Friday, September 23, 2022
HomeAlutsistaPesawat TempurNgeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Tahun 2000-an, keadaan ekonomi dunia membaik setelah dihantam krisis moneter global 1998. Begitu pula Singapura, setelah bertahan dari gempuran krisis ekonomi 1998, ekonomi pun meningkat. Akibatnya, pada tahun 2000 ini Singapura mengumumkan pembelian F-16 baru via prosedur FMS Amerika.

Jumlahnya kali ini 20 unit sekaligus. Seluruhnya adalah F-16D yang memiliki tempat duduk ganda. Dan sama seperti F-16D dari proyek Peace Carvin II sebelumnya, F-16D orderan baru ini juga dilengkapi dengan dorsal spinal dipunggung yang dibuat khusus sebagai rumah perangkat ECM canggih untuk keperluan peperangan elektronika.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

6 COMMENTS

  1. Singapura memiliki kelebihan dibandingkan indonesia, selain memiliki ekonomi yang kuat mereka juga sekutu dekat USA, sehinhga segala proses modernisasi yang dilakukan berjalan mulus, serta selalu mendapatkan versi termodern yang bisa dijual.

    • itu kan sekarang.
      Pas Peace Carvin II, ketika mereka beli beberapa F-16; kita mborong 40 hawk dengan harga satuan yg lebih mahal dari F-16 dia lho.. Seharga F-18 lah…

      artinya saat itu ekonomi kita lebih baik bukan?
      Versi yang mereka punya pun bukan termodern, kalah modern sama UAE. Mereka pun baru boleh beli AMRAAM setelah Malaysia punya R-77.

      cek timeline nya deh 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Latihan pertahanan pangkalan dalam rangka latihan parsial tingkat III operasi ampibi tahun 2013.

Latihan Pertahanan Pangkalan 2013

0
HobbyMiliter.com - Latihan pertahanan pangkalan dalam rangka latihan parsial tingkat III operasi ampibi tahun 2013 TNI-AL.

Recent Comments