil oleh perusahaan Northrop Grumman untuk tujuan eksperimen.

BACA JUGA :  RCWS Pada Tank AMX-13 APC Milik TNI AD

Blueback
USS Blueback menjadi kapal museum

Warisan

Sekalipun produksi Barbel class hanya 3 dan tidak dilanjutkan lagi oleh US Navy. Desain daripada Barbel class memiliki pengaruh relatif luas. Paling tidak pada 3 negara yaitu Jepang dengan Uzushio-class, Belanda dengan Zwaardvis class, yang menjadi basis daripada Hai-Lung class di Taiwan.  Sementara untuk negara “timur” dibalik tirai besi, layout daripada Barbel ini baru dirasakan pada P-877 “Kilo” pada tahun 1970-1980’an.

Sebelum itu negara-negara klien Soviet harus “puas” dengan kapal selam yang menganut “aliran” U-boat type XXI, seperti P-613 “Whiskey”, P-641 “Foxtrot” dan Romeo.

dbfpin
Pin “Diesel Boat Forever”
Kebanggaan bagi awak kapal selam Diesel di AS yang tergerus oleh kapal selam bertenaga nuklir

“Warisan” lain daripada kapal selam ini adalah adanya kultus yang diwujudkan dalam bentuk badge tidak resmi dengan nama “DBF” atau “Diesel Boat Forever” Yang merupakan suatu bentuk kebanggaan daripada awak kapal selam yang pernah bertugas di kapal selam diesel elektrik terakhir AS ini.

Dhimas Afihandarin
Dhimas Afihandarinhttp://stealthflanker.deviantart.com
Pecinta militer, terutama yang berkaitan dengan topik Pertempuran elektronika dan desain alutsista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua