Wednesday, August 5, 2020
Home Mengenal Radar Sukhoi N001 Myech (Slot Back)

Mengenal Radar Sukhoi N001 Myech (Slot Back)

Sang penghuni hidung Su-27/30 Flanker.

Radar N019 "Rubin" buatan NIIP Phazotron. Radar inilah yang menjadi dasar re-desain N001.
Radar N019 “Rubin” buatan NIIP Phazotron. Radar inilah yang menjadi dasar re-desain N001.

Pada bulan Mei 1982 tim desain dari NIIP Tikhomirov memutuskan untuk mengambil langkah yang sama dengan tim desain Phazotron, yaitu melakukan desain ulang radar Sukhoi N001. Proses desain ulang ini pada dasarnya adalah “mengkopi” radar N019 milik MiG-29 dengan menggunakan antenna inverse cassegrain serupa dengan MiG-29 namun diperbesar secara fisik sesuai dengan geometri hidung pesawat Su-27. Selebihnya N001 hasil rancang ulang ini adalah serupa dengan N019 bahkan sama-sama menggunakan prosesor radar Ts-100 dan pemancar yang serupa. Daya pancar N001 dan N019 adalah sama yaitu sekitar 4 Kilowatt pada puncaknya (peak power) dengan duty cycle atau “masa dimana radar memancarkan sinyal” sebesar 25%.

BACA JUGA :  MARINIR INDONESIA – AMERIKA KEJAR MUSUH DI HUTAN SELOGIRI

Proses perancangan ulang N001 akhirnya selesai pada tahun 1983, menghasilkan radar yang sayangnya tidak seperti yang diharapkan pada desain awal. Daya jangkau N001 hasil rancangan ulang ini hanya mencapai 140 Km untuk target berukuran besar seperti pembom (RCS sebesar 16 meter persegi). Sasaran berupa pesawat tempur sendiri dengan RCS 2.5-3 meter persegi dapat dideteksi pada jarak 88-90 Km. Hal itu dikarenakan keterbatasan teknologi yang dimiliki Soviet di awal 80-an.

Fitur lain dari radar Sukhoi N001 adalah kemampuannya untuk melakukan tracking atau penjejakan terhadap sepuluh target sekaligus, namun hanya dapat menyerang satu diantaranya dengan rudal R-27R berpemandu semi-aktif. Selain performa yang tidak sebaik keinginan awal, N001 juga memiliki masalah pada reliabilitas dimana radar N001 produksi awal memiliki umur pakai alias MTBF-Mean Time Before Failure yang pendek sekali. Hanya 5 jam terbang saja. Akibatnya saat Sukhoi Su-27 Flanker masuk dinas resmi AU Soviet pada tahun 1986, radar Sukhoi N001 masih belum diterima masuk dinas resmi hingga tahun 1991 dimana akhirnya masalah reliabilitas terselesaikan. Disaat itu, MTBF radar Sukhoi N001 tersebut akhirnya bisa diperpanjang menjadi 100-200 jam, sama dengan rata-rata radar penempur blok barat pada masa itu.

BACA JUGA :  Tiga Negara Asean Pesan Kapal Perang Buatan Indonesia

Sekalipun memiliki performa dibawah harapan desainernya, N001 bersama dengan N019 tetap menjadi salah satu radar termodern pada masanya. Selain digunakan oleh penempur Su-27 dan Su-30 AU Soviet, N001 juga menghuni hidung versi ekspor dari Su-27 yaitu Su-27SK dan Su-30K dengan klien pertama diluar pecahan Soviet yaitu India, China dan Vietnam. Indonesia pun juga turut serta membeli Su-27SK yang dilengkapi dengan N001 dan Su-30MKK yang dilengkapi dengan N001VE pada tahun 2003.

Selain diekspor keluar negeri radar N001 juga turut mengalami peningkatan kemampuan seiring dengan semakin majunya teknologi di Rusia dan tuntutan ekspor. Program peningkatan kemampuan untuk N001 sudah dimulai sejak tahun 1985 bersamaan dengan program radar generasi baru N011 yang melengkapi Su-27M/Su-35.

Dhimas Afihandarin
Dhimas Afihandarinhttp://stealthflanker.deviantart.com
Pecinta militer, terutama yang berkaitan dengan topik Pertempuran elektronika dan desain alutsista.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua