Monday, March 4, 2024
HomeIndia Pesan Artileri Howitzer AS Untuk Hadapi Tiongkok di Perbatasan

India Pesan Artileri Howitzer AS Untuk Hadapi Tiongkok di Perbatasan

Ilustrasi Howitzer milik US Army. Sumber: Reuters
Ilustrasi Howitzer milik US Army. Sumber: Reuters

Sumber internal militer India juga mengakui bahwa Howitzer tersebut dapat digunakan untuk menangkal ancaman pasukan Pakistan namun lebih memberi dampak jika digunakan di perbatasan Tiongkok. Jarak tembaknya sendiri berkisar antara 35 hingga 40 kilometer. Situasi infrastruktur perbatasan barat India (Jammu & Kashmir) yang jauh lebih maju ketimbang perbatasan timur (Arunachal Pradesh) juga menjadi catatan.

“Bofors lebih memungkinkan untuk dikirim melalui jalur darat ke perbatasan Pakistan. Namun tidak demikian halnya dengan perbatasan Tiongkok. Disana ada banyak kesenjangan yang harus diisi,” kata seorang sumber.

BACA JUGA :  Basarnas Gunakan Mobil Amfibi Buatan Rusia

India telah mengirim surat permohonan kepada pemerintah AS untuk membeli Howitzer tersebut. Pentagon telah memeriksa kelengkapan perjanjian pembelian dan menyetujuinya. 25 unit senjata Howitzer akan langsung didatangkan dari AS, sementara 120 unit lainnya akan dirakit di Assembly Integration and Test Facility di India.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

33-polisi-turki-blokir-pangkalan-nato

Antisipasi Serangan Kudeta Susulan, Kepolisian Turki Blokir Pangkalan NATO

0
Hobbymiliter.com - Semua kegiatan keluar masuk pangkalan udara Incirlik yang menjadi markas NATO di Turki, kini sedang ditutup. Hal ini memunculkan kecurigaan akan adanya...
KRI 971 Tanjung Kambani

KRI Tanjung Kambani 971

Recent Comments