Wednesday, February 1, 2023
HomeMiliterTeknologi MiliterBegini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Radar yang memanfaatkan pantulan ionosfer ini dikatakan bisa mendeteksi lalu lintas pesawat di area Denpasar Bali, bahkan Lanud Hasanudin Makassar tempat Sukhoi 27/30 kita bermarkas. Memang, keakuratan deteksinya mungkin awalnya masih kurang, namun dengan perkembangan ilmu pengetahuan, siapa yang bisa memprediksi mengenai perkembangan teknologi ini.

Dalam perkembangannya, entah dampak positif apa lagi yang bisa dieksploitasi dari lapisan pembungkus Bumi ini? Sampai batas terfentu, atmosfer memang masih fenomenal.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

4 COMMENTS

  1. Dg fakta adanya radar jindalee ini si australi dibikin gemes shg begitu byk memesan f-35. ini menandakan adanya kekuatan lebih di utara australia ini.

  2. Itu klaim mereka. Jangan mudah percaya bang. Radar HF digunakan untuk mengamati pola arus dan permukaan air laut. Kalau dipancarkan ke atmosfer, jadinya Ionosonde. Bagaimanapun radar untuk tracking target menggunakan jalur L S E terus sampai K

    • Apakah tidak ada ya Mahasiswa indonesia yg tertarik meneliti Radar untuk mengendus pesawat siluman ?? Ataukah tidak tertarik mereka ikut andil mengamankan Negaranya dgn menciptakan mata yg jauh melihat (Radar jarak jauh) mengingat luas nya wilayh indonesia ??
      Atau memang mereka sekarang sdh jadi generasi tiktok.

  3. Kita bisa saja mengadopsi teknologi radar yang, katakanlah, sudah uzur umurnya. Karena kita sebetulnya memiliki peninggalan ini yang dibeli dari Uni Sovyet saat akan melakukan aksi perebutan Irian Jaya. Teknologi uzur ini bisa saja dikombinasikan dengan teknologi yang ada. Sekalipun mungkin belum yang tercanggih. Sebab…sebetulnya teknologi yang uzur tadi telah membuktikan kehandalannya ketika dalam konflik Serbia, di mana mereka dapat mendeteksi penyusupan pesawat siluman F-117A Nighthawk yang mereka dapat tembak jatuh. Tidak tanggung- tanggung : 3 biji!! (https://www.warhistoryonline.com/history/that-day-the-serbs-did-the-impossible-shot-down-an-f-117-nighthawk.html) “Sorry we didn’t know is was invisible”.
    Sekalipun…dalam versi Amerika dikatakan agak lain, yaitu karena intelligen Serbia telah mendeteksinya saat mulai terbang dari Italia. (https://theaviationgeekclub.com/an-in-depth-analysis-of-how-serbs-were-able-to-shoot-down-an-f-117-stealth-fighter-during-operation-allied-force/).

    Yang paling menggemaskan adalah brochure- brochure yang beredar setelah itu: “Sorry we didn’t know is was invisible”…. ha ha ha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Intrinsic Defender 2022, Latihan Bersama AL AS – Israel

Intrinsic Defender 2022, Latihan Bersama AL AS – Israel

0
Hobbymiliter.com – Pada tanggal 27 Maret 2022, tepatnya pada hari Minggu, unsur – unsur kekuatan dari Armada Ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy)...

Recent Comments