Thursday, December 1, 2022
HomeBlog MiliterRanjau Anti Heli : Mimpi Buruk Para Infiltran

Ranjau Anti Heli : Mimpi Buruk Para Infiltran

Yang paling simple menggunakan sensor berbasis hembusan angin yang berasal dari baling-baling heli. Sistem sensor ini pernah dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbangal) TNI AL di tahun 1993. Proritipe pertamanya dilengkapi sejenis antena kecil untuk pemicu jika ada hempasan angin yang berasal dari helikopter terbang rendah. Jika antena kecil ini bergerak terkena hempasan angin, maka secara otomatis akan memicu ledakan fragmentasi yang dapat berakibat fatal pada helikopter itu. Tak hanya heli yang akan hancur, tetapi juga pasukan yang berada di darat pun bisa terkena ledakannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

97-tiongkok-beli-su-35-dengan-radar-irbis-e

Tiongkok Beli Su-35 Dengan Radar Khusus IRBIS-E, Indonesia Pesan 10

0
Hobbymiliter.com - Tiongkok akan beli jet tempur Sukhoi Su-35 multi-role fighters yang sudah diperlengkapi dengan sistem kendali radar termutakhir. Demikian disampaikan oleh kepala Ryazan...

Recent Comments