Thursday, June 30, 2022
HomeArtileri Pertahanan Udara PGZ-95, Senjata Anti Pesawat China

Artileri Pertahanan Udara PGZ-95, Senjata Anti Pesawat China

PERSENJATAAN PGZ-85

Inti sistem operasi PGZ-95 adalah sebagai berikut. Kanon Tipe 87 kaliber 25 milimeter dipakai untuk melibas sasaran berkecepatan rendah dan menengah yang berada di lokasi sejauh 3.000 meter dan ketinggian 2.000 meter. Sementara rudal anti pesawat terbang jarak dekatnya akan dipakai melumat sasaran yang tengah terbang dengan kecepatan tinggi pada lokasi yang tentu saja lebih jauh dan lebih tinggi daripada yang mampu digapai oleh kanon Tipe 87. Setiap unit PGZ-95 mengusung empat pucuk kanon Tipe 87 dan sepasang rudal anti pesawat terbang. Baik kanon maupun rudal ditempatkan pada sisi kiri dan kanan kubah senjata berawak satu. Pada salah satu sisi kubah dekat jajaran laras kanon dan tabung peluncur rudal terdapat jajaran empat tabung pelontar granat asap yang bekerja secara elektrik.

BACA JUGA :  LMM Martlet, Rudal Hanud Multi-Misi Terbaru Yang Dimiliki Indonesia?
Artileri Pertahanan Udara China PGZ-95
Artileri Pertahanan Udara China PGZ-95

Sebelum diaplikasikan pada sista hanud gerak sendiri PGZ-95, kanon Tipe 87 sebenarnya telah lama berdinas di satuan arhanud PLA. Kanon ini dengan sudut dongak maksimum laras 85 derajat dan sudut tunduk maksimum 10 derajat ini semula dirancang guna menggantikan peran kanon laras ganda Tipe 58 kaliber 14,5 milimeter warisan era Perang Dingin. Setelah lulus uji coba kinerja pada tahun 1984, kanon Tipe 87 diterima resmi bergabung dengan satuan artileri PLA tiga tahun kemudian. Dari masing-masing laras kanon Tipe 87 tiap menit bisa terhambur 600 hingga 800 butir peluru jenis WB041P yang berhulu ledak jenis high explosive yang dikombinasi dengan tracer. Jumlah total amunisi kanon Tipe 87 pada setiap unit PGZ-95 1.000 butir dengan kecepatan lejit awal proyektil 11.050 meter per detik. Seluruh amunisi disimpan dalam satu magasen khusus dan dapat diisi ulang secara otomatis dalam tempo tidak sampai lima menit. Proyektil amunisi kanon Tipe 87 kabarnya dapat menembus lapisan baja setebal 12 milimeter.

BACA JUGA :  Satuan Elite US Army "Jajal" SS2 Buatan Indonesia

Sementara itu, rudal darat ke udara yang dipilih Norinco untuk mendampingi kanon Tipe 87 adalah rudal panggul anti pesawat terbang jarak dekat tipe Qian Wei (QW)-2. Sista rudal ini dilengkapi perangkat pencari sasaran yang dipandu sinar infra merah. Basis pengembangan rudal anti pesawat QW-2 adalah rudal sekelas tipe SA-16 Gimlet buatan KBM, Uni Soviet. Spesifikasi sista rudal ini meliputi panjang 1,423 meter, diameter 0,072 meter, dan berbobot total 11,32 kilogram. Setiap unit PGZ-95 dilengkapi empat unit sista rudal QW-2 di mana tiap rudal dikemas dalam tabung peluncur sepanjang 1,590 kilometerdan berbobot 18 kilogram. Pihak Norinco mengklaim rudal ini sanggup menghancurkan sasaran yang tengah melaju pada jarak sejauh 500 – 6.000 meter dan pada ketinggian 10 meter – 3.500 meter.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

95-mengenal-sukhoi-su-35s

Pemerintah Indonesia Barter Sumber Daya Alam dengan Sukhoi Rusia?

0
Hobbymiliter.com - Dalam rangka peremajaan alutsista, Kementrian Pertahanan Indonesia memutuskan untuk mengganti satu skuadron pesawat tempur jenis F-5 Tiger milik TNI AU dengan pesawat...

Recent Comments