Tiba tiba, pagi hari tanggal 5 Oktober, sebuah pesawat terdeteksi terbang dari arah Taiwan dan masuk ke ruang udara RRC di provinsi Fujian. Radar RRC mulai men-tracking penerbangan gelap tersebut mengarah ke Nanking. Pesawat tempur PLAAF pun di-scramble tetapi karena pesawat sasaran terbang di ketinggian di atas 20 ribu meter, fighter PLAAF praktis hanya mampu membayangi jauh di ketinggian rendah dan tidak dapat mencegat sasaran tersebut.

Reruntuhan D-21: Tidak hanya B-57, U-2 dan D-21 pun pernah kena tembak di China
Reruntuhan D-21: Tidak hanya B-57, U-2 dan D-21 pun pernah kena tembak di China

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here