Wednesday, February 8, 2023
HomeMiliterAlutsistaCakra Baskara, Sistahanud jarak pendek Soviet

Cakra Baskara, Sistahanud jarak pendek Soviet

Cakra Baskara
Sistahanud Cakra Baskara

Mengenal  Cakra Baskara Sistahanud jarak pendek Soviet-Hobbymiliter.com. Sebelum pandemi COVID menyerang. Indonesia termasuk getol menyelenggarakan pameran bertema pertahanan dengan Indodefence yang paling populer.  Selain pameran alutsista, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai brosur dan informasi dari pelapak alutsista disana yang dengan senang hati membeber info barang dagangannya.

Salah satu peserta daripada Indodefence ini, utamanya Indodefence 2018 adalah Tetraedr. perusahaan Belarus ini bergerak di lini pertahanan dengan fokus pertahanan udara. Salah satu produk yang ditawarkan, dan membuat penulis tertegun adalah suatu sistahanud dengan nama “Cakra Baskara”.

Cakra Baskara ini jelas merupakan salah satu turunan daripada Sa-8 “Gecko” atau 9K33 “Osa” yang tentu membuat penulis merasa tergelitik untuk kembali membuka masa lalu, melihat awal mula sistem ini. Untuk tujuan ini marilah kita membuka mesin waktu dan kembali ke tahun 1959.

BACA JUGA :  Airbus Dan DCNS Kembangkan UAV VTOL Untuk AL Perancis

Dari Ellipse ke Osa

Awal dari sistahanud ini adalah pada 1959 seiring dengan dikeluarkannya dekrit komite dewan kementrian Uni Soviet. Dekrit ini memuat kewajiban pengembangan sebuah sistem hanud jarak pendek dengan kriteria :

  • Daya jangkau 8 km
  • Sistem ini harus mampu menembak jatuh sasaran dengan kecepatan Mach 1
  • Sistem harus dapat menembak sasaran dalam kondisi bergerak, dan dapat digunakan untuk angkatan laut/kapal
  • Kendaraan peluncur/pengangkut rudal harus bersifat amfibi

Awalnya sistem ini disebut dengan nama kode ELLIPSE. Direncanakan bahwa sistem ini akan melindungi divisi bermotor tentara Soviet. Sementara untuk divisi tank akan diemban oleh 2K12 Kub (SA-6 Gainful), untuk level angkatan darat akan diemban oleh Krug (SA-4 Ganef).

BACA JUGA :  Peninggalan Kerajaan Kutai

Pengembangan daripada prekusor Osa ini dilakukan oleh NII-20 yang nanti berubah menjadi NIEMI lalu nantinya Antey. Dikepalai oleh MM Kosichkin.  Rudal yang digunakan dikembangkan oleh biro desain Fakel dan diberi designasi 9M33

Purwarupa daripada SA-8 ini awalnya seperti pada illustrasi dibawah, dengan paket radar dan rudal pada kubah yang terpisah. Kendaraan/sasis yang digunakan adalah Ob-1040

Ob-1040 tanpa dudkan rudal dan radar
sasis Ob-1040
Ob-1040
Ob-1040 “Ellipse” prekusor daripada Osa dan Cakra baskara

Uji coba daripada sistem Ellipse dilakukan pada tahun 1967. Namun demikian hasil pengujian dianggap tidak memuaskan karena faktor-faktor berikut :

  • Sistem rudal tidak dapat menembak sasaran yang terbang dibawah 100m
  • Tidak dapat menembak 360 derajat karena keterbatasan lapang pandang
  • Tidak dapat menembak sasaran yang muncul dari cakrawala dengan cepat
  • Kendaraan tidak memiliki gaya apung yang baik
BACA JUGA :  Foto Foto Alutsista Buatan Rusia Yang Masih Jadi Andalan Negara NATO

Dikarenakan keterbatasan ini akhirnya kepala pengembangan Ellipse diganti, dari semua MM Kosichkin ke V.P Efremov. Beliau merupakan perancang daripada sistahanud Krug (SA-4 Ganef).

V.P Efremov kemudian mengusulkan beberapa perubahan diantaranya :

  • Penghapusan kemampuan menembak sambil bergerak
  • Penambahan kanal tembakan rudal, dengan demikian satu kendaraan bisa memandu 2 rudal
  • Perubahan sasis kendaraan dari Ob-1040 ke BAZ 5937 untuk menambah daya apung dan muat kendaraan.
  • Penambahan cakupan dengan menyatukan Radar dan peluncur rudal dalam 1 pedestal yang lebih besar.

Perubahan-perubahan diatas bukannya tanpa masalah, aksi debat dan protes tetap terjadi, namun akhirnya proposal VP.Efremov diterima dan menghasilkan varian pertama daripada SA-8.

Varian pertama OSA
Osa dengan sasis baru BAZ 5937
Dhimas Afihandarin
Dhimas Afihandarinhttp://stealthflanker.deviantart.com
Pecinta militer, terutama yang berkaitan dengan topik Pertempuran elektronika dan desain alutsista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Kunjungan Atase Pertahanan Perancis ke Koarmatim

Atase Pertahanan Perancis Kunjungi Markas Komando Armada Timur TNI AL, Tingkatkan...

0
Senin, 26 September 2016 kemarin Markas Komando Armada Timur (Makoartmatim) kedatangan tamu jauh. Tamu tersebut yakni Atase Pertahanan Perancis, Captaine De Fregate Gael Lacroix....

Recent Comments